Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Kualitas Perencanaan dan Kinerja Pembangunan Sulbar Dievaluasi Lewat PPD 2026

Kualitas Perencanaan dan Kinerja Pembangunan Sulbar Dievaluasi Lewat PPD 2026

Intuisi.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menuntaskan tahapan penilaian tingkat provinsi dalam ajang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2026. Hasil penilaian tersebut dibahas dalam Rapat Pleno Hasil Penilaian PPD Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat RPJMD Kantor Bapperida Sulbar, Rabu (3/6/2026).

Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) merupakan evaluasi tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas untuk mengukur kualitas perencanaan, pelaksanaan, serta capaian pembangunan daerah. Lebih dari sekadar ajang penghargaan, PPD menjadi instrumen strategis dalam memastikan pembangunan daerah berjalan efektif, terukur, inovatif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pelaksanaan penilaian ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel, sebagaimana tertuang dalam Panca Daya Pembangunan yang dicanangkan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.

Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bapperida Sulbar, Angga Tirta Wijaya, menjelaskan bahwa rapat pleno digelar setelah proses penilaian dokumen perencanaan kabupaten yang berlangsung sejak 19 Mei hingga 2 Juni 2026 oleh Tim Penilai Teknis Provinsi Sulawesi Barat.

“Tim penilai melakukan evaluasi secara objektif terhadap dokumen perencanaan kabupaten berdasarkan indikator PPD, memberikan rekomendasi perbaikan, sekaligus menetapkan hasil seleksi tingkat provinsi,” ujar Angga.

Hasil penilaian tersebut selanjutnya dituangkan dalam berita acara dan akan disampaikan kepada Kementerian PPN/Bappenas melalui sistem digital penilaian PPD sebagai bagian dari proses seleksi tingkat nasional.

Dalam PPD Tahun 2026, penilaian dilakukan secara komprehensif melalui tiga aspek utama. Aspek pertama adalah perencanaan pembangunan yang mencakup keselarasan dokumen daerah dengan prioritas pembangunan nasional, konsistensi antar dokumen perencanaan, kualitas substansi, serta proses penyusunannya.

Aspek kedua adalah kinerja pencapaian pembangunan yang meliputi capaian Sasaran Utama Pembangunan (SUP), realisasi 45 Indikator Utama Pembangunan (IUP), pelaksanaan program strategis nasional, hingga kualitas tata kelola pemerintahan. Penilaian juga mencakup pelayanan publik, akuntabilitas, pengelolaan keuangan daerah, transparansi, penerapan Satu Data Indonesia, serta penyelenggaraan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Sementara aspek ketiga menilai program unggulan daerah yang mendukung trisula pembangunan, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program yang dinilai harus merupakan bagian dari janji kepala daerah, dilaksanakan pada periode 2025–2026, tercantum dalam dokumen perencanaan, serta memiliki manfaat dan dampak yang terukur bagi masyarakat.

Kepala Bapperida Sulbar, Amujib, menegaskan bahwa PPD memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pembangunan dan tata kelola pemerintahan daerah.

“PPD tidak hanya menilai hasil pembangunan, tetapi juga kualitas proses perencanaan, konsistensi pelaksanaan program, inovasi daerah, serta kontribusi pemerintah daerah dalam mendukung prioritas pembangunan nasional,” jelas Amujib.

Ia menambahkan, hasil PPD memiliki keterkaitan langsung dengan Indeks Perencanaan Pembangunan Nasional (IPPN). Capaian daerah dalam PPD menjadi salah satu komponen penilaian IPPN yang turut berkontribusi terhadap nilai Reformasi Birokrasi pemerintah daerah.

“Hal ini menunjukkan bahwa kualitas perencanaan pembangunan tidak hanya berpengaruh terhadap keberhasilan program pembangunan, tetapi juga berdampak pada kualitas tata kelola pemerintahan secara keseluruhan,” tambahnya.

Melalui pelaksanaan PPD, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong budaya perencanaan yang berkualitas, berbasis data, berorientasi pada hasil, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Upaya tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan pembangunan yang efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat. (ADV)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • WS-Hadir Unggul di Pilkada Mamasa, Sudirman: Mari Bersyukur dan Menunggu Hasil Resmi KPU

    WS-Hadir Unggul di Pilkada Mamasa, Sudirman: Mari Bersyukur dan Menunggu Hasil Resmi KPU

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamasa – Hasil hitung cepat pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 menempatkan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Mamasa nomor urut 3, Welem Sambolangi dan H Sudirman (WS-Hadir) sebagai peraih suara terbanyak. Pasangan WS-Hadir keluar dengan perolehan suara sebesar 39,06 persen, di posisi kedua pasangan Robinson Paul Tarru dan David Bambalayu dengan […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Tapalang Dampingi Warga Keringkan Jagung Hingga Capai Kadar 13 Persen

    Bhabinkamtibmas Polsek Tapalang Dampingi Warga Keringkan Jagung Hingga Capai Kadar 13 Persen

    • 0Komentar

    Mamuju — Bhabinkamtibmas Polsek Tapalang menunjukkan kepedulian terhadap ketahanan pangan dengan mendampingi dan membantu warga dalam proses pengeringan jagung hasil panen. Senin, 9 Februari 2026 Kegiatan tersebut dilakukan di wilayah binaannya dengan total jagung yang dikeringkan mencapai sekitar 3 ton. Pendampingan ini bertujuan membantu warga agar jagung dapat mencapai kadar kekeringan standar, yakni sekitar 13 […]

  • Hasna Apresiasi Proses Penyusunan dan Penetapan APBD 2025

    Hasna Apresiasi Proses Penyusunan dan Penetapan APBD 2025

    • 0Komentar

    Kutai Timur, Intuisi.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), yang membahas pandangan akhir terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025, Hasna, perwakilan dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar), menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah dan DPRD yang telah menjalankan semua tahapan dengan baik. Hasna mengapresiasi proses penyusunan […]

  • Islam itu Cara Saya Merespons Dunia

    Islam itu Cara Saya Merespons Dunia

    • 0Komentar

    SAYA mempunyai prinsip: Islam adalah cara saya bagaimana saya merespons dunia, bukan bagaimana saya ingin dunia merespons saya. Prinsip itu menurut saya penting karena banyak muslim yang ingin diperlakukan istimewa hanya karena mereka muslim. Padahal, menjadi muslim bukan berarti minta diistimewakan. Contoh tergampang adalah saat bulan puasa. Banyak muslim yang minta dihormati puasanya. Minta agar […]

  • Bidang Penanganan Fakir Miskin Gelar Rapat Internal Bersama Plt Kepala Dinsos P3A dan PMD Sulbar

    Bidang Penanganan Fakir Miskin Gelar Rapat Internal Bersama Plt Kepala Dinsos P3A dan PMD Sulbar

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Bidang Penanganan Fakir Miskin menggelar rapat internal bersama Plt Kepala Dinas Sosial, P3A dan PMD Sulbar, Darmawati, Kamis, 8 Januari 2026. Rapat tersebut menjadi wadah koordinasi sekaligus evaluasi awal pasca penggabungan perangkat daerah, […]

  • Tindak Lanjut Arahan Gubernur, Dinas Perkebunan Sulbar Lakukan Penyesuaian Anggaran Fokus pada Masyarakat

    Tindak Lanjut Arahan Gubernur, Dinas Perkebunan Sulbar Lakukan Penyesuaian Anggaran Fokus pada Masyarakat

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Plt. Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Muh. Faizal Thamrin, bersama jajaran pejabat Eselon III dan IV, menghadiri Rapat Kerja Pemprov Sulbar Tahun 2025 yang digelar di Ruang Pola Andi Depu, Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Selasa 30 September 2025. Rapat kerja tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, didampingi […]

expand_less