Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Ketimpangan Insentif Guru Swasta dan Tekanan Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan di Bontang

Ketimpangan Insentif Guru Swasta dan Tekanan Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan di Bontang

INTUISI.idDi tengah kebijakan efisiensi belanja daerah, isu kesejahteraan guru kembali mencuat setelah adanya sorotan terkait perbedaan insentif antara guru swasta dan pegiat agama di Kota Bontang.

Dalam audiensi bersama pemerintah daerah, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bontang menilai bahwa dukungan terhadap tenaga pendidik di sekolah swasta memang sudah berjalan, namun belum sepenuhnya mencerminkan keadilan proporsional.

Anggota PGRI Kota Bontang, Kumala, menyebutkan bahwa saat ini guru swasta menerima insentif Rp1,5 juta dari Pemkot dan Rp500 ribu dari pemerintah provinsi. Sementara itu, pegiat agama memperoleh Rp2 juta dari Pemkot serta Rp500 ribu dari provinsi.

“Secara umum perhatian pemerintah sudah baik, tapi masih ada ketimpangan yang perlu dievaluasi,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, peran guru swasta dalam menopang sistem pendidikan di Bontang tidak kalah penting dibanding sektor lain, sehingga kebijakan kesejahteraan perlu lebih seimbang agar keberlangsungan sekolah swasta tetap terjaga.

Ia juga menegaskan bahwa keberadaan sekolah swasta sangat bergantung pada dukungan pemerintah, terutama dalam menjaga kesejahteraan tenaga pendidiknya. Tanpa itu, stabilitas layanan pendidikan dinilai bisa ikut terdampak.

Sementara itu, dari sisi kebijakan anggaran, DPRD menegaskan bahwa sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama meski pemerintah daerah tengah melakukan pengetatan belanja.

Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Rustam, menyebut pihaknya berkomitmen menjaga alokasi mandatory spending pendidikan sebesar 20 persen, bahkan dalam beberapa kondisi realisasi anggaran disebut bisa melampaui batas minimal tersebut.

“Kami di DPRD terus berupaya menjaga mandatory spending pendidikan. Bahkan sering kali porsinya lebih dari 20 persen,” kata Rustam.

Ia menambahkan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh mengurangi perhatian terhadap sektor pendidikan, termasuk keberadaan sekolah swasta yang turut berperan dalam meningkatkan kualitas SDM di daerah.

“Efisiensi boleh berjalan, tetapi komitmen terhadap pendidikan tidak boleh turun,” tegasnya.

Di sisi lain, PGRI juga menyoroti tantangan peningkatan kompetensi guru di tengah percepatan digitalisasi pendidikan nasional, termasuk target peningkatan kapasitas guru dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran yang terus didorong pemerintah pusat. (AJ)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • BPBD Sulbar Laksanakan Serah Terima Lepas Jaga Posko Siaga Darurat Regu Satu ke Regu Dua

    BPBD Sulbar Laksanakan Serah Terima Lepas Jaga Posko Siaga Darurat Regu Satu ke Regu Dua

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan serah terima lepas jaga Posko Siaga Darurat dari Regu Satu kepada Regu Dua, Jumat (19/12/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari sistem kerja berkelanjutan guna memastikan kesiapsiagaan personel BPBD Sulbar berjalan optimal selama 24 jam. Serah terima lepas jaga berlangsung di Posko Siaga Darurat […]

  • Hoaks Kian Tak Terbendung, Diskominfo Sulbar Galakkan Literasi Digital

    Hoaks Kian Tak Terbendung, Diskominfo Sulbar Galakkan Literasi Digital

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menaruh perhatian serius pada derasnya arus informasi di ruang digital. Lewat Diskominfo, masyarakat diajak memperkuat literasi digital agar tak mudah terjebak hoaks yang kian masif di media sosial. Langkah ini menjadi tindak lanjut atas arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur Salim S Mengga yang menempatkan literasi […]

  • Kafilah Enam Kabupaten Mulai Registrasi MTQ XI Sulbar, Pertarungan di 12 Cabang Segera Dimulai

    Kafilah Enam Kabupaten Mulai Registrasi MTQ XI Sulbar, Pertarungan di 12 Cabang Segera Dimulai

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Sebelum benar-benar bertanding, seluruh kafilah dari enam kabupaten di Sulawesi Barat lebih dulu melewati proses registrasi untuk Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XI tingkat Provinsi Sulbar 2026, yang dipusatkan di Masjid Raya Suada Mamuju, Minggu (28/6/2026). Proses ini meliputi pemeriksaan dokumen administrasi, verifikasi identitas peserta, validasi data, hingga pengecekan kelengkapan persyaratan sesuai petunjuk teknis […]

  • Wagub Sulbar Minta Kinerja Meningkat, Tambahan Gaji untuk Perangkat Desa Disosialisasikan

    Wagub Sulbar Minta Kinerja Meningkat, Tambahan Gaji untuk Perangkat Desa Disosialisasikan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Polman – Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga menghadiri sosialisasi petunjuk teknis (juknis) bantuan keuangan khusus tambahan penghasilan untuk kepala desa, sekdes, kaur, dan kasi desa. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Barat, diikuti puluhan peserta dari desa se-kabupaten Polewali Mandar, yang dilaksanakan di salah satu hotel […]

  • Puncak Hari Jadi Majene ke-480, Wagub Sulbar Serukan Semangat Kolaborasi

    Puncak Hari Jadi Majene ke-480, Wagub Sulbar Serukan Semangat Kolaborasi

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, MAJENE – Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga, menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Majene dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-480 Majene, yang digelar di ruang rapat utama DPRD Majene, Jumat 25 Agustus 2025. Acara tersebut turut dihadiri Bupati Majene Andi Sukri Tammalele, Wakil Bupati Majene Andi Rita Mariam Mariani, jajaran […]

  • Gandeng KPK, Bapperida Sulbar Dorong Tata Kelola Pemerintahan Bersih dan Akuntabel

    Gandeng KPK, Bapperida Sulbar Dorong Tata Kelola Pemerintahan Bersih dan Akuntabel

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat kembali melaksanakan kegiatan E-Learning Seri ke-7 secara daring, Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Membangun Budaya Anti Korupsi dalam Perencanaan Pembangunan Daerah” sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. […]

expand_less