Gubernur Suhardi Duka Minta Dukungan Wapres Gibran Percepat Pembangunan Jalan Kalumpang
- BERITA Pemerintahan
- calendar_month Senin, 2 Nov 2026

Intuisi.id, Mamuju – Kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke Kalumpang, Kabupaten Mamuju, dalam rangka menghadiri perayaan 100 Tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang (IMTK), Senin (2/11/2026), menjadi kesempatan bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) untuk menyampaikan aspirasi pembangunan daerah.
Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka yang mendampingi kunjungan tersebut secara khusus meminta perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi infrastruktur Kalumpang, terutama akses jalan menuju wilayah tersebut dan desa-desa sekitarnya.
Di hadapan Wakil Presiden dan masyarakat, Suhardi Duka menggambarkan antusiasme warga menyambut kedatangan orang nomor dua di Indonesia itu. Menurutnya, masyarakat merasa bangga dan bahagia karena wilayah mereka mendapat kunjungan langsung dari Wakil Presiden.
“Saya melihat wajah masyarakat begitu bangga dan bahagia. Mereka sangat senang karena didatangi pejabat utama Indonesia, yaitu Bapak Wakil Presiden,” ungkap Suhardi Duka.
Namun, di balik suasana perayaan tersebut, Gubernur mengingatkan masih banyak persoalan pembangunan yang membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah pusat.
Ia menyebut Kalumpang sebagai wilayah yang memiliki sejarah panjang, akar budaya yang kuat, serta masyarakat yang menjunjung tinggi nilai toleransi. Kekayaan budaya dan tradisi masyarakat setempat dinilai menjadi bagian penting dari identitas Sulawesi Barat.
“Tanah Kalumpang adalah tanah leluhur dengan budaya yang sudah tua di Sulawesi Barat. Masyarakatnya sangat kultural, toleran, dan memiliki budaya yang lembut,” ujarnya.
Salah satu persoalan mendesak yang disampaikan Suhardi Duka kepada Wakil Presiden adalah keterbatasan akses jalan menuju Kalumpang.
Ia menjelaskan, kemampuan anggaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat saat ini hanya memungkinkan pembangunan jalan sekitar 2 hingga 3 kilometer setiap tahun.
Dengan keterbatasan tersebut, penyelesaian akses jalan menuju Kalumpang dan desa-desa sekitarnya diperkirakan membutuhkan waktu panjang apabila hanya mengandalkan anggaran daerah.
“Jalannya belum sampai. Kami di provinsi hanya mampu membangun sekitar 2 sampai 3 kilometer dalam satu tahun. Kalau tidak ada bantuan dari Bapak Wakil Presiden untuk menyelesaikan akses menuju Kalumpang dan desa-desa lainnya, saya kira sampai masa jabatan saya berakhir, jalan itu belum tentu selesai,” kata Suhardi Duka.
Karena itu, ia berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan lebih besar untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut, termasuk penyediaan sarana dan prasarana pemerintahan.
Menurutnya, masyarakat Kalumpang juga berhak mendapatkan perhatian melalui pemerataan pembangunan. Terlebih, wilayah tersebut memiliki kontribusi dalam perjalanan demokrasi nasional.
Aspirasi yang disampaikan dalam kunjungan Wakil Presiden tersebut diharapkan menjadi perhatian pemerintah pusat, sehingga pembangunan infrastruktur di Kalumpang dapat dipercepat dan masyarakat memperoleh akses yang lebih baik. (*/Zk)
- person

