Efisiensi Anggaran, Pemkot Bontang Tunda Pembelian Mess di Jakarta
- BERITA PARIWARA Pemerintahan Pemkot Bontang
- calendar_month Rabu, 8 Apr 2026

Intuisi.id – Di tengah tekanan defisit anggaran 2026, Pemerintah Kota Bontang memilih langkah realistis dengan mengalihkan fokus dari belanja investasi besar ke efisiensi anggaran.
Salah satu kebijakan yang diambil adalah membatalkan rencana pembelian mess di Jakarta senilai Rp8,5 miliar.
Padahal, program tersebut sebelumnya dirancang sebagai strategi penghematan jangka panjang.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kondisi keuangan daerah yang belum memungkinkan.
“Sejumlah program memang harus disesuaikan, termasuk rencana pembelian mess yang sebelumnya sudah kami siapkan,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Menurutnya, menjaga stabilitas fiskal menjadi prioritas utama pemerintah saat ini. Oleh karena itu, program dengan kebutuhan anggaran besar yang tidak bersifat mendesak harus ditunda.
“Dalam kondisi sekarang, kami harus lebih selektif. Stabilitas anggaran itu yang paling penting,” tegasnya.
Sebagai alternatif, Pemkot Bontang kini mengubah pendekatan dengan mencari opsi sewa yang lebih hemat. Jika sebelumnya anggaran sewa mess mencapai sekitar Rp500 juta per tahun, kini ditargetkan bisa ditekan hingga hanya Rp100 juta per tahun.
“Kami mencari opsi yang lebih hemat. Target kami, biaya itu bisa ditekan jauh lebih rendah dari sebelumnya,” jelas Neni.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk adaptasi terhadap tekanan fiskal, sekaligus upaya menjaga keberlanjutan program prioritas tanpa membebani keuangan daerah.
Meski demikian, Pemkot tidak menutup kemungkinan untuk kembali menghidupkan rencana pembelian aset tersebut di masa mendatang.
“Kalau kondisi keuangan sudah membaik, tentu akan kami pertimbangkan kembali,” pungkasnya. (*)
- person

Saat ini belum ada komentar