Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Sekda Sulbar Launching Pos Penimbangan “Maju Sejahtera”: Dorong Akselerasi Penanganan Stunting Lewat Pelayanan Posyandu di Lingkup Pemprov

Sekda Sulbar Launching Pos Penimbangan “Maju Sejahtera”: Dorong Akselerasi Penanganan Stunting Lewat Pelayanan Posyandu di Lingkup Pemprov

Intuisi.id, Mamuju – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, resmi melaunching Pos Penimbangan Maju Sejahtera yang berlokasi di Pendopo Rumah Aspirasi, Kompleks Perkantoran Kantor Gubernur Sulbar, Jumat, 14 November 2025.

Pos pelayanan ini menjadi langkah inovatif untuk meningkatkan akses layanan tumbuh kembang anak bagi ASN dan non-ASN di lingkup Pemerintah Provinsi Sulbar.

Sekprov Junda Maulana memberikan apresiasi terhadap inisiatif Dinas Kesehatan Sulbar yang membuka pos penimbangan khusus ini sebagai tindak lanjut dari masukan Pemerintah Kabupaten Mamuju terkait rendahnya tingkat kunjungan anak ke posyandu.

“Ini langkah yang sangat baik. Kami mengapresiasi jajaran Dinas Kesehatan yang membuka pos pelayanan ini sebagai respons atas kebutuhan ASN yang sering terkendala kesibukan sehingga lupa membawa anaknya ke posyandu,” ujar Junda.

Junda Maulana menekankan pentingnya keberadaan pos penimbangan di lingkungan kerja Pemprov sebagai upaya menekan angka stunting Sulbar yang masih berada di atas standar nasional.

Menurut data BPGRM, capaian stunting Sulbar berada pada angka 26 persen, sementara Survei Kesehatan Indonesia (SKI) mencatat 35 persen. Tingkat kunjungan posyandu pun masih bervariasi antara 60–90 persen, dengan rata-rata 74 persen—angka yang belum ideal untuk deteksi dini tumbuh kembang anak.

“Permasalahan stunting di Sulbar cukup tinggi. Gerakannya harus dimulai dari posyandu. Jika kunjungan masih di bawah standar, sangat mungkin mereka yang tidak datang adalah masyarakat yang berisiko,” jelasnya.

Dalam peninjauannya ke meja layanan, Sekda mengapresiasi adanya meja edukasi yang memberikan informasi langsung kepada orang tua mengenai status gizi dan risiko pertumbuhan anak.

“Posyandu tidak boleh menjadi kegiatan formalitas. Orang tua harus tahu status anaknya. Tadi bagus, ada edukasi yang menjelaskan bahwa anak berisiko, berat badannya hampir di bawah normal, dan apa yang harus dilakukan,” tegas Junda.

Ia berharap model pelayanan seperti ini direplikasi ke kantor-kantor pemerintah, termasuk di instansi vertikal maupun kabupaten.

Sekda juga mendorong pengembangan layanan holistik integratif, yakni menggabungkan posyandu dengan layanan PAUD.

“Banyak anak ASN di bawah usia lima tahun. Jika posyandu kita integrasikan dengan PAUD, orang tua bekerja dengan nyaman dan anak mendapatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan secara bersamaan. Ini akan sangat membantu,” jelasnya.

Sementera itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa pos penimbangan ini diperuntukkan khusus anak-anak ASN Pemprov yang selama ini kurang rutin menghadiri posyandu umum.

“Sebagian besar anak ASN tidak sempat berkunjung ke posyandu karena kesibukan. Kami membantu Pemkab Mamuju karena wilayah Pemprov berada di Mamuju. Inisiatif ini pun disambut baik oleh Pak Gubernur,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa pos penimbangan akan dibuka sebulan sekali, sesuai jadwal posyandu, namun juga tersedia layanan setiap hari Jumat bagi pegawai Pemprov yang berhalangan hadir pada hari pelaksanaan. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Komisi C DPRD Kutim Tegaskan Pentingnya Pengawasan Proyek Multiyears

    Komisi C DPRD Kutim Tegaskan Pentingnya Pengawasan Proyek Multiyears

    • 0Komentar

    Kutai Timur, Intuisi.id – Penyelesaian proyek multiyears di Kutai Timur menjadi prioritas Komisi C DPRD Kutim, yang bertugas memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana. Anggota DPRD Kutai Timur dari Fraksi Partai Demokrat, Pandi Widiarto, menegaskan bahwa proyek ini harus diawasi secara ketat untuk memastikan hasilnya sesuai standar dan memberikan manfaat bagi masyarakat. “Kami di Komisi C […]

  • Pj Gubernur Sulbar Dorong Pemkab Aktif Laksanakan Gerakan Pangan Murah

    Pj Gubernur Sulbar Dorong Pemkab Aktif Laksanakan Gerakan Pangan Murah

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Pengendalian inflasi menjadi fokus utama Pemprov Sulawesi Barat termasuk Pemkab se-Sulbar. Hal ini, agar masyarakat tidak kewalahan dalam bertransaksi kebutuhan pokok yang mahal. Sehingga, diperlukan gerakan pangan murah (GPM) yang selama ini dilaksanakan Pemprov Sulbar. Dengan demikian, Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin Pemkab juga turut melaksanakan GPM diwilayahnya masing-masing. “Kita minta Bupati […]

  • Pemprov Sulbar Hadirkan Program Insentif PKB 2025 : Masyarakat Diimbau Manfaatkan Keringanan Besar-Besaran

    Pemprov Sulbar Hadirkan Program Insentif PKB 2025 : Masyarakat Diimbau Manfaatkan Keringanan Besar-Besaran

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Sulbar kembali membawa kabar menggembirakan bagi masyarakat. Di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, Pemprov Sulbar resmi meluncurkan Program Insentif Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Tahun 2025, sebagai langkah strategis meringankan beban warga sekaligus […]

  • Kepala Bapperida Sebut RKPD Tiap Kabupaten Ikut Tentukan Capaian Provinsi

    Kepala Bapperida Sebut RKPD Tiap Kabupaten Ikut Tentukan Capaian Provinsi

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dengan ruang fiskal yang masih terbatas, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah memilih dua agenda utama untuk pembangunan 2027: transformasi ekonomi dan penguatan sumber daya manusia (SDM). “Ada dua kata kuncinya, yaitu transformasi ekonomi dan yang kedua adalah pembangunan sumber daya manusia,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Tengah, Litha Febriani, dalam fasilitasi Rancangan Kerja […]

  • Pastikan Tepat Waktu, Bapperida Sulbar Tetapkan Alur Kas Program PASTIPADU 2026

    Pastikan Tepat Waktu, Bapperida Sulbar Tetapkan Alur Kas Program PASTIPADU 2026

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Untuk mendukung pelaksanaan program tahun 2026 , Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat koordinasi penetapan alur kas Program Penanggulangan Kemiskinan dan Penanganan Stunting Terpadu (PASTIPADU) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu. Rapat tersebut berlangsung di Ruang RPJMD Kantor Bapperida Sulbar, Jumat (9/1/2026), sebagai langkah strategis […]

  • Perencanaan Tak Lagi Umum, Bapperida Sulbar Dorong Usulan Berbasis Lokus dan Dampak

    Perencanaan Tak Lagi Umum, Bapperida Sulbar Dorong Usulan Berbasis Lokus dan Dampak

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju  – Arah pembangunan nasional untuk tahun 2027 mulai diperjelas. Lewat Kick-Off Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2026, pemerintah pusat menegaskan bahwa usulan program dari daerah tidak bisa lagi bersifat umum. Kini, setiap usulan dituntut lebih spesifik—mulai dari lokasi, bentuk intervensi, hingga dukungan pendanaannya. Hal ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah, termasuk Bapperida […]

expand_less