Ikuti Kami

Beranda » BERITA » E-Learning Bapperida Sulbar Bahas Pasar Karbon, Buka Peluang Pendanaan Alternatif Daerah

E-Learning Bapperida Sulbar Bahas Pasar Karbon, Buka Peluang Pendanaan Alternatif Daerah

Intuisi.id, Mamuju – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat komitmen mendorong pembangunan rendah karbon sekaligus membuka peluang sumber pembiayaan alternatif bagi daerah. Komitmen tersebut dibahas dalam kegiatan E-Learning ASN Bapperida Sulbar bertema “Perdagangan Karbon dan Pasar Karbon” yang digelar secara virtual, Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan ini sejalan dengan visi pembangunan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, dalam mendorong pembangunan berkelanjutan guna mewujudkan Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera.

Kegiatan melalui Zoom Meeting ini menghadirkan Program Manager Sulawesi Cipta Forum, Abdul Syukur Ahmad, sebagai narasumber. Turut mengikuti kegiatan, Kepala Bapperida Sulbar Amujib bersama para kepala bidang, kasubag, pejabat fungsional, serta staf pelaksana di lingkungan Bapperida Provinsi Sulawesi Barat.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur perencana dan peneliti dalam memahami kebijakan pembangunan rendah karbon serta memperluas wawasan mengenai perdagangan karbon sebagai peluang strategis bagi pembiayaan pembangunan daerah.

Dalam paparannya, Abdul Syukur Ahmad menegaskan bahwa perdagangan karbon erat kaitannya dengan isu perubahan iklim global. Emisi gas rumah kaca, khususnya karbon dioksida, dinilai memiliki dampak luas terhadap lingkungan, stabilitas ekonomi, serta arah pembangunan daerah.

“Emisi gas rumah kaca tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dan kebijakan pembangunan daerah,” jelasnya.

Ia menambahkan, bencana akibat perubahan iklim dapat memaksa pemerintah mengalihkan prioritas anggaran sehingga berdampak pada pelaksanaan program pembangunan lainnya.

Menurutnya, Sulawesi Barat memiliki potensi penyerapan karbon yang cukup besar. Dengan estimasi potensi offset sekitar 3,6 juta ton dan pelepasan sekitar 1,8 juta ton, daerah ini berpeluang menghasilkan offset bersih yang dapat diperjualbelikan di pasar karbon.

Potensi tersebut bahkan diproyeksikan dapat mencapai sekitar 22 juta ton karbon dalam 10 tahun ke depan, meski pemanfaatannya memerlukan dukungan kebijakan, kesiapan kelembagaan, peningkatan kapasitas aparatur, serta koordinasi lintas sektor.

Pemerintah daerah dinilai memiliki peran strategis dalam pengawasan, penyusunan kebijakan, pengaturan pembagian manfaat, serta integrasi isu perubahan iklim dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah.

Dalam sesi diskusi, Kepala Bapperida Sulbar, Amujib, menekankan pentingnya kesiapan perangkat perencana dalam mengintegrasikan target perubahan iklim ke dalam RPJMD, Renstra, serta memastikan mekanisme Monitoring, Reporting, and Verification (MRV) berjalan optimal.

Amujib menegaskan, pemahaman tentang perdagangan karbon sangat penting bagi aparatur perencana daerah karena dapat menjadi peluang strategis untuk mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus membuka sumber pendanaan alternatif.

“Perdagangan karbon merupakan peluang strategis yang perlu dipahami secara komprehensif oleh aparatur perencana. Selain mendukung pembangunan berkelanjutan, hal ini juga berpotensi membuka sumber pendanaan alternatif bagi daerah,” ujarnya.

Kegiatan serupa direncanakan dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat kapasitas aparatur. Melalui forum ini, Bapperida Sulawesi Barat mendorong pembahasan isu strategis pembangunan guna meningkatkan kompetensi aparatur serta menghasilkan perencanaan pembangunan daerah yang lebih tajam, adaptif, dan berbasis data. (ADV)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Abdul Wahab Hasan Sulur : Dinsos Miliki Peran Penting Dukung Pengendalian Inflasi melalui Program Perlindungan Sosial

    Abdul Wahab Hasan Sulur : Dinsos Miliki Peran Penting Dukung Pengendalian Inflasi melalui Program Perlindungan Sosial

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat (Kadinsos Sulbar) Abdul Wahab Hasan Sulur, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia secara daring, pada Senin, 29 Desember 2025. Rakor ini diikuti oleh seluruh pemerintah daerah se-Indonesia dan bertujuan untuk memperkuat sinergi pusat […]

  • Pj Gubernur Sulbar Dukung Pembentukan Dinas Peternakan, Dorong Swasembada Daging

    Pj Gubernur Sulbar Dukung Pembentukan Dinas Peternakan, Dorong Swasembada Daging

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Penjabat Gubernur Sulawesi Barat, Bahtiar Baharuddin, menyampaikan apresiasi kepada DPRD Sulbar atas inisiatifnya mendorong pembentukan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan sebagai Peraturan Daerah (Perda) Inisiatif. Hal ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mempercepat kemajuan sektor peternakan di Sulbar. Sebelumnya, fungsi peternakan dan kesehatan hewan berada di bawah Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan […]

  • BPBD Sulbar Pastikan Kesiapan Fasilitas Menghadapi Bencana di Musim Pancaroba

    BPBD Sulbar Pastikan Kesiapan Fasilitas Menghadapi Bencana di Musim Pancaroba

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan pengecekan kendaraan operasional, perahu, serta fasilitas pendukung lainnya, Senin 29 September 2025. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu di masa pancaroba. Pengecekan meliputi kesiapan mesin kendaraan dan perahu, perlengkapan keselamatan, serta peralatan […]

  • Ilustrasi tidur

    Penelitian Terbaru: Tidur Ternyata Tidak Mempercepat Pembuangan Racun dari Otak

    • 1Komentar

    INTUISI.ID – Sebuah penelitian terbaru yang dipimpin oleh para ilmuwan di Institut Penelitian Demensia Inggris (UK DRI) di Imperial College London telah mengungkap temuan yang mengejutkan tentang kemampuan otak dalam membuang racun selama tidur. Temuan tersebut, yang diterbitkan dalam jurnal Nature Neuroscience, menunjukkan bahwa otak mungkin tidak membuang racun dengan efisiensi yang diharapkan saat tidur, […]

  • BKD Sulbar Perkuat Tata Kelola Data Kependudukan melalui Koordinasi Strategis

    BKD Sulbar Perkuat Tata Kelola Data Kependudukan melalui Koordinasi Strategis

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas tata kelola informasi administrasi kependudukan. Hal ini diwujudkan melalui partisipasi aktif BKD dalam kegiatan peningkatan pemanfaatan data kependudukan yang diselenggarakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Sulbar, Kamis 10 Juli 2025. Acara ini berlangsung di Aula Dapur […]

  • Bapperida Sulbar Laksanakan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025

    Bapperida Sulbar Laksanakan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta meningkatkan kualitas pelayanan dasar, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan evaluasi terhadap standar Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pelaksana Bapperida Sulbar, Muhammad Darwis […]

expand_less