DPRD Soroti Keterbatasan Motor Operasional Damkar Bontang
- BERITA DPRD Bontang PARIWARA
- calendar_month Kamis, 21 Mei 2026

INTUISI.id – Keterbatasan kendaraan operasional di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang mulai menimbulkan kekhawatiran terhadap kecepatan respons penanganan keadaan darurat di lapangan.
Persoalan tersebut terungkap dalam rapat kerja Komisi C DPRD Kota Bontang bersama Disdamkartan yang membahas program kegiatan tahun anggaran 2026 di Sekretariat DPRD Bontang.
Dalam rapat itu, Disdamkartan mengungkapkan minimnya kendaraan roda dua menjadi salah satu kendala utama saat petugas harus menjangkau lokasi dengan akses sempit, seperti gang padat penduduk hingga kawasan pesisir.
Akibat keterbatasan tersebut, petugas kerap menggunakan kendaraan pribadi untuk menangani laporan darurat, termasuk evakuasi sarang tawon dan berbagai kejadian nonkebakaran lainnya yang membutuhkan penanganan cepat.
Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin, mengatakan kondisi itu berpotensi memengaruhi efektivitas layanan di lapangan, terutama karena beban tugas penyelamatan terus meningkat setiap tahunnya.
“Kami sering harus turun ke lokasi dengan kendaraan pribadi karena keterbatasan unit roda dua. Ini tentu bukan kondisi ideal untuk layanan darurat,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebagian besar kendaraan dinas yang tersedia saat ini juga dinilai belum cukup fleksibel untuk menjangkau seluruh medan operasional di wilayah Bontang.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Alfin Rausan Fikry, menegaskan kebutuhan kendaraan operasional akan menjadi salah satu perhatian DPRD dalam pembahasan anggaran tahun 2026.
Menurutnya, penambahan sarana operasional bukan hanya berkaitan dengan fasilitas kerja, tetapi juga bagian penting dalam memastikan keselamatan masyarakat saat terjadi keadaan darurat.
“Kecepatan respons sangat menentukan dalam penanganan kebakaran maupun penyelamatan. Karena itu, kebutuhan operasional seperti kendaraan roda dua akan kami dorong agar mendapat perhatian serius,” katanya.
DPRD berharap penguatan sarana operasional Disdamkartan dapat meningkatkan efektivitas pelayanan darurat sekaligus mempercepat penanganan berbagai kejadian di tengah masyarakat. (AJ)
- person

Saat ini belum ada komentar