Ikuti Kami

Beranda » BERITA » DKPPKB Sulbar Siapkan Labkesmas BSL-2 Plus, Perkuat Deteksi Dini Penyakit

DKPPKB Sulbar Siapkan Labkesmas BSL-2 Plus, Perkuat Deteksi Dini Penyakit

Intuisi.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat sistem ketahanan kesehatan daerah. Salah satu langkah strategis yang kini disiapkan adalah pengembangan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) berstandar Biosafety Level 2 (BSL-2) Plus.

Upaya ini digerakkan oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulbar sebagai bagian dari peningkatan layanan kesehatan berbasis deteksi dini yang sejalan dengan visi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka.

Pada Kamis, 26 Maret 2026, Kepala DKPPKB Sulbar, Nursyamsi Rahim, bersama jajaran melakukan pemantauan langsung ke Labkesmas Sulbar. Kunjungan ini sekaligus untuk melihat kesiapan pengembangan fasilitas serta mendorong optimalisasi layanan yang juga berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Penguatan laboratorium menjadi langkah penting dalam upaya preventif. Deteksi dini sangat menentukan agar penanganan penyakit bisa dilakukan lebih cepat dan tepat,” ujar Nursyamsi.

Ia menjelaskan, kapasitas laboratorium di tingkat provinsi saat ini masih terbatas, terutama dalam mendukung diagnosis penyakit secara komprehensif. Karena itu, pengembangan Labkesmas menjadi kebutuhan mendesak.

Laboratorium dengan standar BSL-2 sendiri dirancang untuk menangani agen penyakit dengan risiko sedang, termasuk pemeriksaan berbasis PCR terhadap berbagai penyakit menular. Sistem ini dilengkapi dengan standar keamanan hayati yang ketat.

Ke depan, Labkesmas Sulbar tidak hanya berfungsi sebagai pusat surveilans, tetapi juga sebagai fasilitas skrining kesehatan masyarakat secara lebih luas.

“Ke depan kita ingin layanan laboratorium berjalan berjenjang, mulai dari Puskesmas, kabupaten, hingga provinsi. Semua harus terhubung dan saling mendukung,” jelasnya.

Pengembangan ini juga sejalan dengan arah kebijakan transformasi sistem kesehatan nasional dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, yang menekankan penguatan laboratorium kesehatan baik dari sisi jumlah maupun kualitas sarana dan prasarana.

Selain untuk diagnosis penyakit menular, penguatan laboratorium PCR juga dinilai penting dalam sistem surveilans, termasuk mendeteksi potensi munculnya penyakit baru seperti flu burung maupun virus lainnya.

Labkesmas juga akan terintegrasi dalam layanan kesehatan berbasis siklus hidup, mulai dari ibu hamil, anak dan remaja, usia produktif, hingga lansia, termasuk dalam penanganan penyakit menular.

“Transformasi ini memang tidak mudah. Dibutuhkan kolaborasi dan komitmen semua pihak. Kita harus hilangkan ego sektoral dan fokus pada kepentingan masyarakat,” tegas Nursyamsi.

Melalui pengembangan Labkesmas BSL-2 Plus ini, Pemprov Sulbar optimistis mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus memperkuat sistem deteksi dini penyakit di daerah, menuju masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Pemkesra Sulbar Komitmen Jalankan Program Pusat dan Program Panca Daya Gubernur

    Pemkesra Sulbar Komitmen Jalankan Program Pusat dan Program Panca Daya Gubernur

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung dan menyelaraskan arah kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045. Kebijakan tersebut dinilai sejalan dengan misi Panca Daya Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka. Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, mengatakan bahwa kebijakan nasional yang menitikberatkan pada […]

  • Dana Transfer Berkurang, Dinkes Sulbar Siap Lakukan Penyesuaian Anggaran : Sektor Kesehatan Tetap Jadi Perhatian Utama

    Dana Transfer Berkurang, Dinkes Sulbar Siap Lakukan Penyesuaian Anggaran : Sektor Kesehatan Tetap Jadi Perhatian Utama

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), dr. Nursyamsi Rahim, menghadiri rapat kerja strategis Pemprov Sulbar, di Ballroom Andi Depu, Lantai III Kantor Gubernur Sulbar, Selasa 30 September 2025. Rapat kerja dipimpin langsung oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, bersama Wakil Gubernur, Salim S. Mengga, dan diikuti Plh Sekprov Sulbar Herdin Ismail […]

  • DPMPTSP Bontang Terapkan Sistem Digital untuk Permudah Penerbitan SIP Tenaga Kesehatan

    DPMPTSP Bontang Terapkan Sistem Digital untuk Permudah Penerbitan SIP Tenaga Kesehatan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan menghadirkan inovasi digital. Salah satu langkah terbaru yang dilakukan adalah penerapan sistem digital dalam penerbitan Surat Izin Praktik (SIP) bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan. Langkah modernisasi ini bertujuan mempercepat proses perizinan sekaligus memastikan layanan […]

  • Bupati Sutinah: Pendidikan dan Kesehatan Prioritas Utama di Mamuju

    Bupati Sutinah: Pendidikan dan Kesehatan Prioritas Utama di Mamuju

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Mamuju menggelar workshop bertajuk “Pengenalan Fungsi dan Tugas Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Guru.” Kegiatan ini berlangsung di Jotel Lestari dan dihadiri oleh Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, SH., M.Si, Senin, 15 Juli 2024. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber […]

  • Disbun Sulbar Tegaskan Komitmen ke Petani Kakao di Polewali Mandar, Salurkan Bibit Keadaan Baik, Sesuai dan Cukup

    Disbun Sulbar Tegaskan Komitmen ke Petani Kakao di Polewali Mandar, Salurkan Bibit Keadaan Baik, Sesuai dan Cukup

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Polman – Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat melakukan monitoring kegiatan penyaluran bibit di lapangan di Kabupaten Polewali Mandar pada Sabtu, 13 September 2025. Kepala Bidang Perbenihan dan Produksi Disbun Sulbar, Muliadi menuturkan, monitoring ini sesuai dengan visi misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim. S Mengga dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang […]

  • Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Ahmad Vananzda. (Foto : Him)

    Program MBG Tak Ganggu APBD, Vananzda Berikan Penjelasan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, SAMARINDA – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Ahmad Vananzda, menilai bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat ini membutuhkan anggaran yang cukup besar. Menurutnya, kebijakan efisiensi anggaran mungkin diperlukan sebagai dampak dari pelaksanaan program tersebut. Vananzda sapaan akrabnya, menanggapi bahwa besaran biaya MBG yang dialokasikan sebesar Rp15.000 per anak, yang dinilai belum […]

expand_less