Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Dinkes Bontang Fokus Pencegahan, Target Tekan Stunting ke 12,5 Persen pada 2026

Dinkes Bontang Fokus Pencegahan, Target Tekan Stunting ke 12,5 Persen pada 2026

Intuisi.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang menekankan penguatan strategi pencegahan sebagai langkah utama dalam upaya menurunkan prevalensi stunting hingga 12,5 persen pada 2026. Pendekatan ini dinilai lebih efektif dibanding hanya menangani kasus yang sudah terjadi.

Kepala Dinkes Bontang, Bahtiar Mabe, mengatakan saat ini angka stunting masih berada di 15,69 persen berdasarkan hasil operasi timbang terbaru. Meski demikian, ia menyebut tren penurunan yang terjadi setiap tahun menunjukkan arah yang positif.

Menurutnya, fokus utama saat ini adalah mencegah munculnya kasus baru dengan memperkuat intervensi sejak kelompok usia remaja, calon pengantin, hingga ibu hamil. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menekan risiko stunting sejak dari hulu.

“Yang paling penting itu jangan ada stunting baru. Kita kawal dari awal, dari remaja putri sampai ibu hamil,” ujarnya, Selasa (20/4/2026).

Intervensi tersebut mencakup pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja putri serta pemenuhan gizi bagi ibu hamil dengan kondisi Kurang Energi Kronis (KEK). Upaya ini diyakini dapat mencegah bayi lahir dengan risiko stunting.

Selain itu, Dinkes juga memperkuat pemantauan melalui operasi timbang yang dilakukan secara rutin di posyandu untuk memastikan pertumbuhan balita terdata dengan akurat. Dari sekitar 10 ribu balita sasaran, pemantauan dilakukan setiap bulan.

Bahtiar menegaskan bahwa keberhasilan penurunan stunting tidak hanya bergantung pada sektor kesehatan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan lintas sektor, termasuk perusahaan melalui program CSR serta peran media dalam edukasi masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya kesadaran orang tua untuk rutin membawa anak ke posyandu agar pertumbuhan dapat dipantau sejak dini.

“Peran orang tua sangat penting. Rutin ke posyandu itu kunci agar pertumbuhan anak bisa terpantau,” jelasnya.

Menurutnya, masa krusial penanganan stunting berada pada usia di bawah lima tahun. Karena itu, upaya pencegahan dan intervensi dini menjadi kunci untuk mencapai target yang ditetapkan.

“Kalau kita bisa tekan kasus baru dan perkuat pencegahan, target 12,5 persen sangat mungkin tercapai,” pungkasnya. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Fraksi-Fraksi DPRD Sulbar Sampaikan Pemandangan Umum Terhadap Raperda APBD 2025

    Fraksi-Fraksi DPRD Sulbar Sampaikan Pemandangan Umum Terhadap Raperda APBD 2025

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap penjelasan Gubernur Sulbar atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Kegiatanini dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sulbar, Senin, 4 Agustus 2025, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD […]

  • Komitmen Puskesmas Lara Sinergi Tangani Stunting di Desa Tasokko

    Komitmen Puskesmas Lara Sinergi Tangani Stunting di Desa Tasokko

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mateng – Puskesmas Lara komitmennya untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya menurunkan angka stunting di Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Puskesmas Lara, Rahima, saat pertemuan penyusunan intervensi bersama di Kantor Desa Tasokko, Sabtu (13/9/2025). Dalam paparannya, Rahima menekankan bahwa Desa Tasokko membutuhkan strategi terpadu karena […]

  • DLH Sulbar Siap Tingkatkan Kapasitas Pengelolaan Limbah Program MBG

    DLH Sulbar Siap Tingkatkan Kapasitas Pengelolaan Limbah Program MBG

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Barat menyambut baik dukungan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) terkait peningkatan kapasitas daerah dalam mengelola limbah dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dukungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antarinstansi di daerah dalam menciptakan tata kelola lingkungan yang lebih berkelanjutan. Langkah ini sejalan dengan […]

  • Pastikan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus Lancar, Polresta Mamuju dan Polsek Jajaran Gelar pengamanan gereja

    Pastikan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus Lancar, Polresta Mamuju dan Polsek Jajaran Gelar pengamanan gereja

    • 0Komentar

    Mamuju – Berdasarkan Sprin Nomor : 333 / V / PAM.3.3 /2026, personil Polresta Mamuju dan Polsek Jajaran laksanakan kegiatan pengamanan ibadah kenaikan Yesus Kristus di seluruh Gereja wilayah hukum Polresta Mamuju. Kamis, 14 Mei 2026 Kegiatan pengamanan di gereja-gereja sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat khususnya kepada umat Nasrani yang sedang melaksanakan ibadah. Kabag Ops […]

  • Dinsos P3A dan Pemdes Sulbar Terima Kunjungan Silaturahmi BPJS Ketenagakerjaan Sulbar

    Dinsos P3A dan Pemdes Sulbar Terima Kunjungan Silaturahmi BPJS Ketenagakerjaan Sulbar

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Pemdes) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menerima kunjungan silaturahmi dari BPJS Ketenagakerjaan Sulbar, Selasa, 6 Januari 2026. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Staf Keuangan Dinsos P3A dan Pemdes Sulbar, Masita, yang mewakili Plt. Kepala Dinas Sosial, P3A dan Pemdes Sulbar, […]

  • Dinsos Sulbar Salurkan Bantuan Permakanan dan Sandang bagi Lansia di LKS Timbu Paraban Mamasa

    Dinsos Sulbar Salurkan Bantuan Permakanan dan Sandang bagi Lansia di LKS Timbu Paraban Mamasa

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamasa – Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat kembali menyalurkan bantuan permakanan dan sandang bagi para lansia yang berada di bawah pengasuhan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Timbu Paraban, Kabupaten Mamasa, pada Kamis, 4 Desember 2025. Penyaluran ini merupakan bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam memastikan terpenuhinya kebutuhan dasar kelompok rentan, khususnya para lansia yang membutuhkan […]

expand_less