Berebut Kepercayaan di Tengah Persaingan Media Online
- DISKUSI
- calendar_month Selasa, 14 Apr 2026

INTUISI.ID – Media online terus bermunculan. Ruang pemberitaan semakin padat, sementara perhatian pembaca diperebutkan melalui situs berita dan media sosial. Di tengah persaingan itu, NIUS.id menapaki perjalanannya dari Kota Bontang, Kalimantan Timur.
Membangun media bukan sekadar membuka situs lalu mengunggah berita. Ada pekerjaan redaksi yang harus dijaga, kebutuhan operasional yang mesti dipenuhi, serta kepercayaan pembaca yang dipertaruhkan setiap kali informasi diterbitkan.
NIUS.id didirikan oleh Zuhaji. Perjalanannya berawal dari bidang tata letak, kemudian berkembang menjadi wartawan hingga pernah menjadi redaktur Expresi.co.
Menurutnya, portal NIUS.id diluncurkan pada 14 April 2024, setelah PT Lingkar Pena Media berdiri pada awal tahun yang sama.
Pengalaman bekerja di media menjadi bekal. Namun, mengelola perusahaan pers menghadirkan tanggung jawab yang lebih luas daripada menyelesaikan satu berita.
“Kami berdedikasi untuk menyajikan informasi yang akurat dan tidak bias kepada para pembaca,” demikian pernyataan NIUS.id pada halaman Tentang Kami.
Kecepatan Berhadapan dengan Ketelitian
Persaingan terasa ketika informasi bergerak cepat. Pembaca dapat berpindah dari satu sumber ke sumber lainnya hanya melalui beberapa sentuhan di layar ponsel.
Situasi tersebut menuntut media bekerja sigap. Meski begitu, kecepatan tetap membutuhkan pemeriksaan fakta, keberimbangan, dan ketepatan judul.
NIUS.id menyebut fokus pemberitaannya mencakup isu daerah, khususnya Kalimantan Timur, serta perkembangan nasional.
Pada halaman Tentang Kami, media tersebut mencantumkan visi, “Menjadi sumber berita yang terpercaya dan objektif di Indonesia.”
Komitmen itu perlu dibuktikan melalui praktik pemberitaan. Pembaca membutuhkan informasi yang dapat diperiksa, termasuk kejelasan sumber dan kesempatan bagi pihak terkait untuk memberikan tanggapan.
Menjangkau Pembaca, Membuka Ruang Koreksi
Distribusi informasi NIUS.id menggunakan Facebook dan TikTok melalui akun bontangnews, serta Instagram bontangnius.
Kanal sosial membuka ruang untuk menjangkau pembaca. Namun, perhatian yang diperoleh tetap perlu diikuti kualitas pemberitaan dan kesediaan memperbaiki kesalahan.
Perjalanan NIUS.id masih berlangsung. Di tengah persaingan media online, kepercayaan pembaca menjadi tanggung jawab yang harus dijaga setiap hari.
“NIUS.id menerima hak jawab dan hak koreksi sesuai ketentuan Undang-Undang Pers,” demikian pernyataan yang tercantum pada halaman redaksinya.
- person

Saat ini belum ada komentar