Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Bapperida Sulbar Tegaskan Arah Perencanaan Pembangunan Berbasis Isu Prioritas di FGD BPKP

Bapperida Sulbar Tegaskan Arah Perencanaan Pembangunan Berbasis Isu Prioritas di FGD BPKP

Intuisi.id, Mamuu – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat menegaskan peran strategisnya dalam mengarahkan perencanaan pembangunan daerah yang terintegrasi dan berbasis isu prioritas melalui Forum Group Discussion (FGD) Penyusunan Laporan Eksekutif Daerah Provinsi Sulawesi Barat Semester II Tahun 2025.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Barat ini mengusung tema “Bergerak Bersama Menuju Generasi Hebat” dan berlangsung di Grand Maleo Hotel & Convention, Mamuju, Rabu (17/12/2025).

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bapperida Sulawesi Barat, Darwis Damir, hadir sebagai narasumber mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana. Dalam forum tersebut, Bapperida Sulbar memaparkan sejumlah isu strategis pembangunan daerah yang menjadi dasar penyusunan kebijakan dan program lintas sektor, khususnya pada penguatan sumber daya manusia (SDM) dan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berkelanjutan.

Darwis Damir menjelaskan bahwa Sulawesi Barat masih menghadapi tantangan pembangunan yang kompleks, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang belum inklusif, tingginya angka kemiskinan dan stunting, ketimpangan pembangunan antarwilayah, hingga keterbatasan kapasitas fiskal dan investasi.

“Prevalensi stunting di Sulawesi Barat pada tahun 2024 mencapai 35,4 persen, jauh di atas rata-rata nasional. Kondisi ini menjadi perhatian serius Bapperida dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan yang lebih fokus, terukur, dan berdampak langsung,” ujar Darwis Damir.

Ia menambahkan, tantangan kualitas SDM juga tercermin pada sektor pendidikan dan ketenagakerjaan. Masih terdapat kesenjangan antara kompetensi lulusan, khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Selain itu, risiko kebencanaan dan isu lingkungan hidup menjadi faktor penting yang harus terintegrasi dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah.

Menurut Darwis Damir, Bapperida Sulbar memiliki peran sentral dalam mengonsolidasikan berbagai intervensi pembangunan lintas sektor sesuai arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama Wakil Gubernur, Salim S. Mengga, yang menempatkan pembangunan SDM unggul dan penguatan tata kelola pemerintahan sebagai prioritas utama.

Intervensi tersebut meliputi percepatan penurunan stunting berbasis siklus hidup, peningkatan kualitas pendidikan dan daya saing tenaga kerja melalui sertifikasi serta penguatan link and match dengan industri, penguatan UMKM, hingga perluasan jaminan sosial bagi masyarakat.

Dari sisi tata kelola, Bapperida Sulbar terus mendorong penguatan implementasi manajemen risiko, reformasi birokrasi, peningkatan kualitas Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP), serta pencegahan korupsi melalui Monitoring Center for Prevention (MCSP) sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Seluruh langkah tersebut diselaraskan dengan arah kebijakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulawesi Barat 2025–2029 menuju Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera.

Melalui FGD ini, Bapperida Sulbar berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan BPKP dalam penyusunan Laporan Eksekutif Daerah, sehingga mampu mendukung pengambilan kebijakan dan pengawasan pembangunan daerah secara lebih efektif dan tepat sasaran. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Isu Larangan Guru Non-ASN 2027 Menguat, DPRD Bontang Siapkan Langkah Antisipasi

    Isu Larangan Guru Non-ASN 2027 Menguat, DPRD Bontang Siapkan Langkah Antisipasi

    • 0Komentar

    INTUISI.id – Isu rencana kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terkait larangan guru non-ASN mengajar mulai 2027 menjadi perhatian serius di daerah, termasuk di Bontang. Kebijakan tersebut memicu kekhawatiran di kalangan tenaga pendidik karena berpotensi berdampak langsung terhadap keberlangsungan profesi mereka. Anggota DPRD Bontang, Ubayya Bengawan, menyampaikan pihaknya akan segera melakukan pendataan menyeluruh untuk mengetahui […]

  • Pastikan Proses Penjualan Aset Transparan, PUPR Sulbar Lakukan Pengecekan Kendaraan Bersama Tim Terkait

    Pastikan Proses Penjualan Aset Transparan, PUPR Sulbar Lakukan Pengecekan Kendaraan Bersama Tim Terkait

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang diusulkan untuk penjualan oleh Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perkimtanhub Provinsi Sulawesi Barat. Pengecekan berlangsung, Rabu 11 Maret 2026. Kegiatan ini sebagai bagian dari proses verifikasi teknis kendaraan sebelum dilanjutkan pada tahapan penilaian aset […]

  • RS Bhayangkara Mamuju Polda Sulbar Sigap Tangani Korban Kecelakaan di Salupangi

    RS Bhayangkara Mamuju Polda Sulbar Sigap Tangani Korban Kecelakaan di Salupangi

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – RS Bhayangkara Mamuju Polda Sulbar kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan medis cepat dan responsif dengan menjemput serta mengobati korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Salupangi. Karumkit RS Bhayangkara Mamuju, Iptu dr. Andi Iqbal Iskandar Sp.FM, menjelaskan bahwa tim medis bergerak cepat setelah menerima laporan insiden. “Kami segera menerjunkan tim untuk […]

  • Evaluasi Kesiapsiagaan Bencana di Pasangkayu, BPBD Sulbar Dorong Penguatan SDM dan Koordinasi

    Evaluasi Kesiapsiagaan Bencana di Pasangkayu, BPBD Sulbar Dorong Penguatan SDM dan Koordinasi

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat melalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan melaksanakan kegiatan evaluasi kesiapsiagaan bencana di Kantor BPBD Kabupaten Pasangkayu pada Jumat (06/03). Evaluasi ini bertujuan untuk meninjau sejauh mana kesiapan pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi di tingkat kabupaten. Kepala Pelaksana BPBD […]

  • Sekprov: Kita Komitmen Bisa Capai Target MCP KPK

    Sekprov: Kita Komitmen Bisa Capai Target MCP KPK

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Sekprov Junda Maulana bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) komitmen bisa mencapai target Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK. Hal itu, disampaikan saat memimpin rapat evaluasi MCP KPK bersama pimpinan OPD Pemprov Sulbar, Rabu 12 November 2025. Ini juga menindaklanjuti arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga. Evaluasi Monitoring Center […]

  • Gubernur Sulbar dan Kajati Tandatangani Nota Kesepakatan Pengawasan Koperasi Desa Merah Putih

    Gubernur Sulbar dan Kajati Tandatangani Nota Kesepakatan Pengawasan Koperasi Desa Merah Putih

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju- Mamuju- Gubernur Sulbar, Suhardi Duka bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sulbar Sukarman Sumarinton menandatangani Nota Kesepakatan tentang sinergi pengawalan dan pengawasan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Penandatangananberlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Sulbar, Selasa 23 Desember 2025. Kerja sama ini mencakup monitoring dan pengawasan pelaksanaan pembangunan koperasi desa yang anggarannya telah dikucurkan. Setiap koperasi mendapat alokasi […]

expand_less