INTUISI.ID, Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Taman Karema, Mamuju, pada Rabu (19/3/2025).
Didampingi Wakil Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulbar Abdul Waris Bestari, SDK memastikan bahwa program ini berjalan lancar dalam membantu masyarakat dan menekan inflasi di daerah.
SDK menjelaskan bahwa GPM merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulbar, Pemerintah Kabupaten Mamuju, Bulog, dan berbagai pihak lainnya. Program ini bertujuan menyediakan kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat.
“Harga di GPM ini lebih murah, sekitar 20 persen di bawah harga pasar. Kami juga menempatkannya jauh dari pasar agar tidak mengganggu aktivitas pedagang,” ujar SDK.
Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten terus diperkuat dalam upaya menekan inflasi dan menjaga kestabilan harga pangan.
“Kalau kolaborasi antara tiga jenjang pemerintahan berjalan baik—pusat membuat kebijakan, provinsi melaksanakan bersama kabupaten—maka tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan,” tambahnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulbar, Abdul Waris Bestari, mengungkapkan bahwa ketersediaan komoditas pangan di Sulbar saat ini cukup stabil.
“Setiap hari kami terus memantau dan berkoordinasi dengan enam kabupaten untuk memastikan harga tetap terkendali,” jelasnya.
Selain menyediakan bahan pangan dengan harga murah, pelaksanaan GPM juga diisi dengan pembagian bibit cabai dan seledri kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.
“Kami berharap masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari kebijakan yang lahir dari kerja sama antara provinsi dan kabupaten,” pungkasnya. (*)




