Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Bapperida Sulbar: Pertumbuhan Ekonomi Inklusif, Kemiskinan Turun, Namun Lapangan Kerja Masih Jadi PR

Bapperida Sulbar: Pertumbuhan Ekonomi Inklusif, Kemiskinan Turun, Namun Lapangan Kerja Masih Jadi PR

Intuisi.id, Mamuju – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat merespons rilis Berita Resmi Statistik yang disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulbar, Suri Handayani, pada Kamis, 5 Februari 2026 lau. Respons ini dilakukan sebagai bagian dari penguatan kebijakan pembangunan berbasis data dan evaluasi kinerja ekonomi daerah.

Melalui analisis komprehensif terhadap empat indikator utama, yaitu pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, ketimpangan (Gini Ratio), dan ketenagakerjaan, Bapperida Sulbar menilai arah pembangunan daerah menunjukkan tren positif.

Capaian tersebut dinilai sejalan dengan kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam menjaga stabilitas pembangunan di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Meski demikian, Bapperida menegaskan masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu menjadi perhatian bersama, terutama dalam peningkatan kualitas penciptaan lapangan kerja dan pemerataan manfaat pertumbuhan ekonomi.

Kepala Bapperida Sulbar, Amujib, menyampaikan bahwa narasi utama dari hasil analisis data BPS menunjukkan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat relatif solid dan inklusif. Kondisi tersebut diikuti penurunan angka kemiskinan dan ketimpangan, namun masih terdapat tekanan pada pasar tenaga kerja serta distribusi pengeluaran kelompok masyarakat miskin.

Dari empat indikator utama yang dirilis BPS, tiga indikator menunjukkan tren positif, yaitu pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan, dan penurunan Gini Ratio. Sementara itu, satu indikator yang menjadi perhatian adalah meningkatnya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).

Data terbaru mencatat pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat pada 2025 mencapai 5,36 persen dengan tren inklusivitas yang relatif terjaga hingga September 2025. Penurunan kemiskinan dan ketimpangan menjadi sinyal bahwa pembangunan mulai memberikan dampak luas bagi masyarakat.

Namun demikian, peningkatan TPT pada periode Agustus hingga November 2025 serta kenaikan tipis ketimpangan di wilayah perdesaan menunjukkan bahwa kualitas pertumbuhan masih perlu diperkuat agar mampu mendorong penciptaan lapangan kerja dan pemerataan pendapatan.

Bapperida Sulbar mengidentifikasi beberapa isu strategis yang perlu mendapat perhatian kebijakan ke depan. Pertama, pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya bersifat padat karya, terlihat dari meningkatnya pengangguran di tengah pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi. Kedua, ketimpangan di wilayah perdesaan menunjukkan kenaikan tipis meskipun Gini Ratio total menurun. Ketiga, tingkat pengangguran perempuan dan masyarakat perkotaan relatif lebih tinggi, mengindikasikan adanya persoalan struktural terkait akses kerja dan kesesuaian keterampilan dengan kebutuhan pasar.

Sebagai langkah strategis, Bapperida Sulbar akan memperkuat pengawalan, sinkronisasi, dan kolaborasi program pembangunan melalui penguatan sektor padat karya seperti pertanian hilir, UMKM, industri rumah tangga, dan ekonomi kreatif. Selain itu, intervensi di wilayah perdesaan akan difokuskan pada peningkatan produktivitas petani, perluasan akses pasar, serta penguatan koperasi modern.

Bapperida juga mendorong program penyerapan tenaga kerja perempuan yang inklusif dan fleksibel berbasis komunitas, serta sinkronisasi perencanaan ekonomi dan ketenagakerjaan melalui dokumen RKPD dan KUA-PPAS berbasis indikator ketimpangan dan Tingkat Pengangguran Terbuka.

Amujib menegaskan bahwa kerangka Pancadaya Gubernur Sulawesi Barat menjadi landasan strategis untuk memastikan pertumbuhan ekonomi daerah tidak hanya tinggi, tetapi juga berkualitas, inklusif, dan berkeadilan. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial sekaligus meningkatkan daya saing daerah.

Melalui analisis berbasis data statistik resmi, Bapperida Sulbar menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan pembangunan agar responsif terhadap dinamika ekonomi dan mampu diterjemahkan menjadi program nyata yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat. (ADV)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • BPBD Sampaikan Prakiraan Cuaca Wilayah Sulbar Esok Hari 8 Oktober 2025*

    BPBD Sampaikan Prakiraan Cuaca Wilayah Sulbar Esok Hari 8 Oktober 2025*

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menyampaikan informasi prakiraan cuaca untuk wilayah Sulbar berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang dikeluarkan pada Selasa, 7 Oktober 2025 pukul 14.00 WITA, untuk periode Rabu, 8 Oktober 2025. Berdasarkan laporan BMKG, kondisi cuaca di wilayah Sulbar diprakirakan sebagai berikut: […]

  • Pemprov Sulbar Laksanakam Gerakan Pangan Murah di Gereja GSJA

    Pemprov Sulbar Laksanakam Gerakan Pangan Murah di Gereja GSJA

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dinas Ketahanan Pangan Daerah Sulawesi Barat melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang momen Natal dan Baru di Geraja GSJA, Rabu 3 Desember 2025. Pasar murah ini dalam rangka menyambut momen Natal dan Tahun digelar pada 29 November 2025. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulbar Abd Waris Bestari mengatakan kegiatan ini menindaklanjuti arahan Gubernur […]

  • RSUD Taman Husada Tampilkan Tari Kecak di Bontang City Carnival 2024

    RSUD Taman Husada Tampilkan Tari Kecak di Bontang City Carnival 2024

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – RSUD Taman Husada Bontang turut memeriahkan perayaan Bontang City Carnival (BCC) 2024 dengan penampilan budaya Bali melalui pertunjukan tari Kecak pada Sabtu, 19 Oktober 2024. Penampilan ini menarik perhatian ribuan penonton yang memadati sepanjang kawasan simpang Ramayana hingga Jalan Awang Long, Bontang Baru. Karnaval yang merupakan bagian dari perayaan HUT ke-25 Kota Bontang […]

  • Dinsos Sulbar Gelar Pertemuan Pemaparan Program dan Anggaran 2026 Bersama Dinas PMD dan Dinas Pemberdayaan Perempuan

    Dinsos Sulbar Gelar Pertemuan Pemaparan Program dan Anggaran 2026 Bersama Dinas PMD dan Dinas Pemberdayaan Perempuan

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat menggelar pertemuan koordinasi bersama sekretaris dan perencana dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Dinsos Sulbar pada Selasa, 18 November 2025 ini membahas pemaparan rancangan program kerja dan alokasi anggaran tahun 2026. Agenda tersebut menjadi […]

  • Gubernur SDK Tunjuk Muhammad Ridwan Djafar sebagai Plt Kepala Dinas Kominfo SP Sulbar

    Gubernur SDK Tunjuk Muhammad Ridwan Djafar sebagai Plt Kepala Dinas Kominfo SP Sulbar

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) menunjuk Muhammad Ridwan Djafar sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo SP) Provinsi Sulawesi Barat. Penunjukan resmi tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Perintah Tugas oleh Gubernur Suhardi Duka, pada acara Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemprov Sulbar, […]

  • 481 Tahun Majene, Junda Maulana Dorong Penguatan Kolaborasi Pembangunan

    481 Tahun Majene, Junda Maulana Dorong Penguatan Kolaborasi Pembangunan

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Majene – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana mewakili Gubernur Suhardi Duka, menghadiri upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Majene ke-481, Sabtu, 15 Agustus 2026. Ia berharap momentum tersebut menjadi ruang refleksi untuk memperkuat kolaborasi dan mendorong pembangunan Majene yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing. Junda Maulana mengatakan, usia 481 tahun […]

expand_less