Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Kakao, Kopi hingga Hasil Laut, Sulbar Bidik Nilai Tambah Lewat Hilirisasi Riset

Kakao, Kopi hingga Hasil Laut, Sulbar Bidik Nilai Tambah Lewat Hilirisasi Riset

Intuisi.id, Mamuju – Hasil riset tidak cukup berhenti sebagai laporan atau temuan akademik. Jika dikembangkan menjadi produk yang dibutuhkan pasar dan dilindungi kekayaan intelektualnya, riset berpeluang menciptakan nilai tambah bagi ekonomi daerah.

Peluang inilah yang didorong Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulawesi Barat melalui penguatan hilirisasi riset dan perlindungan kekayaan intelektual, terutama pada sektor unggulan seperti pertanian, perkebunan, perikanan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Sulbar, Hasanuddin, S.E., M.Si., menyampaikan hal tersebut saat mewakili Kepala Bapperida Sulbar, Drs. Amujib, M.M., dalam kegiatan pemberdayaan kekayaan intelektual yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat di Hotel Aflah, Mamuju, Kamis (15/10/2026).

Dalam kegiatan bertajuk “Pemberdayaan Kekayaan Intelektual di Wilayah melalui Penguatan Perlindungan Paten dan Peningkatan Pemahaman Royalti Lagu dan Musik” itu, Hasanuddin memaparkan pentingnya menghubungkan riset, inovasi, dan komersialisasi agar hasil pengembangan pengetahuan dapat memberikan manfaat ekonomi.

“Hilirisasi adalah jalan dari pengetahuan menuju nilai daerah. Oleh karena itu, tiga tahapan penting yang harus berjalan selaras adalah riset yang menghasilkan pengetahuan, inovasi yang mengubahnya menjadi solusi tepat guna, serta komersialisasi yang memastikan adanya model bisnis, pasar, dan dampak ekonomi berkelanjutan,” ujar Hasanuddin.

Menurutnya, Sulawesi Barat memiliki peluang mengembangkan inovasi dengan memanfaatkan potensi lokal. Pada sektor pertanian dan perkebunan, hasil riset dapat diarahkan untuk meningkatkan mutu kakao, kopi, kelapa, dan produk hortikultura, termasuk melalui perbaikan teknologi pascapanen.

Di sektor perikanan, inovasi pengolahan dan pengawetan hasil laut dapat dikembangkan untuk menjaga mutu produk dan meningkatkan daya saing. Sementara itu, pelaku UMKM dapat memanfaatkan dukungan riset untuk memperbaiki standar produk pangan lokal, desain kemasan, penguatan merek, hingga pemasaran digital.

Namun, pengembangan produk tidak cukup hanya mengandalkan inovasi. Perlindungan kekayaan intelektual juga diperlukan agar merek, karya, dan invensi memiliki perlindungan sesuai ketentuan serta berpotensi dimanfaatkan secara komersial.

Bagi pelaku usaha, perlindungan tersebut dapat menjadi bagian dari strategi membangun identitas produk dan menjaga hak atas hasil kreativitas. Sementara bagi peneliti dan inovator, pengelolaan kekayaan intelektual dapat membuka peluang kerja sama, lisensi, maupun pemanfaatan hasil riset oleh dunia usaha.

Meski demikian, proses membawa hasil riset ke pasar masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan pendanaan dan fasilitas riset hingga belum optimalnya komersialisasi. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, peneliti, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dinilai penting untuk menghubungkan hasil riset dengan kebutuhan pasar.

Kepala Bapperida Sulbar, Amujib, mendorong penguatan kerja sama lintas sektor, perluasan akses pendanaan dan inkubasi inovasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan kekayaan intelektual, serta kesinambungan kebijakan yang mendukung ekosistem inovasi daerah.

“Melalui sinergi dengan Kementerian Hukum, perguruan tinggi, pelaku usaha, dan insan kreatif, hilirisasi riset diharapkan menjadi bagian dari upaya mewujudkan agenda Panca Daya Bapak Gubernur Suhardi Duka. Tujuannya, agar inovasi tidak hanya menghasilkan pengetahuan, tetapi juga memperkuat daya saing produk lokal, mendorong aktivitas ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat,” kata Amujib.

Upaya tersebut sejalan dengan arah pembangunan Sulawesi Barat melalui Panca Daya Gubernur Suhardi Duka, terutama dalam memperkuat ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Mobil Dinas Tak Sesuai Peruntukan, Pemkot Bontang Siapkan Sanksi ASN

    Mobil Dinas Tak Sesuai Peruntukan, Pemkot Bontang Siapkan Sanksi ASN

    • 0Komentar

    Intuisi.id – Penggunaan mobil dinas di luar kepentingan resmi yang viral mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Bontang. Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni membenarkan bahwa kendaraan dinas yang menjadi sorotan tidak digunakan untuk tugas resmi saat kejadian. “Itu sudah dikonfirmasi. Katanya bukan dalam keadaan dinas,” ujarnya, Rabu (25/3/2026). Lebih jauh, Neni mengungkap bahwa praktik peminjaman […]

  • Syamsul Samad Terpilih Aklamasi, KAHMI Sulbar Fokus pada Kolaborasi dan Kemajuan Daerah

    Syamsul Samad Terpilih Aklamasi, KAHMI Sulbar Fokus pada Kolaborasi dan Kemajuan Daerah

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-III Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sulawesi Barat (Sulbar) resmi menetapkan tujuh presidium yang akan memimpin KAHMI Sulbar untuk periode mendatang. Syamsul Samad terpilih secara aklamasi sebagai Koordinator atau Ketua KAHMI Sulbar dalam Muswil tersebut. Selain itu, enam presidium lainnya yang turut ditetapkan yaitu Irwan Pababari, Abdul Rahim, […]

  • 7 Peserta Ikuti Training Center STQH Tingkat Nasional 2025

    7 Peserta Ikuti Training Center STQH Tingkat Nasional 2025

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Biro Pemkesra Setda Prov. Sulbar melalui Bagian Kesra melaksanakan Training Center (TC) bagi peserta Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Tingkat Nasional Tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 8 Oktober 2025, di Aula Lantai 3 Asrama Haji Mamuju. TC ini diikuti oleh 7 peserta STQH dari cabang tilawah golongan anak-anak dan […]

  • Di HAB ke-80, Sekda Sulbar Serukan ASN Kemenag Manfaatkan AI untuk Dakwah dan Konten Positif

    Di HAB ke-80, Sekda Sulbar Serukan ASN Kemenag Manfaatkan AI untuk Dakwah dan Konten Positif

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Pasangkayu – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana, mewakili Gubernur Sulbar Suhardi Duka bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Pasangkayu, Sabtu, 3 Januari 2026. Upacara tersebut diikuti kurang lebih 4.000 peserta yang terdiri dari jajaran […]

  • Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Protokol Biro Umum Perkuat Kekompakan Tim

    Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Protokol Biro Umum Perkuat Kekompakan Tim

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Mengawali hari pertama masuk kerja setelah libur Idulfitri 1447 H, Sub Bagian Materi, Komunikasi Pimpinan (MKP), dan Protokol Biro Umum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat internal yang dirangkaikan dengan Halalbihalal. Kegiatan berlangsung sederhana tapi hangat di Ruang Kerja Protokol, Lantai II Kantor Gubernur Sulbar, Senin (30/3/2026). Dipimpin langsung Kasubag […]

  • Rp4,59 Miliar untuk 102 Kelompok Tani: Dinas Perkebunan Sulbar Beri Bantuan Benih Kakao dan Pupuk

    Rp4,59 Miliar untuk 102 Kelompok Tani: Dinas Perkebunan Sulbar Beri Bantuan Benih Kakao dan Pupuk

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Sebagai bentuk nyata komitmen Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga dalam mendorong peningkatan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani, Dinas Perkebunan Daerah Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan pengembangan tanaman perkebunan yang diwujudkan dalam bentuk bantuan benih Kakao dan sarana pendukungnya di Kabupaten Majene. Penyerahan bantuan tersebut rencananya akan dilaksanakan pada hari […]

expand_less