Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Menghidupkan Angka; Menggugat Pertumbuhan Ekonomi Tanpa Keadlian Sosial

Menghidupkan Angka; Menggugat Pertumbuhan Ekonomi Tanpa Keadlian Sosial

Oleh: Suhardi Duka

PERTUMBUHAN ekonomi sering kali dilihat sebagai indikator utama dalam setiap gerak pembangunan. Angka-angka pertumbuhan acap kali dikejar laksana ia adalah jaminan mutlak bagi kemakmuran masyarakat.

Padahal, jika kita cermati lebih dalam lagi, tidak semua pertumbuhan secara otomatis berujung kesejahteraan. Ada fenomena yang saya sebut sebut sebagai ‘pertumbuhan sesat’. Sebuah kondisi di mana roda ekonomi berputar kencang, di sisi lain, buah manisnya dinikmati oleh hanya segelintir orang. Sementara yang lain justru tertinggal di dalam jurang kesenjangan yang kian menganga.

Saya melihat, selama berpuluhan tahun terakhir, kita seperti dininabobokkan oleh doktrin ekonomi klasik ala Adam Smith. Demokrasi pasar bebas yang selama ini diyakini sebagai jaminan otomatis bagi lahirnya kesetaraan, egalitarianisme, dan pemenuhan hak asasi manusia bagi saya mesti kita tinjau ulang.

Persoalannya, pada praktiknya selama lebih dari tujuh dekade terakhit, itu mesti kita koreksi bersama. Prinsip kebebasan mutlak dalam pasar terbukti gagal menyediakan garis mula yang adil bagi semua orang.

Penting untuk menciptakan sebuah kompetisi untuk memacu produktivitas. Tapi membiarkan pasar berjalan tanpa belas kasih adalah sebuah kekeliruan fatal.
Itu sama halnya membuka ruang tanding antara pemain sepak bola profesional dengan anak-anak di lapangan kampung dalam sebuah laga tanpa aturan afirmatif. Bagi saya, itu adalah sebuah lelucon yang tidak adil.

Di titik ini, pemerintah daerah tak boleh hanya sekadar menonton. Lewat serangkaian program, pemerintah wajib hadir untuk merangkul, melindungi, dan menyediakan ruang hidup bagi mereka yang terpinggirkan sebelum merekaa kian jatuh ke dalam pusaran kemiskinan ekstrem.

Sering kali, kita terjebak dalam dominasi dari sebuah angka statistik. Data makro memang penting sebagai kompas formal, namun ia hendaknya punya ‘nyawa’ yang tetap melihat sekaligus memahami realitas di lapangan. Ada banyak penderitaan, kemiskinan ekstrem, stunting, hingga angka pernikahan dini yang selama ini luput dari rekaman tabel statistik formal.

Pendekatan berbasis peninjauan langsung seperti yang dihadirkan lewat program intervensi berbasis fakta di tingkat daerah dalam prgram Pemberantasan Anak Tidak Sekolah (ATS), Pencegahan dan Penanganan Stunting & Kemiskinan Ekstrem Terpadu (PASTIPADU) menjadi bukti bahwa kebijakan yang tepat sasaran harus lahir dari perjumpaan langsung dengan realitas manusia, bukan sekadar laporan di atas meja.

Dua program unggulan itu lahir dari keresan di atas. Sebuah program yang dijalankan dengan menyasar langsung episentrum dari serangkaian persoalan kesejahtreraan masyarakat.

Menurut saya, sudah saatnya kita mendefinisikan ulang makna dari sebuah pembangunan. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi bakal kehilangan legitimasinya jika ia membiarkan sebagian masyarakat terpuruk dalam ketidakberdayaan.

Pemerintah wajib hadir bukan sekadar sebagai regulator pasar saja. Pemerintah pun mesti tampil secara meyakinkan sebagai penyeimbang keadilan sosial dengan memastikan tak seorang pun yang tertinggal di sisi geliat pembangunan. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Ciptakan Hubungan Silarurahmi, Kapolresta Mamuju Gelar Safari Ramadhan di Polsek Sampaga

    Ciptakan Hubungan Silarurahmi, Kapolresta Mamuju Gelar Safari Ramadhan di Polsek Sampaga

    • 0Komentar

    Mamuju — Kapolresta Mamuju Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi didampingi Pejabat Utama Polresta Mamuju melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan di Polsek Sampaga, jajaran Polresta Mamuju. Senin, 16 Maret 2026 Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Mamuju Syamsuddin Hatta selaku tokoh masyarakat, Kapolsek Sampaga, DanPos Koramil Sampaga, Camat Sampaga, para Kades dan tokoh agama, serta tokoh pemuda […]

  • Penggunaan Handphone Siswa Dibatasi, Ini Ketentuan dan Sanksinya

    Penggunaan Handphone Siswa Dibatasi, Ini Ketentuan dan Sanksinya

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi menerbitkan Surat Edaran tentang Pengaturan dan Pembatasan Penggunaan Telepon Seluler (Handphone) di lingkungan satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta. Kebijakan ini diterbitkan sebagai langkah strategis dalam menjaga keseimbangan antara pemanfaatan teknologi digital dengan pembentukan karakter peserta didik, sekaligus […]

  • Tim Resmob Polresta Mamuju Amankan Seorang Pria yang Di duga Lakukan Pemerkosaan

    Tim Resmob Polresta Mamuju Amankan Seorang Pria yang Di duga Lakukan Pemerkosaan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Tim Resmob Polresta Mamuju mengamankan seorang pria berinisial AS (25) terkait dugaan tindak pidana pemerkosaan yang terjadi di salah satu kantor dinas di Kabupaten Mamuju. Penangkapan dilakukan pada Sabtu dini hari, 22 November 2025. Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir, membenarkan adanya penangkapan tersebut. “Benar, telah diamankan pria berinisial AS (25) seorang […]

  • Polresta Mamuju Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Marano 2026

    Polresta Mamuju Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Marano 2026

    • 0Komentar

    Mamuju – Pastikan kesiapan pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Polresta Mamuju melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Marano 2026 di Lapangan Ahmad Kirang, Kabupaten Mamuju, Kamis (12/3/2026). Kegiatan apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Mamuju Hj. Sutinah Suhardi dan didampingi oleh Kapolresta Mamuju Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi. Apel ini juga dihadiri […]

  • Badan Kesbangpol bersama Forkopimda Tinjau Pelaksanaan Natal 2025 di Sejumlah Gereja di Mamuju

    Badan Kesbangpol bersama Forkopimda Tinjau Pelaksanaan Natal 2025 di Sejumlah Gereja di Mamuju

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Barat bersama Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sulawesi Barat, Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Barat, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) melakukan pemantauan pelaksanaan Perayaan Natal Tahun 2025 di sejumlah gereja di Kota Mamuju, Kamis 25 Desember 2025. Kegiatan pemantauan ini bertujuan memastikan rangkaian ibadah Natal berjalan aman, […]

  • Bapperida Sulbar Ikut Finalisasi Penilaian Kinerja Stunting Kabupaten, Pastikan Evaluasi Objektif dan Berdampak Nyata

    Bapperida Sulbar Ikut Finalisasi Penilaian Kinerja Stunting Kabupaten, Pastikan Evaluasi Objektif dan Berdampak Nyata

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat turut berpartisipasi dalam Rapat Pleno Finalisasi Penilaian Kinerja Stunting Kabupaten se-Sulawesi Barat Tahun 2024 yang digelar di Hotel Grand Putra, Mamuju, Juma, 17 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya Pemerintah Provinsi memastikan evaluasi penurunan stunting berjalan objektif, transparan, […]

expand_less