Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Bapperida Sulbar Pangkas Belanja 16,57 Persen dan Optimalkan SiLPA Rp5,1 Miliar di Perubahan RKPD 2026

Bapperida Sulbar Pangkas Belanja 16,57 Persen dan Optimalkan SiLPA Rp5,1 Miliar di Perubahan RKPD 2026

Intuisi.id Mamuju – Sulawesi Barat menjadi provinsi keempat yang menyelesaikan Fasilitasi Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026.

Dengan selesai nya fasilitasi perubahan RKPD 2026 ini Pemprov Sulbar mendapat apresiasi dari Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI dalam forum fasilitasi via daring, Senin (13/7/2026).

Kepala Bapperida Sulbar, Amujib, menjelaskan perubahan RKPD ini pada intinya adalah menata ulang program dan anggaran 2026 agar lebih realistis dan efisien.

Salah satu langkah konkretnya: SiLPA tahun 2025 sebesar Rp5,119 miliar akan dioptimalkan untuk mendukung sektor-sektor prioritas.

“Perubahan ini menjadi langkah nyata agar APBD lebih fokus pada program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Ada empat substansi utama yang disepakati dalam perubahan ini. Pertama, struktur program dirapikan menjadi 153 program, 359 kegiatan, dan 1.448 sub-kegiatan agar dokumen perencanaan dan pelaksanaan anggaran konsisten.

Kedua, target investasi daerah disesuaikan menjadi 9,65 persen dan Indeks Reformasi Birokrasi menjadi 75,46, mengikuti kondisi fiskal dan capaian tahun lalu.

Ketiga, target Indeks Risiko Bencana disesuaikan menjadi 205 sebagai respons terhadap karakteristik Sulbar yang rawan bencana.

Keempat dan paling signifikan dari sisi fiskal, belanja barang dan jasa dipangkas 16,57 persen dari rencana awal untuk menjaga kesehatan anggaran daerah.

Selain apresiasi, berbagai kementerian dan lembaga juga memberikan masukan untuk penyempurnaan, terutama soal efektivitas pelaksanaan program, akurasi data, dan pencapaian target kinerja.

Seluruh masukan akan ditindaklanjuti Bapperida Sulbar bersama perangkat daerah melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

Hasil fasilitasi ini selanjutnya menjadi pedoman bagi seluruh OPD Pemprov Sulbar dalam mengeksekusi program pembangunan tahun 2026. (ADV)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Imbauan Gubernur, Masyarakat Sulbar Diajak Isi Malam Tahun Baru dengan Zikir dan Doa Bersama

    Imbauan Gubernur, Masyarakat Sulbar Diajak Isi Malam Tahun Baru dengan Zikir dan Doa Bersama

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Plt. Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, mengajak seluruh lapisan masyarakat Sulawesi Barat, khususnya di Kabupaten Mamuju, untuk menghadiri dan mengikuti Zikir dan Doa Bersama pada malam pergantian tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan imbauan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dan Wakil Gubernur, Salim S. Mengga, sebagai upaya mengisi momentum akhir […]

  • Dispoparekraf Bersama Kwarda Gerakan Pramuka Sulbar, Bahas Agenda Strategis Pengembangan Kepramukaan dan Kepemudaan Sulbar

    Dispoparekraf Bersama Kwarda Gerakan Pramuka Sulbar, Bahas Agenda Strategis Pengembangan Kepramukaan dan Kepemudaan Sulbar

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulawesi Barat, Bau Akram Dai, menerima audiensi Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Barat, St. Suraidah Suhardi, pada Selasa, 7 April 2026. Pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja Kepala Dispoparekraf. Dalam audiensi tersebut, Bau Akram Dai didampingi Kepala Bidang Pelayanan Kepemudaan, Karnoto. […]

  • Hasil Evaluasi Program Beasiswa Tahun 2025, Pemkesra Rakor Bersama Inspektorat Sulbar

    Hasil Evaluasi Program Beasiswa Tahun 2025, Pemkesra Rakor Bersama Inspektorat Sulbar

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju — Plt. Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, bersama Tim Beasiswa menghadiri pertemuan di Kantor Inspektorat Daerah untuk menyampaikan jawaban serta penjelasan mendalam atas hasil monitoring dan evaluasi program beasiswa Tahun Anggaran 2025, Selasa 19 Agustus 2025. Kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sulbar Suhardi […]

  • Dinas Ketapang Sulbar Kembali Gelar Pasar Murah Depan Kantor Gubernur

    Dinas Ketapang Sulbar Kembali Gelar Pasar Murah Depan Kantor Gubernur

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Pemprov melalui Dinas Ketahanan Pangan Sulbar kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) atau pasar murah di depan kantor Gubernur, Senin 3 November 2025. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulbar Abd Waris Bestari mengatakan kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap minggunya, dimana upaya mengendalikan inflasi. “Ini salah satu upaya kita kendalikan inflasi, dimana setiap minggu melaksanakan […]

  • Bapperida Sulbar Perkuat Satu Data untuk Penyusunan RKPD 2027 Berbasis Fakta

    Bapperida Sulbar Perkuat Satu Data untuk Penyusunan RKPD 2027 Berbasis Fakta

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat pengelolaan data sektoral sebagai fondasi utama dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Komitmen tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bersama Badan Pusat Statistik dan Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik yang digelar di Ruang RPJMD Kantor Bapperida […]

  • Bapemperda Samarinda Petakan 17 Subsektor Ekonomi Kreatif dalam Raperda Baru

    Bapemperda Samarinda Petakan 17 Subsektor Ekonomi Kreatif dalam Raperda Baru

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Samarinda terus mempercepat proses finalisasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penataan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif. Pada tahap akhir pembahasan ini, fokus diarahkan pada pemetaan subsektor prioritas yang akan dikembangkan oleh pemerintah daerah. Anggota Bapemperda DPRD Samarinda, Abdul Rohim, menjelaskan bahwa raperda tersebut memuat 17 subsektor ekonomi […]

expand_less