Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Bangun Budaya Antikorupsi, Bapperida Sulbar Dorong Penguatan Sistem dan Integritas ASN

Bangun Budaya Antikorupsi, Bapperida Sulbar Dorong Penguatan Sistem dan Integritas ASN

Intuisi.id – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat, Drs. Amujib, M.M., menegaskan pentingnya pembenahan sistem perencanaan pembangunan daerah sebagai langkah strategis dalam membangun budaya antikorupsi di lingkungan pemerintah daerah.

Hal tersebut disampaikannya dalam diskusi E-Learning Seri ke-7 bertema “Membangun Budaya Anti Korupsi dalam Perencanaan Pembangunan Daerah” yang digelar secara daring pada Jumat (22/5/2026).

Menurut Amujib, penguatan integritas dalam perencanaan pembangunan tidak cukup dilakukan secara internal oleh pemerintah daerah semata, tetapi juga membutuhkan dukungan sistem, regulasi, dan pengawasan yang kuat dari pemerintah pusat maupun lembaga pengawas.

Ia menjelaskan, salah satu persoalan yang kerap menjadi perhatian dalam proses perencanaan daerah ialah stigma negatif terhadap aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui DPRD atau yang dikenal sebagai pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD.

Padahal, menurutnya, pokir merupakan bagian yang sah dalam proses perencanaan pembangunan sebagaimana diatur dalam regulasi.
Amujib menjelaskan bahwa dalam tahapan penyusunan perencanaan daerah, seluruh usulan pembangunan, baik hasil musrenbang desa, kecamatan, forum perangkat daerah, usulan kabupaten, maupun pokir DPRD, semuanya terintegrasi dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

“Ketika sudah masuk dalam RKPD dan proses penganggaran, sebenarnya tidak ada lagi istilah pokir. Semua sudah menjadi bagian dari program pembangunan daerah yang terintegrasi,” ujar Amujib.

Meski demikian, ia mengakui pemerintah daerah masih sering dihadapkan pada permintaan untuk mengidentifikasi kegiatan yang berasal dari pokir DPRD.

Menurutnya, kondisi tersebut sulit dilakukan karena berbagai usulan pembangunan pada akhirnya saling beririsan dengan kebutuhan daerah maupun hasil forum perencanaan lainnya.

Ia menegaskan bahwa persoalan utama bukan terletak pada keberadaan pokir itu sendiri, melainkan apabila terjadi intervensi dalam pelaksanaan kegiatan yang dapat mengganggu prinsip profesionalitas dan akuntabilitas pemerintahan.

Selain itu, Amujib juga menyoroti persoalan hibah yang kerap menimbulkan dilema bagi pemerintah daerah. Ia berharap pemerintah pusat, khususnya Kementerian Dalam Negeri, dapat memperkuat mekanisme evaluasi APBD agar hibah yang tidak sesuai prioritas maupun kemampuan daerah dapat langsung dikoreksi sejak tahap evaluasi.

“Kami berharap ada ketegasan dalam pedoman penyusunan APBD maupun saat evaluasi, sehingga pemerintah daerah tidak berada pada posisi yang sulit ketika berhadapan dengan instansi vertikal di daerah,” katanya.

Dalam forum tersebut, Amujib turut mendorong penguatan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) agar mampu secara otomatis menolak program atau kegiatan yang tidak pernah direncanakan sejak awal.

Menurutnya, penguatan sistem digital dalam perencanaan dan penganggaran menjadi langkah penting untuk mencegah munculnya kegiatan yang tidak sesuai dokumen perencanaan sekaligus meminimalkan potensi penyimpangan.

“Kalau sistem mampu mendeteksi sejak awal program yang tidak direncanakan, maka potensi munculnya kegiatan di luar perencanaan dapat dicegah secara otomatis,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN) sebagai bagian dari upaya pencegahan korupsi.

Menurutnya, dukungan terhadap Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) perlu menjadi perhatian pemerintah pusat agar ASN daerah dapat bekerja lebih profesional dan berintegritas.

“Pencegahan korupsi juga harus dibarengi dengan perhatian terhadap kesejahteraan ASN agar mereka dapat bekerja secara optimal dan profesional,” ungkapnya.

Sementara itu, narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Tri Budi Rochmanto, menegaskan bahwa pokir DPRD secara regulasi memang diperbolehkan dalam tahapan perencanaan pembangunan.

Namun, ia mengingatkan bahwa praktik yang tidak sesuai aturan dalam pelaksanaannya sering kali memunculkan persepsi negatif di masyarakat.
Tri Budi juga menekankan pentingnya penguatan integritas, pengawasan, serta pemanfaatan sistem digital seperti SIPD untuk mencegah munculnya program yang tidak sesuai dengan proses perencanaan pembangunan daerah.

Melalui forum E-Learning tersebut, Bapperida Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola perencanaan pembangunan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas sebagai bagian dari upaya mendukung visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam mewujudkan Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Suhadi Kandoa Bahas Tapal Batas Gandang Dewata dengan Kepala BKSDA Sulsel

    Suhadi Kandoa Bahas Tapal Batas Gandang Dewata dengan Kepala BKSDA Sulsel

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat dari Fraksi PKB, Suhadi Kandoa’, bertemu dengan Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sulawesi Selatan, Hasnawir, S.Hut., M.Sc., Ph.D., untuk membahas dinamika yang tengah berkembang di masyarakat Desa Taupe, Kecamatan Mamasa, terkait tapal batas kawasan hutan Taman Nasional Gandang Dewata. Dalam pertemuan tersebut, Suhadi menyampaikan keresahan […]

  • Kelompok Tani di Toabo Undang Bupati untuk Syukuran

    Kelompok Tani di Toabo Undang Bupati untuk Syukuran

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Kelompok tani Sumber Tani VII dari Desa Toabo, Kecamatan Papalang, mengundang Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, untuk menghadiri syukuran atas suksesnya berbagai kegiatan mereka sepanjang tahun 2024. Meskipun tengah sibuk, Bupati Sutinah merespons undangan tersebut dengan berkunjung ke lokasi acara, Selasa 10 September 2024. Dalam sambutannya di acara yang berlangsung dalam […]

  • Peduli Korban Bencana Alam di Sumatera, Polresta Mamuju Serahkan Bantuan di Posko Taman Karema

    Peduli Korban Bencana Alam di Sumatera, Polresta Mamuju Serahkan Bantuan di Posko Taman Karema

    • 0Komentar

    Mamuju – Polresta Mamuju serahkan hasil penggalangan dana bantuan korban bencana alam Sumatra, Penyerahan dilakukan di posko penggalangan dana yang berlokasi di Taman Karema, Mamuju. Jumat, 5 Desember 2025 Donasi tersebut diserahkan oleh Kabag SDM Polresta Mamuju, AKP Mukhtar Mahdi, kepada Bimo, anggota Dinas BPBD Sulawesi Barat yang tergabung dalam Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS). […]

  • Pemprov Sulbar Kucurkan Anggaran 10 milyar Perbaikan Jalan di Tutar

    Pemprov Sulbar Kucurkan Anggaran 10 milyar Perbaikan Jalan di Tutar

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Polman – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mengalokasikan anggaran 10 milyar melalui Bupati Polewali Mandar perbaikan jalan menuju tiga (3) desa terisolir di Kecamatan Tutar. Tiga desa tersebut yakni Desa Ratte, Desa Besoangin, dan Desa Besoangin Utara yang sudah puluhan tahun tidak tersentuh perbaikan. Rencana perbaikan jalan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim […]

  • SMSI Serahkan Sertifikat Keanggotaan Perusahaan Pers di Bontang

    SMSI Serahkan Sertifikat Keanggotaan Perusahaan Pers di Bontang

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bontang menyerahkan sertifikat keanggotaan kepada sejumlah perusahaan pers di Kota Bontang. Penyerahan ini merupakan bentuk pengakuan atas legalitas media yang telah memenuhi syarat sebagai perusahaan pers sesuai dengan regulasi yang berlaku. Ketua SMSI Bontang, Saparta Abdullah, menyampaikan sertifikasi ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem media di Bontang, khususnya dalam menghadapi […]

  • Kafilah Sulbar Tiba di Kendari, Siap Berlaga di STQH Nasional ke-28

    Kafilah Sulbar Tiba di Kendari, Siap Berlaga di STQH Nasional ke-28

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Kendari – Rombongan Kafilah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) tiba di Bandar Udara Haluoleo Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat, 10 Oktober 2025 untuk mengikuti ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Nasional ke-28. Rombongan kafilah Sulbar dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Karo Pemkesra) Setda Sulbar, Murdanil langsung disambut disambut oleh Liaison […]

expand_less