Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara, DPRD Kaji Sistem Baru

Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara, DPRD Kaji Sistem Baru

INTUISI.id – Kebijakan penarikan retribusi di kawasan Kampung Wisata Bontang Kuala mendapat sorotan dari masyarakat karena dinilai memberatkan pengunjung. Menyikapi berbagai keluhan tersebut, DPRD Kota Bontang bersama pihak terkait mulai mengevaluasi sistem pungutan yang saat ini masih berada dalam tahap uji coba.

Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, mengatakan mekanisme retribusi yang diterapkan saat ini perlu disesuaikan agar lebih proporsional dan tidak membebani masyarakat yang datang berkunjung ke kawasan wisata tersebut.

Hal itu disampaikan usai rapat koordinasi lintas sektor yang berlangsung di Kelurahan Bontang Kuala, Minggu (10/5/2026).

Menurutnya, banyak pengunjung mengeluhkan sistem penarikan retribusi per orang yang dianggap cukup memberatkan, terutama bagi masyarakat yang datang bersama keluarga.

“Pelaksanaan retribusi ini banyak dikeluhkan masyarakat karena dinilai terlalu memberatkan. Karena itu akan ada penyesuaian skema, dari per kepala menjadi sekitar Rp5 ribu per motor, seperti pola yang diterapkan di kawasan lain,” ujarnya.

Ia menegaskan, evaluasi dilakukan karena kebijakan tersebut masih dalam tahap uji coba sehingga pemerintah daerah masih memiliki ruang untuk melakukan penyempurnaan sistem.

“Masukan dari masyarakat menjadi pertimbangan penting. Karena ini masih tahap uji coba, maka sistemnya bisa disempurnakan,” tambahnya.

Sebagai langkah sementara, penarikan retribusi di kawasan Kampung Wisata Bontang Kuala dihentikan terlebih dahulu hingga skema baru ditetapkan pemerintah daerah.

Sebelumnya, tarif retribusi yang diterapkan sebesar Rp5 ribu untuk pengunjung dewasa dan Rp2 ribu bagi anak-anak.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Kota Bontang, Eko Mashudi, menjelaskan pelaksanaan pungutan tersebut mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2025 tentang retribusi daerah.

“Kami menjalankan sesuai ketentuan dalam perda, namun evaluasi tetap akan dilakukan agar sistem yang diterapkan bisa lebih baik ke depan,” katanya.

Evaluasi skema retribusi ini diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang lebih seimbang, baik untuk mendukung pendapatan daerah maupun menjaga kenyamanan masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Kampung Wisata Bontang Kuala. (AJ)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Bhabinkamtibmas Polsek Kalukku Berhasil Selesaikan Kasus Penganiayaan Secara Kekeluargaan dan Damai

    Bhabinkamtibmas Polsek Kalukku Berhasil Selesaikan Kasus Penganiayaan Secara Kekeluargaan dan Damai

    • 0Komentar

    Mamuju – Bhabinkamtibmas Polsek Kalukku Polresta Mamuju berhasil memediasi dan menyelesaikan kasus penganiayaan yang terjadi di wilayah hukum Polsek Kalukku secara kekeluargaan. Senin, 30 Maret 2026 Peristiwa tersebut terjadi pada hari Jumat, 27 Maret 2026 sekitar pukul 22.00 WITA di Dusun Bonda, Papalang, Kabupaten Mamuju. Kapolsek Kalukku Akp Hadaming mengatakan bahwa kronologis kejadian bermula saat […]

  • Zulfikar Suhardi Desak Pemerintah Pastikan Distribusi LPG 3 Kg Tak Menyulitkan Masyarakat

    Zulfikar Suhardi Desak Pemerintah Pastikan Distribusi LPG 3 Kg Tak Menyulitkan Masyarakat

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI, Muhammad Zulfikar Suhardi (MZS), menyoroti kebijakan transisi distribusi LPG 3 kilogram yang dinilai berpotensi menyulitkan masyarakat, terutama menjelang bulan suci Ramadan. Zulfikar menegaskan bahwa pemerintah harus memastikan kebijakan baru terkait distribusi LPG 3 kg tetap berpihak kepada rakyat. Menurutnya, perubahan mekanisme distribusi tidak boleh menyebabkan kelangkaan atau […]

  • Bupati Sutinah Suhardi Gelar Syukuran, Ribuan Masyarakat Mamuju Antusias Hadir

    Bupati Sutinah Suhardi Gelar Syukuran, Ribuan Masyarakat Mamuju Antusias Hadir

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, menggelar acara syukuran dan buka puasa bersama di Rumah Jabatan (Rujab) Sapota Mamuju, Rabu, 12 Maret 2025. Acara ini dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, Wakil Gubernur Sulbar Salim S. Mengga, Wakil Bupati Mamuju Yuki Permana, serta ribuan warga Mamuju dan tamu undangan lainnya. Dalam kesempatan tersebut, […]

  • Farid Wajdi Wakili Gubernur Hadiri Wisuda Universitas Islam DDI Polman

    Farid Wajdi Wakili Gubernur Hadiri Wisuda Universitas Islam DDI Polman

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Polman – Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Keuangan Pembangunan Farid Wajdi wakili Gubernur Sulbar Suhardi Duka pada acara Launching Universitas, Pelantikan Rektor Dan Wisuda Sarjana Angkatan XXXV Tahun 2025 Universitas Islam DDI Annangguru Abdurrahman Dalle Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu 29 November 2025 Ia mengatakan Pemprov Sulbar tengah berupaya melakukan berbagai langkah strategi mendorong percepatan […]

  • Tingkatkan Kompetensi ASN, BPSDMD Sulbar Latih Pegawai Lewat Pelatihan PBJP Level-1

    Tingkatkan Kompetensi ASN, BPSDMD Sulbar Latih Pegawai Lewat Pelatihan PBJP Level-1

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju — Pemprov Sulbar melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sulawesi Barat menyelenggarakan kegiatan Synchronous Live Zoom sebagai rangkaian dari Pelatihan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) Level-2 T.A 2025. Senin, 7 Juli 2025. Hal ini, dilakukan agar seluruh pegawai yang menjadi peserta bisa memahami dan menjalan visi-misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan […]

  • Plt. Kepala Bapperida Tegaskan Komitmen Percepatan Penurunan Kemiskinan dan Stunting

    Plt. Kepala Bapperida Tegaskan Komitmen Percepatan Penurunan Kemiskinan dan Stunting

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat, Darwis Damir, menegaskan kembali komitmennya dalam penurunan angka kemiskinan dan percepatan penurunan stunting. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengentasan Kemiskinan dan Percepatan Penurunan Stunting yang digelar di ruang kerja Tim PASTIPADU, Senin (8/12/2025). Rakor ini bertujuan memperkuat […]

expand_less