Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Ubayya Soroti Beban JKN, Dorong Pemprov Maksimalkan Kuota Gratispol untuk Bontang

Ubayya Soroti Beban JKN, Dorong Pemprov Maksimalkan Kuota Gratispol untuk Bontang

INTUISI.id Minimnya pemanfaatan kuota program kesehatan Gratispol di Kota Bontang mulai menjadi sorotan DPRD. Dari 3.800 kuota yang disiapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk 2026, baru 1.918 warga yang terdaftar hingga Mei.

Kondisi ini dinilai berpotensi menambah beban APBD Bontang, terlebih setelah ribuan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) JKN dinonaktifkan oleh pemerintah pusat melalui SK Menteri Sosial Nomor 3 Tahun 2026.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Bontang, Ubayya, mengatakan pemanfaatan kuota Gratispol perlu dipercepat agar sebagian beban pembiayaan kesehatan daerah dapat dialihkan ke pemerintah provinsi.

“Kalau kuota 3.800 itu bisa dimaksimalkan, beban APBD untuk JKN bisa berkurang,” ujarnya, Senin (11/5/2026).

DPRD berencana melakukan audiensi dengan Pemerintah Provinsi Kaltim dan Dinas Kesehatan Provinsi untuk membahas sisa kuota yang belum terserap, sekaligus mencari solusi percepatan aktivasi peserta.

Di sisi lain, DPRD juga meminta Pemkot Bontang melalui Dinas Kesehatan ikut aktif mendorong pemenuhan data agar warga yang membutuhkan bisa segera terakomodasi dalam program tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Bontang, Bahktiar Mabe, menyebut proses verifikasi peserta Gratispol cukup ketat. Banyak data yang belum disetujui karena baru diproses saat peserta sudah dalam kondisi sakit atau menjalani perawatan.

“Kalau tidak dalam kondisi sakit biasanya belum diproses. Ini yang menjadi kendala,” jelasnya.

Data Dinas Kesehatan mencatat, hingga April 2026 terdapat 3.649 peserta JKN yang dinonaktifkan oleh Kementerian Sosial. Kondisi ini turut menekan kapasitas anggaran daerah.

Tahun 2026, Pemkot Bontang mengalokasikan sekitar Rp24 miliar untuk JKN, sementara kebutuhan riil mencapai Rp25,9 miliar atau defisit lebih dari Rp1,2 miliar.

DPRD menilai, tanpa optimalisasi kuota Gratispol dari Pemprov Kaltim, tekanan terhadap APBD Bontang di sektor kesehatan akan semakin meningkat. (AJ)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi