Demokrat Sulbar Buka Pendaftaran Calon Ketua DPD untuk Periode 2026–2031

Intuisi.id, Mamuju – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Barat resmi membuka pendaftaran calon Ketua DPD Demokrat Sulbar periode 2026–2031 menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) V yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026 mendatang.
Pendaftaran kandidat ketua dibuka mulai 16 Mei hingga 22 Mei 2026. Hingga hari pertama pembukaan, belum ada kader maupun nonkader yang menyatakan diri mendaftar sebagai calon Ketua DPD Demokrat Sulbar.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Steering Committee (SC) Musda V Demokrat Sulbar, Yuslifar Yunus, dalam konferensi pers di Kantor DPD Demokrat Sulbar, Jalan Husni Thamrin, Mamuju, Sabtu, 16 Mei 2026.
“Pendaftaran kita buka mulai hari ini, 16 Mei sampai 22 Mei 2026. Untuk saat ini belum ada satu pun, baik kader maupun nonkader, yang melakukan pendaftaran,” kata Yuslifar.
Meski demikian, pihak Steering Committee tetap membuka ruang seluas-luasnya bagi kader Partai Demokrat yang ingin maju sebagai calon ketua.
Menurutnya, syarat utama untuk menjadi calon Ketua DPD Demokrat Sulbar adalah harus berstatus sebagai kader resmi partai dan memiliki kartu keanggotaan.
“Yang jelas syarat mutlak menjadi calon adalah harus menjadi kader terlebih dahulu. Memiliki keanggotaan itu menjadi syarat utama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, seluruh persyaratan administrasi dan dokumen pendukung lainnya telah tercantum dalam formulir dan lampiran pendaftaran yang disiapkan panitia Musda.
Yuslifar berharap proses penjaringan calon ketua dapat menghadirkan dinamika politik yang sehat di internal partai. Namun, apabila nantinya hanya ada satu kandidat yang mendaftar, proses Musda tetap akan dilanjutkan hingga tahap penetapan ketua terpilih.
“Kami berharap ada dinamika dalam proses pendaftaran ini. Tetapi kalau ternyata hanya ada satu calon, tetap akan dilanjutkan sampai tahapan penetapan ketua terpilih,” jelasnya.
Ia menambahkan, Musda V Demokrat Sulbar bukan hanya agenda memilih ketua baru, tetapi juga menjadi momentum konsolidasi dan restrukturisasi kepengurusan partai di seluruh tingkatan.
Setelah pemilihan Ketua DPD, tahapan selanjutnya akan dilanjutkan dengan proses pemilihan pimpinan cabang di enam kabupaten di Sulawesi Barat.
“Ini bukan hanya soal memilih ketua, tetapi juga ajang konsolidasi untuk restrukturisasi kepengurusan partai,” katanya.
Menurut Yuslifar, dinamika politik nasional saat ini menuntut seluruh partai politik untuk memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat daerah.
Karena itu, Demokrat Sulbar berkomitmen membangun struktur partai secara maksimal mulai dari tingkat provinsi, DPC, kecamatan hingga anak ranting.
“Maka dari itu kami di Steering Committee akan bekerja secara maksimal dan terbuka sehingga dalam proses ini tidak ada pihak yang saling mencederai,” tutupnya. (Zk)
- person

Saat ini belum ada komentar