Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Terapi Autisme Dibatasi Usia, Pemkot Bontang Dorong Kebijakan Lebih Fleksibel

Terapi Autisme Dibatasi Usia, Pemkot Bontang Dorong Kebijakan Lebih Fleksibel

Intuisi.id – Keluhan masyarakat terkait pembatasan layanan terapi autisme yang hanya ditanggung hingga usia 7 tahun oleh BPJS Kesehatan mendapat respons dari Pemerintah Kota Bontang.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyatakan pihaknya akan mengajukan persoalan tersebut kepada BPJS Kesehatan agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam evaluasi kebijakan.

Ia mengungkapkan, banyak orang tua merasa waktu terapi yang ditanggung terlalu singkat. Pasalnya, anak dengan autisme umumnya baru teridentifikasi pada usia sekitar lima tahun.

“Banyak laporan dari masyarakat soal batas usia terapi yang hanya sampai 7 tahun. Padahal sebagian anak baru diketahui mengalami autisme di usia 5 tahun, sehingga waktu intervensinya menjadi sangat terbatas,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).

Menurutnya, pemerintah daerah selama ini telah berupaya memberikan akses layanan kesehatan melalui program BPJS gratis yang dibiayai dari APBD. Namun, dalam pelaksanaannya tetap ada aturan yang harus diikuti.

“Kami sudah membantu masyarakat lewat pembiayaan BPJS dari APBD. Tapi memang ada ketentuan yang tidak bisa dilanggar karena berkaitan dengan kemampuan pembiayaan BPJS itu sendiri,” jelasnya.

Ia juga menyoroti tingginya kebutuhan layanan terapi bagi anak dengan gangguan tumbuh kembang. Hal itu terlihat dari meningkatnya kunjungan ke poli tumbuh kembang di sejumlah fasilitas kesehatan.

“Sekarang layanan tumbuh kembang di rumah sakit cukup padat. Bahkan suasananya seperti ruang belajar karena banyaknya anak yang menjalani terapi,” katanya.

Melihat kondisi tersebut, Pemkot Bontang berencana mengusulkan agar kebijakan pembiayaan terapi autisme dapat lebih fleksibel, khususnya bagi anak dari keluarga kurang mampu.

“Kami akan menyampaikan usulan ini ke BPJS agar ada kelonggaran, terutama untuk anak-anak yang masih membutuhkan terapi di atas usia 7 tahun,” tegasnya. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Pemkot Bontang Larang Total Promosi Rokok, DPM-PTSP Tegaskan Tak Ada Toleransi

    Pemkot Bontang Larang Total Promosi Rokok, DPM-PTSP Tegaskan Tak Ada Toleransi

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang resmi melarang seluruh bentuk promosi dan iklan produk rokok di wilayahnya. Larangan tersebut mencakup seluruh media promosi seperti baliho, reklame, hingga tiang iklan, termasuk yang sebelumnya sempat terpasang di kawasan Jalan Pattimura. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, yang berkomitmen menjadikan Bontang […]

  • Kolaborasi Pemprov-Komdigi, Siap Laksanakan Pelatihan DLA untuk Pejabat Pemda se Sulbar

    Kolaborasi Pemprov-Komdigi, Siap Laksanakan Pelatihan DLA untuk Pejabat Pemda se Sulbar

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju  – Pemerintah provinsi dan kabupaten merespon program Pelatihan Digital Leadership Academy (DLA) yang diagendakan oleh Pusat Pengembangan Aparatur Kementerian komdigi RI. Plt. Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Pemprov Sulbar Muhammad Ridwan Djafar menuturkan program ini sebagai tindaklanjut atas kerjasama yang terbangun antara Pemprov Sulbar dengan Kementerian Komdigi RI. Program ini sebagai […]

  • Dinas Perhubungan Sulbar Mulai Lakukan Pemantauan Awal Posko Terpadu Nataru

    Dinas Perhubungan Sulbar Mulai Lakukan Pemantauan Awal Posko Terpadu Nataru

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mulai melakukan pemantauan awal Posko Terpadu arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Kamis (18/12). Pemantauan ini merupakan arahan langsung Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, guna memastikan seluruh moda transportasi layak digunakan serta aman dilalui oleh masyarakat selama masa Nataru. Pemantauan awal tersebut ditandai dengan kesiapan […]

  • Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan. (Foto : Ist)

    Program Oplah di Samarinda, Viktor Beri Penjelasan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, SAMARINDA – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda berkomitmen mengawasi pelaksanaan Program Optimalisasi Lahan (Oplah) di wilayah perkotaan guna mendukung program swasembada pangan nasional. Hal itu disampaikan oleh, Anggota Komisi II DPRD Samarinda Viktor Yuan, yang menyampaikan bahwa pihaknya telah mengikuti beberapa agenda sosialisasi yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian terkait teknis pelaksanaan […]

  • Langkah Nyata UPTD Pelayanan Pajak Majene, Layanan Samkel SPBU Lembang Majene Disambut Warga

    Langkah Nyata UPTD Pelayanan Pajak Majene, Layanan Samkel SPBU Lembang Majene Disambut Warga

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Majene – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat melalui UPTD Pelayanan Pajak Majene kembali menunjukkan langkah konkret dalam meningkatkan pelayanan publik sekaligus mengoptimalkan penerimaan pajak kendaraan bermotor. Melalui inovasi layanan Samsat Keliling (Samkel), Bapenda menghadirkan pelayanan langsung di SPBU Lembang, Kabupaten Majene, Jumat 27 Maret 2026. Program bertajuk “Langkah Nyata UPTD Pajak, Layanan […]

  • Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin Gelar Jalan Sehat dan Pantau Pasar di Polman

    Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin Gelar Jalan Sehat dan Pantau Pasar di Polman

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Polman – Pj Gubernur Sulawesi Barat Bahtiar Baharuddin bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov dan Pemkab Polewali Mandar menggelar jalan sehat di Polewali Mandar, Rabu (8/1/2025). Kegiatan ini sekaligus dimanfaatkan untuk memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Polewali Mandar. Menurut Bahtiar, harga sejumlah komoditas di pasar masih cukup stabil dengan pasokan yang […]

expand_less