Perkuat Riset dan SDM, Bapperida Sulbar Gandeng Unimaju Kembangkan Jurnal Ilmiah
- BERITA Pemerintahan
- calendar_month 3 jam yang lalu

Intuisi.id, Mamuju – Komitmen memperkuat peran riset dalam pembangunan daerah kembali ditegaskan. Bapperida Provinsi Sulawesi Barat resmi menjalin kerja sama dengan Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju), ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama di Ruang RPJMD Kantor Bapperida Sulbar, 30 April 2026.
Kerja sama ini menjadi tindak lanjut dari kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan Unimaju, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Fokus utamanya adalah pengembangan dan pengelolaan jurnal ilmiah bertajuk “Maju Sejahtera.” Ini juga sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka.
Rektor Unimaju, Dr. H. Muhammad Tahir, menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menyebut kerja sama ini sejalan dengan semangat kampus dalam mendorong kemajuan daerah melalui riset.
“Kami punya semangat yang sama dengan Pemprov dan Bapperida, yaitu bagaimana Sulawesi Barat bisa maju dan sejahtera. Selama ini banyak hasil penelitian kampus yang masih tersimpan, belum termanfaatkan secara optimal. Melalui jurnal ini, kami berharap riset-riset tersebut bisa memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya publikasi ilmiah agar hasil penelitian tidak berhenti di ruang akademik, tetapi bisa menjadi rujukan bagi pengambil kebijakan.
“Kalau penelitian itu dipublikasikan, dia bisa dibaca, dikritisi, bahkan diuji kembali. Di situlah nilai ilmiahnya. Dan kalau ingin membantah sebuah penelitian, ya harus dengan penelitian juga,” tambahnya.
Menurut Tahir, ke depan mahasiswa Pascasarjana Unimaju akan didorong untuk berkontribusi dalam jurnal tersebut, dengan mengangkat berbagai tema pembangunan dari beragam sektor.
Sementara itu, Kepala Bapperida Sulbar, Amujib, menyebut penandatanganan ini sebagai momentum penting, tidak hanya secara formal tetapi juga dalam memperkuat silaturahmi dan kolaborasi.
“Ini pertama kalinya saya menandatangani kerja sama dengan Unimaju, dan ini menjadi momentum yang baik untuk bersama-sama membangun Sulawesi Barat,” ucapnya.
Ia menegaskan, bagi Bapperida, riset bukan sekadar pelengkap, tetapi fondasi utama dalam perencanaan pembangunan.
“Tanpa riset, kita khawatir program yang dirancang tidak tepat sasaran. Tapi kalau berbasis data dan penelitian yang baik, maka program yang dihasilkan akan lebih terukur, bermanfaat, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Amujib juga menekankan pentingnya pengelolaan data yang benar mulai dari perumusan masalah, metode, hingga analisis agar hasil penelitian benar-benar bisa dijadikan dasar kebijakan.
Menurutnya, tantangan pembangunan Sulawesi Barat ke depan tidak ringan, terutama di tengah dinamika ekonomi global dan nasional. Karena itu, peran akademisi dan mahasiswa menjadi sangat penting.
“Kami berharap adik-adik mahasiswa bisa berkontribusi nyata. Tidak hanya mengembangkan diri, tapi juga ikut bertanggung jawab dalam mendorong Sulawesi Barat menjadi lebih maju dan sejahtera,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), tetap digunakan secara bijak.
“AI itu membantu, tapi bukan menggantikan cara berpikir kita. Argumen dan narasi tetap harus lahir dari kita sendiri,” tegasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Program Pascasarjana Unimaju Dr. Ramli, jajaran civitas akademika, mahasiswa program kerja sama, serta Sekretaris dan para kepala bidang di lingkungan Bapperida Sulbar. (*)
- person

Saat ini belum ada komentar