Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Kesbangpol Sulbar Verifikasi Banparpol 2026, Tekankan Akuntabilitas dan Kepatuhan Regulasi

Kesbangpol Sulbar Verifikasi Banparpol 2026, Tekankan Akuntabilitas dan Kepatuhan Regulasi

Intuisi.id, Mamuju – Penyaluran bantuan keuangan partai politik (Banparpol) tahun anggaran 2026 mulai dipersiapkan secara ketat. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat melakukan verifikasi proposal hibah parpol guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan dan akuntabel.

Verifikasi tersebut berlangsung di ruang rapat Kantor Kesbangpol Sulbar, Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini dipimpin Kepala Badan Kesbangpol Sulbar, Muh. Darwis Damir, didampingi Sekretaris Badan,Muh. Yusuf Tahir.

Darwis menegaskan, proses verifikasi bukan sekadar tahapan administratif, tetapi menjadi kunci untuk menjamin transparansi dan penggunaan anggaran yang tepat sasaran. “Seluruh tim diminta berpedoman pada regulasi yang berlaku agar tidak terjadi kesalahan dalam penyaluran bantuan,” ujarnya.

Tim verifikasi melibatkan lintas instansi, yakni perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, Biro Hukum, Inspektorat, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat.

Dalam proses evaluasi, tim mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 36 Tahun 2018 serta Permendagri Nomor 77 dan 78 Tahun 2020. Regulasi tersebut mengatur secara rinci mekanisme pengajuan, penggunaan, hingga pertanggungjawaban dana Banparpol.

Selain itu, proporsi penggunaan anggaran juga menjadi perhatian utama. Sesuai ketentuan, sebesar 60 persen dana dialokasikan untuk pendidikan politik, sedangkan 40 persen digunakan untuk operasional sekretariat partai.

Kesbangpol Sulbar juga menargetkan seluruh partai politik penerima bantuan mampu memenuhi standar laporan keuangan yang ditetapkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Untuk itu, bidang politik diarahkan aktif memberikan pendampingan, baik dalam penyusunan proposal maupun laporan pertanggungjawaban (LPJ).

Langkah ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka melalui panca daya pembangunan, khususnya dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel, serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas. Melalui pengelolaan dana Banparpol yang transparan dan tepat sasaran, pemerintah daerah mendorong partai politik tidak hanya tertib administrasi, tetapi juga berperan aktif dalam meningkatkan kualitas demokrasi dan pelayanan publik.

Tak hanya itu, partai politik didorong lebih aktif dalam kegiatan pendidikan politik. Setiap partai disarankan menyelenggarakan minimal empat kali kegiatan pendidikan politik dalam setahun, serta menggelar pelatihan tata kelola keuangan bagi pengurusnya.

Keterlibatan Biro Hukum dan Inspektorat dalam verifikasi ini juga menjadi langkah preventif guna memastikan aspek legalitas dan kriteria teknis terpenuhi, sekaligus meminimalkan potensi kesalahan administrasi.

Hasil verifikasi nantinya akan menjadi dasar penyaluran bantuan keuangan bagi partai politik yang memiliki kursi di DPRD Provinsi Sulawesi Barat pada tahun anggaran 2026. Dengan proses yang lebih terukur, pemerintah daerah berharap dana Banparpol benar-benar berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan politik masyarakat. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • PJ Kades Tubo Poang Bantah Penolakan Warga terhadap Rencana Tambang

    PJ Kades Tubo Poang Bantah Penolakan Warga terhadap Rencana Tambang

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Majene – Rencana kegiatan pertambangan oleh PT Baqba Lembang Tuho di kawasan sungai dan pesisir Tubo-Salutambung menuai respon dari Penjabat (PJ) Kepala Desa Tubo Poang, menyusul kabar adanya penolakan dari warga. Sebelumnya, sejumlah warga dari Desa Tubo Poang dan Desa Salutambung, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menyampaikan penolakan terhadap rencana tambang tersebut. Penolakan itu disampaikan […]

  • Jumat Bersih dan Olahraga Bersama, Dinas Kominfo Sulbar Bangun Budaya Gotong Royong di Lingkungan Kerja

    Jumat Bersih dan Olahraga Bersama, Dinas Kominfo Sulbar Bangun Budaya Gotong Royong di Lingkungan Kerja

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Suasana di halaman Kantor Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Kominfo) Sulawesi Barat tampak berbeda pada Jumat pagi. Puluhan pegawai berbaur membersihkan lingkungan kantor, mulai dari merapikan taman, memungut sampah, hingga menata kembali fasilitas kerja yang ada. Kegiatan bertajuk “Jumat Bersih dan Olahraga Bersama” ini bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi tindak lanjut […]

  • Dispoparekraf Sulbar Gelar Family Gathering di Pantai Malauwa, Perkuat Kekompakan ASN

    Dispoparekraf Sulbar Gelar Family Gathering di Pantai Malauwa, Perkuat Kekompakan ASN

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulawesi Barat menggelar kegiatan family gathering pada Sabtu malam dan Minggu, 7-8 Februari 2026, di Pantai Malauwa, Mamuju. Kegiatan diikuti seluruh ASN Dispoparekraf beserta keluarga, termasuk Kepala Dinas, sekretaris, kepala bidang, pejabat fungsional, dan staf. Sebelum acara dimulai, dilakukan doa bersama untuk mendiang Wakil […]

  • DPRD Samarinda Selesaikan Finalisasi Raperda Ekonomi Kreatif

    DPRD Samarinda Selesaikan Finalisasi Raperda Ekonomi Kreatif

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Samarinda telah menyelesaikan finalisasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penataan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif. Langkah ini menjadi upaya strategis untuk memperkuat struktur kebijakan ekonomi daerah yang berbasis pada sektor kreatif. Anggota Bapemperda, Abdul Rohim, menyatakan bahwa rapat finalisasi menjadi ruang terakhir untuk penyempurnaan substansi sebelum raperda ditetapkan […]

  • Sulbar 21 Tahun, SDK: Usia Dewasa untuk Refleksi dan Percepatan Pembangunan

    Sulbar 21 Tahun, SDK: Usia Dewasa untuk Refleksi dan Percepatan Pembangunan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Provinsi Sulawesi Barat kini berusia 21 tahun. Bagi Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK), usia itu ibarat pemuda gagah dengan badik yang terselip di pinggang. Maknanya, Sulbar dianggap sudah matang dan siap menghadapi tantangan untuk bergerak menuju daerah yang lebih maju dan sejahtera. “Ya arti 21 itu adalah usia yang mulai dewasa, sehingga […]

  • 32 ASN Sulbar Selesaikan Pelatihan PBJ Level 1 Sulbar Selesai: Langkah Awal Wujudkan Pengadaan Barang dan Jasa yang Efisien

    32 ASN Sulbar Selesaikan Pelatihan PBJ Level 1 Sulbar Selesai: Langkah Awal Wujudkan Pengadaan Barang dan Jasa yang Efisien

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju– Kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga untuk pertama kalinya dilaksanakan, Metode blended learning dalam pelatihan pengadaan barang dan jasa level 1 Angkatan pertama tahun 2025 di Pusat Diklat Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (22/5). Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Sinyonyoi Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju, […]

expand_less