Ekonomi Bontang Berbalik Tumbuh, LKPJ 2025 Catat Perbaikan Signifikan
- BERITA PARIWARA Pemerintahan Pemkot Bontang
- calendar_month Senin, 30 Mar 2026

Intuisi.id – Wali Kota Bontang menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna ke-8 Masa Persidangan II DPRD Kota Bontang, Senin (30/3/2026), dengan menyoroti capaian positif pembangunan daerah.
Rapat yang digelar di ruang paripurna DPRD Bontang tersebut dipimpin Ketua DPRD Andi Faizal Sofyan Hasdam, serta dihadiri Wakil Wali Kota Agus Haris, jajaran pimpinan DPRD, kepala OPD, Forkopimda, dan instansi vertikal.
Dalam paparannya, Wali Kota mengungkapkan bahwa perekonomian Bontang yang sebelumnya mengalami kontraksi minus 2,51 persen pada 2024, berhasil tumbuh positif menjadi 3,21 persen pada 2025.
“Alhamdulillah, setelah sempat mengalami kontraksi, ekonomi Bontang pada tahun 2025 sudah kembali tumbuh positif,” ujarnya.
Tak hanya itu, pertumbuhan ekonomi non-migas juga menunjukkan kinerja yang menggembirakan dengan capaian 6,33 persen.
“Ini menunjukkan bahwa sektor non-migas kita mulai semakin kuat dan mampu menopang perekonomian daerah,” tambahnya.
Dari sisi kesejahteraan, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 3,74 persen menjadi 3,21 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat sebesar 0,55 poin menjadi 83,04 pada 2025.
“Penurunan angka kemiskinan dan peningkatan IPM menjadi indikator bahwa pembangunan yang kita lakukan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka turut mengalami penurunan dari 7,06 persen pada 2024 menjadi 6,36 persen di tahun 2025.
“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas program ketenagakerjaan ke depan,” katanya.
Capaian tersebut menunjukkan adanya perbaikan kinerja pembangunan daerah secara menyeluruh, baik dari aspek ekonomi maupun sosial.
Usai penyampaian, dokumen LKPJ diserahkan kepada Ketua DPRD Bontang untuk selanjutnya dibahas lebih lanjut.
DPRD Bontang akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna meneliti dan mengkaji laporan tersebut, termasuk melakukan uji petik serta memberikan catatan strategis dan rekomendasi perbaikan terhadap pelaksanaan APBD ke depan.
“LKPJ ini akan kami bahas secara mendalam melalui pansus, untuk memastikan seluruh program berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujar Ketua DPRD dalam rapat tersebut. (*)
- person

Saat ini belum ada komentar