Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Perketat Akuntabilitas! Bapenda Sulbar Turunkan Tim Pengawasan Evaluasi Pantau OPD dan UPTD Pengampu Retribusi

Perketat Akuntabilitas! Bapenda Sulbar Turunkan Tim Pengawasan Evaluasi Pantau OPD dan UPTD Pengampu Retribusi

Intuisi.id, Mamuju –  Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Bapenda Sulbar) melalui Bidang Pengawasan dan Evaluasi Pendapatan Daerah resmi menurunkan tim untuk melakukan pengawasan terhadap OPD dan UPTD pengampu retribusi daerah, Rabu 4 Maret 2026.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi penguatan akuntabilitas dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus memastikan tata kelola retribusi berjalan sesuai regulasi, transparan, dan terukur.

Pengawasan ini selaras dengan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang merata dan berkualitas.

Pengawasan dilakukan oleh dua tim yang menyasar sejumlah unit layanan strategis penghasil retribusi.
TIM I melakukan pengawasan pada:

1. UPTD Labkesmas (Dinas Kesehatan)
2. UPTD Pengelola Darah (Dinas Kesehatan)
3. UPTD BPSMB (Kopperindag)

TIM II melakukan pengawasan pada:

1. UPTD Pengujian Limbah (Dinas Lingkungan Hidup)
2. UPTD TPI Sumare

Tim pengawasan dipimpin oleh Plt. Kasubid Pengawasan dan Evaluasi Pendapatan Daerah Wilayah I, Tri Murni Sakti, bersama Plt. Kasubid Pengawasan dan Evaluasi Wilayah II, Darmi, serta didukung staf teknis lainnya.

Dalam pengawasan tersebut, tim juga melakukan pendalaman terhadap kondisi riil UPTD Labkesmas dan UPTD Pengelola Darah. Berdasarkan hasil evaluasi, terjadi penyesuaian target retribusi dari sebelumnya Rp500 juta menjadi Rp400 juta pada tahun 2026.

Adapun rincian target terbaru sebagai berikut:

1. UPTD Labkesmas: Rp353 juta
2. UPTD Pengelola Darah: Rp47 juta

Penyesuaian target ini dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah kendala operasional, khususnya belum adanya pengadaan bahan laboratorium yang sangat berpengaruh terhadap kapasitas pelayanan dan potensi penerimaan retribusi, yakni:
1. Reagen
2. Bahan pakai habis
3. Suku cadang laboratorium

Kepala Bapenda Provinsi Sulawesi Barat, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan bahwa pengawasan tidak hanya berorientasi pada angka capaian, tetapi juga mempertimbangkan aspek teknis dan keberlanjutan layanan.

“Kita harus objektif dalam menetapkan target. Jika ada kendala sarana dan prasarana seperti bahan laboratorium yang belum tersedia, tentu itu berdampak pada pelayanan dan penerimaan retribusi. Namun tetap harus ada langkah strategis agar potensi yang ada bisa dimaksimalkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pada tahun 2026 ini, salah satu dasar pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat adalah kinerja peningkatan penerimaan retribusi daerah. Dengan demikian, capaian target dan optimalisasi retribusi menjadi indikator langsung dalam penilaian kinerja perangkat daerah.

“Kinerja peningkatan penerimaan retribusi menjadi bagian dari parameter evaluasi. Artinya, semakin baik tata kelola dan capaian retribusi, maka itu akan berkontribusi terhadap penilaian kinerja organisasi dan pegawai,” jelasnya.

Melalui monitoring dan evaluasi yang terstruktur sepanjang 2026, Bapenda Sulbar berkomitmen menjaga integritas pengelolaan retribusi daerah sekaligus mendorong peningkatan kinerja OPD dan UPTD pengampu retribusi demi mendukung stabilitas fiskal dan pelayanan publik di Provinsi Sulawesi Barat. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Tingkatkan Sosialisasi Program, Diskominfo Sulbar Siap Perkuat Humas dan PPID OPD

    Tingkatkan Sosialisasi Program, Diskominfo Sulbar Siap Perkuat Humas dan PPID OPD

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan pentingnya peningkatan sosialisasi program pemerintah dan pengaktifan peran humas di setiap organisasi perangkat daerah (OPD). Penegasan tersebut disampaikan menyusul hasil Survei Kepuasan Publik Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang menunjukkan masih rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat terhadap program-program pembangunan daerah. Berdasarkan paparan Direktur Eksekutif Indonesia Indikator Politik Indonesia, […]

  • Kepala Bapperida Dampingi Gubernur Suhardi Duka Jajaki Kerja Sama Peningkatan Layanan Penerbangan dengan PT Garuda Indonesia

    Kepala Bapperida Dampingi Gubernur Suhardi Duka Jajaki Kerja Sama Peningkatan Layanan Penerbangan dengan PT Garuda Indonesia

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Jakarta – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, melakukan audiensi bersama jajaran Direksi PT Garuda Indonesia di Jakarta, Senin, 3 November 2025. Pertemuan tersebut bertujuan untuk membahas potensi kerja sama strategis dalam peningkatan layanan penerbangan dari dan menuju Sulawesi Barat. Langkah ini diharapkan dapat memperluas aksesibilitas wilayah, mendukung mobilitas masyarakat, serta membuka peluang investasi dan pariwisata […]

  • DPM-PTSP Bontang Imbau Pelaku Usaha Konsultasi Sebelum Menetapkan KBLI

    DPM-PTSP Bontang Imbau Pelaku Usaha Konsultasi Sebelum Menetapkan KBLI

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Bontang mengingatkan para pelaku usaha untuk tidak tergesa-gesa menentukan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) sebelum melakukan konsultasi. Langkah ini penting agar proses perizinan melalui sistem Online Single Submission (OSS) berjalan lancar tanpa kesalahan data. Koordinator Perizinan DPM-PTSP Bontang, Febtri Manik, menuturkan bahwa […]

  • Lobi ke Pusat, Pemkot Bontang Jadikan Penanganan Rob Bontang Kuala Prioritas

    Lobi ke Pusat, Pemkot Bontang Jadikan Penanganan Rob Bontang Kuala Prioritas

    • 0Komentar

    Intuisi.id – Pemerintah Kota Bontang terus mengintensifkan komunikasi dengan pemerintah pusat guna mempercepat penanganan banjir rob di kawasan wisata Bontang Kuala yang dinilai semakin mendesak. Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, langsung menyambangi Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta untuk melobi dukungan penanganan infrastruktur di kawasan tersebut. Dalam pertemuan itu, Neni didampingi Kepala Bapperida Bontang Syahruddin serta […]

  • Bapperida Sulbar Siap Laksanakan Pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah 2025

    Bapperida Sulbar Siap Laksanakan Pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah 2025

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat menegaskan kesiapannya dalam melaksanakan Pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) baik di tingkat provinsi maupun kabupaten. Langkah ini merupakan tindak lanjut amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 19 Tahun 2020, yang menempatkan IPKD sebagai instrumen strategis dalam menilai efektivitas, efisiensi, […]

  • Perencanaan Tak Lagi Umum, Bapperida Sulbar Dorong Usulan Berbasis Lokus dan Dampak

    Perencanaan Tak Lagi Umum, Bapperida Sulbar Dorong Usulan Berbasis Lokus dan Dampak

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju  – Arah pembangunan nasional untuk tahun 2027 mulai diperjelas. Lewat Kick-Off Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2026, pemerintah pusat menegaskan bahwa usulan program dari daerah tidak bisa lagi bersifat umum. Kini, setiap usulan dituntut lebih spesifik—mulai dari lokasi, bentuk intervensi, hingga dukungan pendanaannya. Hal ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah, termasuk Bapperida […]

expand_less