Ikuti Kami

Beranda » PARIWARA » DPM-PTSP Bontang Imbau Pelaku Usaha Konsultasi Sebelum Menetapkan KBLI

DPM-PTSP Bontang Imbau Pelaku Usaha Konsultasi Sebelum Menetapkan KBLI

INTUISI.ID – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Bontang mengingatkan para pelaku usaha untuk tidak tergesa-gesa menentukan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) sebelum melakukan konsultasi. Langkah ini penting agar proses perizinan melalui sistem Online Single Submission (OSS) berjalan lancar tanpa kesalahan data.

Koordinator Perizinan DPM-PTSP Bontang, Febtri Manik, menuturkan bahwa sejumlah pelaku usaha—khususnya yang berskala kecil dan menengah—masih sering melakukan kekeliruan dalam mencantumkan kode KBLI pada akta pendirian perusahaan maupun Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

“Banyak yang langsung menulis kode KBLI di akta atau SK Kemenkumham tanpa dicek dulu. Padahal ketika nanti masuk ke OSS, sering kali tidak cocok atau tidak sinkron,” jelas Febtri saat ditemui di Kantor DPM-PTSP, Jalan Awang Long, belum lama ini.

Ia menjelaskan, ketidaksesuaian antara dokumen legal dan sistem OSS dapat berimbas pada proses perizinan yang lebih panjang. Bahkan, dalam beberapa kasus, pelaku usaha harus melakukan revisi dokumen legalitas yang sudah disahkan.

“Kalau sudah salah dari awal, biasanya harus revisi. Itu butuh waktu dan biaya tambahan. Jadi sebaiknya konsultasi dulu,” tambahnya.

Untuk mencegah hal tersebut, DPM-PTSP membuka layanan konsultasi bagi masyarakat atau pelaku usaha yang ingin memastikan kesesuaian kode KBLI dengan jenis kegiatan ekonomi yang dijalankan.

“Kami siap membantu. Cukup datang ke kantor, nanti kami bantu mencarikan KBLI yang paling tepat sesuai bidang usahanya,” ujar Febtri.

Sebagai informasi, KBLI merupakan sistem klasifikasi kegiatan ekonomi yang ditetapkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Berdasarkan Peraturan BPS Nomor 2 Tahun 2020, terdapat 1.790 kode KBLI 5 digit yang digunakan sebagai acuan dalam pengelompokan kegiatan ekonomi di Indonesia.

Penerapan KBLI bertujuan untuk menciptakan keseragaman definisi dan klasifikasi usaha secara nasional, sekaligus memudahkan proses administrasi dan perizinan usaha di berbagai sektor. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Mendagri Instruksikan Pemda Percepat Pendataan Aset Tanah: BPKPD Sulbar Siap Tuntaskan Validasi untuk Kopdeskel Merah Putih

    Mendagri Instruksikan Pemda Percepat Pendataan Aset Tanah: BPKPD Sulbar Siap Tuntaskan Validasi untuk Kopdeskel Merah Putih

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dalam rangka menindaklanjuti instruksi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri RI) tentang percepatan pendataan dan penertiban aset tanah milik pemerintah daerah, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menyatakan komitmennya untuk mempercepat proses validasi data aset lahan pemerintah di seluruh kabupaten. Langkah ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar […]

  • Pj Gubernur Bahtiar Tinjau Stabilitas Harga Komoditas di Mamasa

    Pj Gubernur Bahtiar Tinjau Stabilitas Harga Komoditas di Mamasa

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamasa – Pj Gubernur Bahtiar mengadakan kunjungan kerja di Kabupaten Mamasa, Senin, 15 Juli 2024. Dalam kesempatan ini, Bahtiar menikmati keindahan Mamasa yang terkenal sebagai “negeri di dalam awan” serta penghasil anggrek terbesar di Indonesia. Bahtiar menekankan pentingnya pengembangan anggrek sebagai komoditas unggulan, sambil memastikan produk lain seperti kopi dan sayuran tetap mendapat perhatian. […]

  • Realisasi APBD 2025 Tembus 8 Besar Nasional, BPKPD Sulbar Ingatkan Pengendalian Belanja

    Realisasi APBD 2025 Tembus 8 Besar Nasional, BPKPD Sulbar Ingatkan Pengendalian Belanja

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Realisasi APBD 2025 yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara virtual melalui zoom meeting, Senin, 17 November 2025. Rakor tersebut diikuti langsung oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, yang memimpin jajaran Pemprov Sulbar dalam agenda evaluasi kinerja […]

  • Dinsos Sulbar Gelar Monev Penerima Bantuan KUBE 2025 di Mamuju Tengah

    Dinsos Sulbar Gelar Monev Penerima Bantuan KUBE 2025 di Mamuju Tengah

    • 0Komentar

    IIntuisi.id, Mamuju – Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat (Dinsos Sulbar) melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap penerima bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) tahun 2025. Kegiatan ini digelar pada Selasa, 2 Desember 2025, di Kabupaten Mamuju Tengah, dengan melibatkan sejumlah kelompok penerima manfaat. Monev ini dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan pemerintah benar-benar dimanfaatkan […]

  • Layanan Pemberkasan Beasiswa Sulbar Raih Predikat Sangat Baik, IKM Tembus Skor 93,85

    Layanan Pemberkasan Beasiswa Sulbar Raih Predikat Sangat Baik, IKM Tembus Skor 93,85

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat mencatatkan prestasi gemilang dalam penyelenggaraan pelayanan publik, Senin 13 April 2026. Berdasarkan data evaluasi terbaru, Layanan Pemberkasan Beasiswa Tahun Anggaran 2025 berhasil meraih Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 93,85. Skor ini, jika dikonversi berdasarkan PERMENPAN No. 14 Tahun 2017, menempatkan kualitas layanan Biro Pemkesra dalam kategori […]

  • Ilustrasi

    Bagikan Ribuan Bunga dan Tumbler, Independen Muda Harap Pilkada Bersih

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang, Basri Rase dan Chusnul Dhihin, melalui tim pendukung mereka yang bernama Tim Independen Muda, membagikan ribuan bunga dan tumbler kepada masyarakat Kota Bontang. Aksi ini dilakukan pada Minggu sore hingga malam hari, sekitar pukul 16.30 hingga 20.00 WITA. Kegiatan bagi-bagi bunga dan tumbler […]

expand_less