Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Pemprov Sulbar Perkuat Sinkronisasi Program Pasca Rakornas

Pemprov Sulbar Perkuat Sinkronisasi Program Pasca Rakornas

Intuisi.id, Mamuju – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana, menegaskan pentingnya sinkronisasi program pembangunan daerah dengan kebijakan nasional sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Junda Maulana saat diwawancarai, menanggapi pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dihadirinya beberapa waktu lalu dalam rangka mendampingi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka.

Junda Maulana mengungkapkan, meski tidak ada catatan teknis khusus yang diterimanya secara langsung dalam Rakornas tersebut, pesan utama yang ia tangkap dari kebijakan pemerintah pusat adalah dorongan kuat agar seluruh daerah menyelaraskan program pembangunan dengan arah kebijakan nasional.

“Yang saya tangkap dari Rakornas itu, kebijakan pemerintah pusat bertujuan bagaimana meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, daerah harus melakukan sinkronisasi program kegiatan,” ujar Junda Maulana, Kamis, 5 Februari 2026.

Menurutnya, program unggulan daerah seperti Pancadaya Sulbar harus selaras dengan Asta Cita Nasional agar pemerintah daerah dapat memperoleh dukungan maksimal dari pemerintah pusat.

“Pancadaya Sulbar ini harus sinkron dengan Asta Cita Nasional. Tujuannya agar kita bisa mendapat support terhadap program kegiatan yang kita jalankan,” jelasnya.

Junda Maulana juga menekankan, sinkronisasi program menjadi sangat penting mengingat kondisi fiskal daerah yang saat ini masih terbatas. Oleh karena itu, pemerintah daerah dituntut lebih cermat dan strategis dalam menyusun serta mengusulkan program pembangunan.

“Dengan kondisi fiskal yang terbatas, kita harus pandai-pandai melakukan lobi, tentu dengan pendekatan program kegiatan yang sejalan dengan pemerintah pusat,” kata Junda Maulana.

Ia menambahkan, jika suatu program telah mendapatkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat, maka pemerintah daerah tidak perlu lagi mengalokasikan anggaran yang sama dalam APBD. Hal tersebut dinilai dapat menciptakan efisiensi penggunaan anggaran daerah.

“Sehingga apa yang sudah kita dapat dari pusat, tidak perlu lagi kita anggarkan di daerah. Anggarannya memang kecil, tapi kalau kita bisa efisien dan efektif dalam penempatan anggaran, dampaknya bisa sangat baik bagi masyarakat,” tuturnya. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Isra Mi’raj di Kalukku, Gubernur Suhardi Duka Ajak Perkuat Keimanan dan Kebersamaan

    Isra Mi’raj di Kalukku, Gubernur Suhardi Duka Ajak Perkuat Keimanan dan Kebersamaan

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Nurul Huda Tasiu, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Kamis malam, 15 Januari 2025. Kehadiran orang nomor satu di Sulawesi Barat ini disambut antusias oleh ratusan jamaah yang memadati masjid. Dalam kegiatan keagamaan tersebut, Gubernur Suhardi Duka didampingi Kepala […]

  • SDK: Sekolah Rakyat Cara Sistematis Putus Rantai Kemiskinan

    SDK: Sekolah Rakyat Cara Sistematis Putus Rantai Kemiskinan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Jakarta –Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menegaskan komitmennya mendukung penuh program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Hal itu disampaikan saat bertemu Menteri Sosial RI, H. Saifullah Yusuf (Gus Ipul), di Jakarta, Jumat (26/9/2025). Menurut SDK, Sekolah Rakyat dirancang bukan sekadar sebagai lembaga pendidikan, melainkan ekosistem yang membentuk anak secara menyeluruh. Program […]

  • BPKPD Sulbar Terima Kunjungan Kanwil Pajak Provinsi Sulbar, Bahas Penguatan Koordinasi Data Perpajakan

    BPKPD Sulbar Terima Kunjungan Kanwil Pajak Provinsi Sulbar, Bahas Penguatan Koordinasi Data Perpajakan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju — Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menerima kunjungan dari Kantor Wilayah (Kanwil) Pajak Provinsi Sulbar dalam rangka membahas pengiriman data dan/atau informasi perpajakan tahun data 2024 lingkup Pemprov Sulbar. Pertemuan ini berlangsung di ruang rapat Kantor BPKPD Sulbar, Kamis (10/7/2025). Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendukung kelancaran koordinasi antarinstansi, […]

  • Gubernur Suhardi Duka Perintahkan Percepat Launching Pos Rujukan Stunting di Semua RSUD

    Gubernur Suhardi Duka Perintahkan Percepat Launching Pos Rujukan Stunting di Semua RSUD

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) perintahkan kepala dinas kesehatan provinsi Sulbar segerah melaunching pos pelayanan terpadu rujukan stunting di rumah sakit milik pemerintah dilima kabupaten guna percepatan penurunan prevalensi stunting di Sulawesi Barat. Hal tersebut disampaikannya saat melaunching pos operasional pelayanan rujukan stunting di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mamuju pada, […]

  • Ratusan Tim Pemenang 01 Ikut Pembekalan, Basri Pesan Tetap Jujur dan Rendah Hati

    Ratusan Tim Pemenang 01 Ikut Pembekalan, Basri Pesan Tetap Jujur dan Rendah Hati

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Ketua Tim Pemenangan Independen pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang, Basri Rase dan Chusnul Dhihin, Sukmo Raharjo, menyampaikan pesan penting dalam acara pembekalan kepada tim pemenangan di Hotel Grand Mutiara Bontang, Jumat (27/9/2024). Dalam kegiatan tersebut, Sukmo mengingatkan pentingnya bekerja dengan jujur dan apa adanya, mengikuti teladan yang diberikan oleh […]

  • Gubernur Suhardi Duka Bela Guru: Jika Salah, Dimusyawarahkan, Jangan Langsung Dipidana

    Gubernur Suhardi Duka Bela Guru: Jika Salah, Dimusyawarahkan, Jangan Langsung Dipidana

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) mengingatkan agar guru selalu dimuliakan. Guru memang manusia biasa yang bisa salah, tapi bukan berarti bisa langsung dikriminalisasi. Pernyataan itu ia sampaikan seusai menjadi pembina upacara Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Lapangan Pemprov Sulbar, Selasa 25 November 2025. “Saya memberikan pesan tadi, bahwa tolonglah guru jangan […]

expand_less