Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Sekda Sulbar Tekankan Kolaborasi Kunci Capai Target Turunkan Kemiskinan 1% Per Tahun

Sekda Sulbar Tekankan Kolaborasi Kunci Capai Target Turunkan Kemiskinan 1% Per Tahun

Intuisi.id, Mamuju – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, menegaskan pentingnya kolaborasi dan soliditas internal dalam mendukung target penurunan angka kemiskinan sebesar 1 persen setiap tahun. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan arahan dan motivasi kepada jajaran Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3APMD) Provinsi Sulbar. Rabu 28 Januari 2026.

Junda Maulana menyampaikan bahwa upaya menurunkan angka kemiskinan sebesar 1 persen per tahun merupakan prioritas Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga, sebagai upaya mempercepat pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program pemberdayaan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Kata Junda Maulana, terget tersebut tentu akan terasa berat jika dikerjakan sendiri-sendiri, sehinga diperlukan kerja bersama seluruh elemen organisasi. Khususnya Dinsos P3APMD dinilai memiliki peran strategis dalam mewujudkan percepatan pengentasan kemiskinan di Sulawesi Barat.

“Target ini tidak mudah, tetapi juga bukan hal yang mustahil jika dikerjakan secara bersama-sama. Karena itu saya hadir untuk memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh pegawai Dinsos P3APMD agar tetap solid dan fokus pada tujuan besar ini,” ujar Junda Maulana.

Ia menekankan, sebagai organisasi besar, Dinsos P3APMD harus dikelola dengan tata kelola yang disiplin dan profesional. Penerapan aturan kerja secara konsisten, termasuk mekanisme reward and punishment, dinilai penting untuk menjaga stabilitas, kinerja, dan semangat kerja pegawai.

Lebih lanjut, Junda mengingatkan bahwa tantangan pengentasan kemiskinan tidak dapat diselesaikan secara individual. Sinergi, kerja tim, dan kolaborasi lintas bidang maupun OPD menjadi kunci agar program dan kebijakan dapat berjalan efektif dan berdampak nyata.

“Jika dikerjakan sendiri-sendiri tentu akan terasa berat. Namun apabila dikerjakan bersama, saya yakin target ini dapat dijalankan dan direalisasikan dengan lebih cepat,” tegasnya.

Dengan penguatan kolaborasi dan komitmen bersama, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat optimistis target penurunan angka kemiskinan secara bertahap dapat tercapai sesuai rencana. (ADV)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi. (Foto : Ist)

    Regulasi Pernikahan Siri Masih Dalam Tahap Kajian, Begini Kata Ismail Latisi

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, SAMARINDA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda tengah bergerak cepat untuk mengatasi praktek pernikahan siri dengan mengkaji kemungkinan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) yang melindungi perempuan dan anak, baik dari aspek hukum, sosial, maupun ekonomi. Hal itu dikatakan langsung oleh, Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi, yang mengungkapkan bahwa salah satu permasalahan utama dalam pernikahan […]

  • Perencanaan Anggaran Porprov Sulbar: BPKPD Siap Mengawal Proses dengan Transparan dan Akura

    Perencanaan Anggaran Porprov Sulbar: BPKPD Siap Mengawal Proses dengan Transparan dan Akura

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) turut serta dalam rapat bersama Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulbar, Safaruddin, yang membahas persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Barat di Kabupaten Mamuju Tengah. Rapat berlangsung di Ruang Oval Kantor Gubernur Sulbar pada Senin, […]

  • Wagub Sulbar Ajak Masyarakat Kembali ke Pangan Lokal: Ubi, Jagung, Sagu Bukan Makanan Kelas Bawah

    Wagub Sulbar Ajak Masyarakat Kembali ke Pangan Lokal: Ubi, Jagung, Sagu Bukan Makanan Kelas Bawah

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Salim S Mengga, menanggapi perbincangan publik terkait imbauan konsumsi pangan lokal seperti ubi, singkong, jagung, sagu, pisang dan lainnya, sebagai alternatif sumber karbohidrat selain beras. Ia menegaskan, masyarakat perlu mengubah cara pandang terhadap pangan non-beras dan kembali menghargai kekayaan pangan lokal yang selama ini terlupakan. “Saya kira begini. […]

  • Jelang Natal, Ketua DPRD Samarinda Soroti Stok Bahan Pokok dan Kesiapan Perayaan di Plenary Hall

    Jelang Natal, Ketua DPRD Samarinda Soroti Stok Bahan Pokok dan Kesiapan Perayaan di Plenary Hall

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menegaskan bahwa stabilitas ketersediaan bahan pokok menjadi perhatian serius menjelang perayaan Natal tahun ini. Ia menyampaikan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap sejumlah komoditas pangan biasanya meningkat seiring tingginya aktivitas konsumsi selama masa liburan. Menurut Helmi, beberapa komoditas seperti beras, gula, minyak goreng, daging, dan bahan masakan lainnya berpotensi mengalami […]

  • DPRD Sulbar Tagih Tindak Lanjut Program MBG, Rekomendasi Belum Jalan

    DPRD Sulbar Tagih Tindak Lanjut Program MBG, Rekomendasi Belum Jalan

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – DPRD Provinsi Sulawesi Barat kembali menggelar audiensi bersama Aliansi Rakyat Bersatu di Kantor DPRD Sulbar, Jalan Abdul Malik Pattana Endeng, Rabu (1/4/2026). Pertemuan ini jadi lanjutan dari audiensi sebelumnya yang membahas program Makan Bergizi Gratis (MBG). Audiensi dipimpin langsung Ketua DPRD Sulbar, Amalia Fitri, didampingi Wakil Ketua DPRD Sitti Suraida Suhardi dan […]

  • Peduli Sesama di Ramadan, IKA UMI Bontang Kunjungi Pesantren dan Gelar Buka Puasa Bersama

    Peduli Sesama di Ramadan, IKA UMI Bontang Kunjungi Pesantren dan Gelar Buka Puasa Bersama

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Ikatan Alumni Universitas Muslim Indonesia (IKA UMI) Kota Bontang menggelar kegiatan sosial Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan mengunjungi sejumlah pondok pesantren dan pondok tahfidz di Kota Bontang. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian alumni terhadap masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di bulan suci Ramadan. Safari Ramadan tersebut dilaksanakan dalam dua tahap kegiatan. Agenda […]

expand_less