Intuisi.id, Majene – Surefest Sendana 2025 resmi dibuka dengan pemukulan gong di Lapangan Somba, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Kamis (25/12/2025). Festival budaya ini diselenggarakan oleh pemuda Kecamatan Sendana bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Sendana serta seluruh pemerintah desa setempat.
Mengusung tema “Mandarras Kearifan Lokal”, Surefest Sendana 2025 menjadi ruang kolaborasi untuk melestarikan dan memperkenalkan kembali nilai-nilai budaya lokal yang mulai terpinggirkan oleh perkembangan zaman.
Ketua Panitia Surefest Sendana 2025, Muhammad Faisal Firman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kearifan lokal merupakan pandangan hidup, nilai, dan pengetahuan yang diwariskan secara turun-temurun untuk menjawab persoalan kehidupan serta beradaptasi dengan lingkungan.
“Kearifan lokal diwujudkan dalam berbagai praktik kebiasaan dan kebudayaan. Namun saat ini, eksistensi budaya lokal dan nilai-nilai tradisi mulai terpinggirkan. Olehnya itu, Surefest Sendana hadir untuk menumbuhkan kembali rasa bangga terhadap identitas budaya Sendana,” ujarnya.
Surefest Sendana 2025 digelar selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Desember 2025, dengan berbagai rangkaian kegiatan, antara lain pagelaran seni dan budaya, workshop kebudayaan, pameran dan lapak UMKM, jalan sehat, demo masak pangan lokal, bakti sosial, live mural, display tipologi nisan, pameran foto, serta miniatur perahu Sandeq.
Camat Sendana, Nardi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Surefest Sendana 2025. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bukti nyata kreativitas pemuda yang mampu berkolaborasi dengan seluruh pihak terkait.
“Kami dari Pemerintah Kecamatan Sendana sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena inisiatornya adalah pemuda Sendana sendiri yang mampu membangun kolaborasi dengan berbagai pihak,” katanya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh sponsor yang telah mendukung kegiatan tersebut, baik dari Pemerintah Kabupaten Majene, anggota DPRD Kabupaten Majene, maupun pihak sponsor lainnya. Nardi berharap pemerintah daerah dan DPRD terus memberi ruang dan dukungan agar generasi muda Sendana dapat terus berkreasi dalam melestarikan kebudayaan lokal.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majene yang diwakili Muh. Afiat Mulwan, S.T., M.T, selaku Sekretaris Dinas, menyampaikan kebanggaannya atas inisiatif pemuda Sendana dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal.
“Kami melihat potensi besar kegiatan kebudayaan di Kecamatan Sendana yang digerakkan oleh anak-anak muda. Pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan akan terus mendukung kegiatan seperti ini,” ujarnya.
Ia menegaskan, pihaknya akan mendorong pembinaan pemuda agar mampu mengakses pendanaan kebudayaan, baik melalui dana hibah pemerintah pusat maupun balai-balai Kementerian Kebudayaan.
“Kami berharap pemuda Sendana tidak berhenti merumuskan konsep kegiatan kebudayaan. Insyaallah, kita akan kawal bersama agar mendapatkan pembiayaan dari APBN ke depan,” tambahnya.
Dalam sambutan Bupati Majene yang diwakili Irhamnia Muis Mandra, selaku Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, disampaikan bahwa Surefest Sendana sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni Visi Berbudaya.
“Kegiatan ini merupakan perwujudan komitmen pemerintah daerah untuk membangun masyarakat berbudaya, dengan menjadikan nilai agama sebagai landasan perilaku dan didukung oleh kearifan lokal demi terwujudnya harmoni sosial,” ungkapnya.
Ia berharap Surefest Sendana tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan berlanjut dan berkembang sebagai agenda budaya berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Majene, kata dia, sangat mengapresiasi inisiatif pemuda Sendana yang dinilai sebagai langkah maju dalam menjaga dan menghidupkan kembali budaya lokal.
“Dengan sinergi yang baik antara pemerintah dan seluruh unsur masyarakat, kegiatan ini diharapkan menjadi motor kemajuan daerah, khususnya di Kecamatan Sendana,” pungkasnya. (*)




