INTUISI.ID – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan publik yang humanis melalui partisipasi dalam Bontang City Carnival (BCC) 2025. Tidak hanya sekadar mengikuti ajang budaya tahunan itu, DPMPTSP juga memanfaatkannya sebagai sarana untuk memperkenalkan nilai-nilai pelayanan publik yang cepat, transparan, dan ramah.
Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, menyampaikan bahwa pihaknya menurunkan 28 pegawai terbaik untuk ikut serta dalam karnaval tersebut. Keikutsertaan ini menjadi wujud nyata bahwa pelayanan publik juga dapat disampaikan dengan cara yang kreatif dan menyenangkan.
“Pelayanan publik bukan hanya soal administrasi dan perizinan di kantor. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat dalam suasana yang penuh kebersamaan,” ujarnya, Jumat (24/10/2025).
Dalam BCC tahun ini, DPMPTSP tampil berkolaborasi dengan Paguyuban Bali dengan menampilkan ragam budaya Bali yang khas. Selain memperindah jalannya karnaval, penampilan ini juga membawa pesan moral tentang pentingnya membangun budaya pelayanan publik yang melayani dengan hati.
“Pelayanan publik adalah bagian dari kebudayaan, dan budaya itu harus mencerminkan semangat melayani dengan tulus,” tambah Aspiannur.
Ia menilai ajang seperti Bontang City Carnival menjadi media yang efektif bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat di luar lingkungan kerja formal. Hal itu, menurutnya, dapat memperkuat kedekatan antara pemerintah dan warga.
“BCC menjadi wadah kreatif bagi ASN untuk menyampaikan program pemerintah secara ringan namun bermakna. Kami ingin masyarakat merasa dekat dengan pelayanan pemerintah,” jelasnya.
Aspiannur memastikan bahwa seluruh kegiatan dan keikutsertaan pegawai DPMPTSP dalam BCC tidak membebani masyarakat. Partisipasi tersebut murni sebagai bentuk dukungan terhadap peringatan HUT ke-26 Kota Bontang.
“Kami ingin menunjukkan semangat ASN yang aktif, kreatif, dan berkomitmen memperkuat citra pelayanan publik yang profesional serta berjiwa sosial,” pungkasnya. (*)




