Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Gubernur Sulbar Suhardi Duka Dorong Prinsip Keadilan Fiskal, Harap Ada Pertimbangan Terkait Penyeragaman Kebijakan TKD

Gubernur Sulbar Suhardi Duka Dorong Prinsip Keadilan Fiskal, Harap Ada Pertimbangan Terkait Penyeragaman Kebijakan TKD

INTUISI.ID, Mamuju – Gubernur Sulbar Suhardi Duka mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan arahan Menteri Keuangan RI terkait percepatan realisasi belanja pemerintah daerah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional. Rakor tersebut digelar secara virtual (Zoom Meeting) dari Ruang Oval Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Senin, 20 Oktober 2025.

Dalam rakor tersebut, Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri memberikan arahan kepada seluruh kepala daerah di Indonesia mengenai pentingnya mempercepat realisasi anggaran, terutama menjelang akhir tahun, agar dapat mendukung stabilitas pertumbuhan ekonomi nasional.

Gubernur Suhardi Duka mengungkapkan, berdasarkan paparan Menteri Keuangan, capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara nasional masih relatif rendah, yakni rata-rata baru mencapai 55 persen dan belum ada daerah yang mencapai 70 persen. Selain itu, isu yang menjadi perhatian nasional adalah masih adanya sejumlah pemerintah daerah yang menyimpan dana besar di rekening bank tanpa dibelanjakan secara optimal.

“Ada beberapa provinsi dan kabupaten yang uang kasnya besar, bahkan mencapai angka Rp3,7 triliun. Pemerintah pusat menilai hal itu tidak efektif karena dana tersebut seharusnya digunakan untuk pembangunan, bukan disimpan terlalu lama di perbankan,” ujar Suhardi Duka.

Ia menegaskan, kondisi tersebut berbeda dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang tergolong daerah dengan kemampuan fiskal terbatas dan tidak memiliki kebiasaan menahan dana di bank.

“Kalau kita di Pemprov Sulbar hampir tidak ada uang yang disimpan di bank, kecuali Kas Daerah (Kasda). Kasda kita saat ini kurang lebih Rp60 miliar, dan akan digunakan untuk pembayaran gaji dan TPP pegawai,” jelasnya.

Lebih lanjut, Suhardi Duka mengingatkan agar pemerintah daerah lain berhati-hati dalam mengelola dana publik, terutama yang masih menunda penyerapan anggaran. Ia menilai, penundaan belanja daerah dapat menghambat pembangunan dan berpotensi berdampak pada kebijakan fiskal pemerintah pusat, termasuk kemungkinan penarikan dana yang tidak terserap di akhir tahun anggaran.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Suhardi Duka juga menyinggung soal pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) yang dilakukan pemerintah pusat. Ia menyebut, kebijakan tersebut memberikan dampak signifikan terhadap fiskal daerah-daerah kecil seperti Sulawesi Barat.

“Dengan adanya pemotongan TKD, totalnya di Sulbar termasuk enam kabupaten dan provinsi kurang lebih mencapai hampir Rp1 triliun. Dampaknya, pertumbuhan ekonomi itu saya sudah ukur kita akan mengalami kontraksi pertumbuhan ekonomi kira-kira antara 0,5 persen sampai dengan 0,7 persen,” ungkap Suhardi Duka

“Jadi yang tadinya mungkin kita bisa tumbuh 5 persen, ya kita hanya mungkin bisa tumbuh 4,2 persen. Jadi kira kira itu,” tambahnya.

Lebih lanjut, Gubernur Sulbar juga menyinggung pertemuan 18 gubernur dengan Menteri Purbaya beberapa waktu lalu membahas terkait pemotongan dan TKD ini.

“Tentu sama nasib kita. Kami justru meminta agar terjadi perimbangan antara pemerintah pusat dan daerah. Saya tidak hadir karena undangannya baru saya terima pukul 4 sore, sementara acaranya dimulai jam 9 pagi keesokan harinya. Jadi bukan karena saya tidak mau hadir,” terang Suhardi Duka.

Ia menegaskan agar kebijakan fiskal nasional tidak diseragamkan mengingat kondisi keuangan tiap daerah berbeda-beda. “Kita sepakat supaya jangan menyeragamkan daerah, karena setiap provinsi punya karakteristik fiskal yang berbeda,” pungkasnya. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Komisi A Soroti Peluang Kerja Disabilitas di Badak LNG, Train F Disiapkan Aktif 2028

    Komisi A Soroti Peluang Kerja Disabilitas di Badak LNG, Train F Disiapkan Aktif 2028

    • 0Komentar

    INTUISI.id – Komisi A DPRD Kota Bontang melakukan kunjungan lapangan ke PT Badak LNG untuk membahas isu ketenagakerjaan dan pemutusan hubungan kerja (PHK), termasuk rencana penguatan operasional perusahaan ke depan. Anggota Komisi A DPRD Bontang, Saiful Rizal, menyoroti rencana pengaktifan kembali Train F serta peluang penerapan kebijakan keterlibatan pekerja disabilitas di lingkungan industri. Ia menyebut, […]

  • Rujab Resmi Ditempati, Gubernur Suhardi Duka Tegaskan Keterbukaan bagi Masyarakat

    Rujab Resmi Ditempati, Gubernur Suhardi Duka Tegaskan Keterbukaan bagi Masyarakat

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, resmi menempati Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur yang berada di kompleks perkantoran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar, Selasa, 18 November 2025. Kepindahan ini dilakukan setelah proses rehabilitasi bangunan selesai dan dinyatakan layak digunakan. Rujab tersebut pertama kali dibangun pada masa Gubernur Sulbar periode 2016–2026, Anwar Adnan Saleh. Setelah […]

  • Mengisi Akhir Pekan, Bahtiar Nostalgia di Sekolah Dasarnya

    Mengisi Akhir Pekan, Bahtiar Nostalgia di Sekolah Dasarnya

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Bone – Mengisi akhir pekannya di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat, Bahtiar Baharuddin, mengunjungi almamaternya, SD Inpres 6/75 Biru, Kecamatan Tenete Riattang, Bone, Sulawesi Selatan, Sabtu (16/11/2024). Kunjungan ini dilakukan Bahtiar bersama istrinya, Sofha Marwah, ke sekolah tempat ia menghabiskan masa kecilnya. Kedatangan mereka disambut antusias oleh ratusan murid, guru, […]

  • Wagub Sulbar Ajak Perawat Aktif Tangani Stunting dan Kemiskinan

    Wagub Sulbar Ajak Perawat Aktif Tangani Stunting dan Kemiskinan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S Mengga, mengajak perawat untuk terlibat aktif dalam berbagai isu krusial di daerah, mulai dari penanganan stunting hingga pengentasan kemiskinan yang menjadi salah satu fokus Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S Mengga. Hal ini ia sampaikan usai menghadiri pelantikan pengurus DPW Persatuan Perawat […]

  • Pimpin Apel Perdana 2026, dr. Nursyamsi Rahim Tekankan Peningkatan Kinerja dan Disiplin Jajaran Dinas Kesehatan P2KB Sulbar

    Pimpin Apel Perdana 2026, dr. Nursyamsi Rahim Tekankan Peningkatan Kinerja dan Disiplin Jajaran Dinas Kesehatan P2KB Sulbar

    • 0Komentar

    Intuisiid, Mamuju – Mengawali aktivitas kerja di tahun 2026, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, memimpin apel perdana yang diikuti seluruh jajaran Dinas Kesehatan P2KB Sulbar, Jumat (2/1/2026). Apel perdana ini menjadi momentum penguatan komitmen aparatur dalam meningkatkan kinerja dan disiplin kerja. Dalam arahannya, dr. Nursyamsi […]

  • Dinas PUPR Sulbar Gelar Rapat Kerja Evaluasi Kinerja Akhir Tahun

    Dinas PUPR Sulbar Gelar Rapat Kerja Evaluasi Kinerja Akhir Tahun

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat menggelar Rapat Kerja seluruh Bidang dan UPTD di lingkungan dinas pada Senin (8/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di Hotel Afla Mamuju ini dibuka oleh Sekretaris Dinas PUPR Sulbar, Muhammad Ridwan, sebagai bagian evaluasi kinerja akhir tahun anggaran 2025. Dalam sambutannya, Ridwan menekankan pentingnya […]

expand_less