Ikuti Kami

Beranda » BERITA » BPKPD Sulbar Kawal Pembahasan Ranperda untuk Perkuat Modal Bank Sulselbar

BPKPD Sulbar Kawal Pembahasan Ranperda untuk Perkuat Modal Bank Sulselbar

INTUISI.ID, Mamuju – Pemprov Sulbar melalui Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) ikut serta mengawal Panitia Kerja (Panja) DPRD Sulbar dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyertaan Modal Daerah pada PT. Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Bank Sulselbar).

Kegiatan ini berlangsung di Kantor Pusat PT. Bank Sulselbar, Makassar, pada Rabu, 1 Oktober 2025 pukul 14.00 Wita hingga selesai. Rapat kerja dan kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen Sulbar dalam mendukung penyertaan modal sebagai instrumen strategis penguatan permodalan bank daerah.

Hadir memimpin langsung rombongan DPRD Sulbar, Ketua DPRD Sulbar Amalia Fitri Aras, didampingi Wakil Ketua I, II dan III DPRD Sulbar yaitu St. Suraidah Suhardi, Munandar Wijaya dan Abdul Halim serta anggota Panja lainnya. Sementara dari pihak eksekutif, hadir mendampingi Panja DPRD yakni Kabid Anggaran dan Bina Kabupaten BPKPD Sulbar yang juga Plt. Kepala Biro Pemkesra Setda Sulbar, Murdanil, bersama Abdul Kuddus, Pejabat Fungsional AKPD Ahli Muda.

Panja DPRD Sulbar dalam pembahasannya menekankan pentingnya sinergi eksekutif dan legislatif agar Ranperda Penyertaan Modal ini tidak hanya sesuai dengan kerangka regulasi, tetapi juga memberi dampak nyata bagi penguatan ekonomi daerah. Penyertaan modal ini diproyeksikan akan memperkuat kinerja Bank Sulselbar sebagai mitra strategis dalam mendorong pembangunan Sulbar.

Secara terpisah, Kepala BPKPD Sulbar, Mohammad Ali Chandra, menegaskan bahwa penyertaan modal daerah bukan sekadar kewajiban regulatif, melainkan bagian dari strategi besar memperkuat ketahanan fiskal daerah melalui dukungan terhadap Bank Sulselbar.

“Penyertaan modal pada Bank Sulselbar adalah bentuk investasi jangka panjang yang memberi manfaat ganda. Pertama, memperkuat struktur permodalan bank sehingga mampu memperluas pembiayaan bagi pembangunan daerah. Kedua, menjadi sumber dividen yang berkontribusi langsung terhadap pendapatan asli daerah. Dengan demikian, manfaatnya dapat dirasakan kembali oleh masyarakat Sulbar,” tegas Ali Chandra.

Ia juga menegaskan, langkah ini juga mencerminkan implementasi visi-misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel, serta mewujudkan pelayanan dasar dan berkualitas.

Dengan pendampingan BPKPD Sulbar, proses pembahasan Ranperda ini diharapkan berjalan lebih komprehensif, terukur, dan sesuai dengan prinsip akuntabilitas fiskal. Pada akhirnya, Ranperda ini diharapkan dapat menjadi landasan kuat bagi peningkatan kemandirian fiskal Sulbar sekaligus mendukung akselerasi pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Komisi IV DPRD Sulbar Kunjungi Dinas Sosial Sulsel Terkait Pengelolaan KUBE

    Komisi IV DPRD Sulbar Kunjungi Dinas Sosial Sulsel Terkait Pengelolaan KUBE

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Makassar – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat melakukan kunjungan kerja untuk konsultasi mengenai pengelolaan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) yang diberikan kepada para pelaku usaha. Kunjungan ini dipimpin oleh Ketua Komisi IV, Dr. Marigun Rasyid, bersama Anggota Komisi IV, Arif Daeng Mattemmu, Senin 2 September 2024. Rombongan DPRD Sulbar diterima […]

  • Tekan Angka Putus Sekolah, Pemprov Sulbar Targetkan 350 Anak Kembali Belajar

    Tekan Angka Putus Sekolah, Pemprov Sulbar Targetkan 350 Anak Kembali Belajar

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menekan angka anak putus sekolah saat memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Provinsi Sulbar, Sabtu (2/5/2026). Usai upacara, Gubernur Suhardi Duka mengungkapkan bahwa tingginya angka putus sekolah di Sulbar masih menjadi persoalan serius. Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi berbagai faktor, mulai […]

  • 59 Peserta Bintara Brimob Sulbar Lulus ke Rikkes II, Kapolda: Ranking Murni Hasil Jerih Payah Tanpa Titipan

    59 Peserta Bintara Brimob Sulbar Lulus ke Rikkes II, Kapolda: Ranking Murni Hasil Jerih Payah Tanpa Titipan

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, didampingi Wakapolda dan Irwasda, memimpin sidang pengumuman peserta yang berhak mengikuti pemeriksaan kesehatan (Rikkes) tahap II penerimaan Bintara Brimob Polri Tahun Ajaran (T.A.) 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Marannu Mapolda, Kamis (11/12/25) dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Sulbar, Ketua Tim Seleksi, panitia, pengawas internal […]

  • Sinergi Internal DKP Sulbar Diperkuat Melalui Rapat Koordinasi Program TA 2026

    Sinergi Internal DKP Sulbar Diperkuat Melalui Rapat Koordinasi Program TA 2026

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Program dan Kegiatan Tahun Anggaran 2026, pada Senin, 26 Januari 2026. Rapat yang berlangsung mulai pukul 11.15 WITA hingga selesai ini dilaksanakan di Aula Kantor DKP Sulbar, dengan melibatkan seluruh pejabat administrator serta Kepala UPTD Balai Benih Ikan Pantai […]

  • Misi Besar Syamsul Samad: Angkat Olahraga Sulbar Setara Daerah Lain

    Misi Besar Syamsul Samad: Angkat Olahraga Sulbar Setara Daerah Lain

    • 0Komentar

    Mamuju, INTUISI.ID – Proses penjaringan calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Barat periode 2025–2029 resmi ditutup. Hasilnya, hanya satu nama yang secara resmi mendaftar, yakni Syamsul Samad, Ketua Komisi I DPRD Sulawesi Barat. Syamsul menyerahkan langsung berkas pencalonannya ke Sekretariat Tim Penjaringan pada Selasa (29/7/2025) siang. Ia tercatat sebagai satu-satunya kandidat yang […]

  • Kasus Miras Oplosan di Kalangan Pelajar, DPRD Minta Pengawasan Diperkuat

    Kasus Miras Oplosan di Kalangan Pelajar, DPRD Minta Pengawasan Diperkuat

    • 0Komentar

    INTUISI.id – Fenomena remaja yang terlibat konsumsi minuman keras oplosan di Kelurahan Tanjung Laut menjadi perhatian serius DPRD Kota Bontang. Pengawasan berbasis lingkungan dinilai menjadi kunci untuk mencegah kasus serupa terulang. Sorotan ini muncul setelah patroli gabungan pada Sabtu (2/5/2026) malam menemukan sejumlah remaja, yang sebagian masih berstatus pelajar, berkeliaran hingga larut malam sambil mengonsumsi […]

expand_less