Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Komisi IV DPRD Samarinda Desak Penambahan Anggaran Dinsos untuk Perkuat Program Perlindungan Sosial

Komisi IV DPRD Samarinda Desak Penambahan Anggaran Dinsos untuk Perkuat Program Perlindungan Sosial

INTUISI.ID, SAMARINDA – Minimnya alokasi dana bagi program-program sosial di Samarinda kembali menuai sorotan dari Komisi IV DPRD Kota Samarinda.

Ketua Komisi IV, Novan Syahronny Pasie, menilai keterbatasan anggaran Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsospemmas) menjadi hambatan serius dalam menangani permasalahan sosial yang semakin kompleks.

Novan menekankan, Dinsospemmas memegang peran penting dalam melindungi kelompok rentan seperti anak terlantar, lansia, pengemis, hingga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Namun, ia menilai banyak kebutuhan mendesak di lapangan yang tak terpenuhi karena keterbatasan dana.

“Kalau dukungan anggarannya minim, sulit mengharapkan pelayanan sosial yang maksimal. Persoalan sosial ini tidak bisa dianggap sepele apalagi ditangani setengah-setengah,” tegasnya.

Ia mencontohkan kurangnya rumah singgah dan fasilitas khusus bagi anak-anak terlantar maupun ODGJ. Selama ini, sebagian besar penanganan justru dibantu oleh organisasi kemasyarakatan dan komunitas sosial yang juga memiliki keterbatasan sumber daya.

“Ini seharusnya menjadi tanggung jawab penuh pemerintah. Tetapi jika Dinsos tidak dibekali anggaran yang cukup, wajar saja jika mereka kewalahan,” tambahnya.

Komisi IV pun mendorong Pemkot Samarinda untuk menambah anggaran Dinsospemmas pada APBD Perubahan (APBD-P) 2025. Menurut Novan, langkah ini penting agar program pemberdayaan dan perlindungan sosial dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

“Peningkatan anggaran ini adalah kebutuhan mendesak. Ini bukan sekadar program, tapi menyangkut keselamatan dan masa depan warga yang paling rentan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kebijakan anggaran ke depan harus lebih peka terhadap perkembangan dinamika sosial, terutama di tengah tantangan urbanisasi dan meningkatnya kesenjangan di kota besar seperti Samarinda.

“Kalau kita ingin Samarinda menjadi kota layak huni dan inklusif, maka urusan sosial harus diposisikan setara dengan pembangunan infrastruktur. Tanpa keseimbangan itu, pertumbuhan kota akan pincang,” tutupnya. (Him/Adv/DPRDSamarinda)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Tinjau Ulang Sarana dan Kebutuhan, DKP Sulbar Perkuat Rencana Pengelolaan Perikanan Tangkap

    Tinjau Ulang Sarana dan Kebutuhan, DKP Sulbar Perkuat Rencana Pengelolaan Perikanan Tangkap

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat memaparkan kondisi terkini sektor perikanan tangkap dalam sebuah rapat internal yang berlangsung pada Selasa, 27 Januari 2026. Pemaparan ini mencakup gambaran aset, sarana dan prasarana, hingga rencana pelaksanaan program dan kegiatan yang telah maupun akan dilaksanakan ke depan. Rapat tersebut menjadi […]

  • Dinsos P3A dan PMD Sulbar Perkuat Mekanisme Pengangkatan Anak Bersama Bidang Rehsos

    Dinsos P3A dan PMD Sulbar Perkuat Mekanisme Pengangkatan Anak Bersama Bidang Rehsos

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3A dan PMD) Provinsi Sulawesi Barat menggelar pembahasan internal terkait mekanisme pengangkatan anak bersama Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos), Selasa, 13 Januari 2026 Pembahasan ini dilakukan sebagai langkah penguatan tata kelola layanan pengangkatan anak agar seluruh proses berjalan […]

  • Peringati HUT, Kader Demokrat Zulfikar Suhardi Berbagi dan Mohon Doa untuk Kemajuan Bangsa

    Peringati HUT, Kader Demokrat Zulfikar Suhardi Berbagi dan Mohon Doa untuk Kemajuan Bangsa

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrat Ke-24, Anggota DPR RI, Partai Demokrat Muh. Zulfikar Suhardi menggelar kegiatan bakti sosial dengan berbagi kebahagiaan kepada anak-anak di salah satu panti asuhan di Mamuju, Sulawesi Barat. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sekaligus media untuk memohon doa restu masyarakat agar bangsa Indonesia segera […]

  • Pemprov Sulbar Sambut Tim BPK RI untuk Pemeriksaan Kinerja Ketahanan Pangan

    Pemprov Sulbar Sambut Tim BPK RI untuk Pemeriksaan Kinerja Ketahanan Pangan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Kepala Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, M. Natsir beserta jajaran Inspektorat menghadiri Entry Meeting Tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan Sulawesi Barat dalam rangka Pemeriksaan Kinerja Pendahuluan atas aspek Ketahanan Pangan di lingkup Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Barat. Hal ini, juga menjadi perhatian Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga dalam […]

  • Peringati Hari Ibu ke-97, Ketua TP PKK Sulbar Serahkan Bantuan ke Warga Binaan Lapas Perempuan

    Peringati Hari Ibu ke-97, Ketua TP PKK Sulbar Serahkan Bantuan ke Warga Binaan Lapas Perempuan

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Harsinah Suhardi, menyerahkan bantuan sosial sebanyak 50 paket kepada warga binaan di Lapas Perempuan Kelas III Mamuju, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Minggu, 21 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97 tingkat Provinsi Sulbar. Kunjungan bakti sosial tersebut dihadiri bersama organisasi-organisasi […]

  • Polda Sulbar Berhasil Tangkap 41 Preman dalam Operasi Premanisme

    Polda Sulbar Berhasil Tangkap 41 Preman dalam Operasi Premanisme

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat (Sulbar) dan jajarannya berhasil mengamankan 41 pelaku premanisme selama 14 hari pelaksanaan operasi Pekat, terhitung sejak 1 Mei hingga 14 Mei 2025. Operasi tersebut berhasil mengungkap 25 kasus, dengan mayoritas kasus berupa pengancaman, pemerasan, dan penganiayaan. Karo Ops Polda Sulbar, Kombes Pol Nyoman Artana, menjelaskan bahwa operasi […]

expand_less