Ikuti Kami

Beranda » BERITA » 3 Warga Sulbar Selamat dari Jerat Human Trafficking, Digagalkan Berangkat ke Timur Tengah

3 Warga Sulbar Selamat dari Jerat Human Trafficking, Digagalkan Berangkat ke Timur Tengah

INTUISI.ID, Majalengka – Upaya pencegahan terhadap Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) nonprosedural kembali dilakukan di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka. Tim Help Desk BP3MI Jawa Barat bersama Imigrasi Kelas I TPI Cirebon berhasil menggagalkan keberangkatan 29 CPMI nonprosedural yang akan terbang ke Singapura, sebelum melanjutkan penerbangan ke Oman, Qatar, Persatuan Emirat Arab (PEA), dan Arab Saudi, pada Sabtu, 5 Juli 2025.

Dari total CPMI tersebut, tiga di antaranya merupakan warga asal Provinsi Sulawesi Barat, yakni dua orang dari Kabupaten Polewali Mandar atas nama Cici Amelia dan Ria, serta satu orang dari Kabupaten Majene atas nama Hasrah.

Seluruh CPMI yang digagalkan keberangkatannya kemudian dibawa ke Kantor Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat di Kota Bandung untuk dilakukan pemeriksaan dan pembinaan lebih lanjut.

Menindaklanjuti temuan tersebut, pihak BP3MI Jawa Barat segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan menghubungi Badan Penghubung Provinsi Sulawesi Barat di Jakarta.

Menyikapi informasi ini, Kepala Badan Penghubung Sulbar, Hj. Gemilang Sukma Mutiara Maryani, atas arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, dan Wakil Gubernur Salim S Mengga (SDK-JSM), langsung menugaskan Kasubbid Hubungan Antar Lembaga, Zulkifli, untuk menjemput ketiga warga Sulbar tersebut di Bandung pada Selasa malam, 8 Juli 2025.

“Selanjutnya, pada Rabu pagi, 9 Juli 2025 pukul 05.10 WIB, ketiga CPMI didampingi dan difasilitasi oleh Badan Penghubung Sulbar untuk terbang dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta menuju Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar menggunakan penerbangan Citilink QG212,” kata Gemilang Sukma.

Setibanya di Makassar, Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sulbar langsung melakukan penjemputan dan selanjutnya mengantar ketiga warga tersebut hingga ke kampung halaman mereka di Polewali Mandar dan Majene, untuk diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing.

Menurut informasi dari BP3MI, ketiga CPMI ini diduga menjadi korban praktik human trafficking, setelah sebelumnya dijanjikan pekerjaan oleh calo atau sponsor ilegal yang tidak terdaftar dalam sistem resmi pemerintah. Sponsor tersebut bukan merupakan bagian dari Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang sah.

Pemerintah menegaskan, hingga saat ini masih berlaku moratorium pengiriman pekerja migran ke kawasan Timur Tengah, sehingga upaya-upaya perekrutan melalui jalur tidak resmi sangat rawan terjebak dalam praktik perdagangan manusia.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah tergiur dengan tawaran bekerja ke luar negeri dari pihak-pihak yang tidak memiliki legalitas. Masyarakat juga didorong untuk selalu berkonsultasi kepada instansi resmi sebelum memutuskan bekerja sebagai PMI,” pungkasnya. (Rls)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Malam Refleksi 1 Muharram, Gubernur SDK Ajak Syukuri Nikmat Umur dan Perbaiki Diri di Tahun Baru Islam

    Malam Refleksi 1 Muharram, Gubernur SDK Ajak Syukuri Nikmat Umur dan Perbaiki Diri di Tahun Baru Islam

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar dzikir dan doa bersama dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Kamis, 18 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri jajaran pemerintah daerah, serta tokoh agama. Momentum ini menjadi ajang refleksi dan muhasabah atas perjalanan kehidupan selama tahun 1447 Hijriah sekaligus […]

  • Pemda Kutai Timur Harus Ambil Langkah Nyata Naikkan Anggaran Pendidikan

    Pemda Kutai Timur Harus Ambil Langkah Nyata Naikkan Anggaran Pendidikan

    • 0Komentar

    KUTAI TIMUR, Intuisi.Id – Pemerintah daerah Kutai Timur, harus mengambil langkah nyata untuk meningkatkan alokasi anggaran pendidikan tahun depan. Naiknya anggaran pendidikan membesarkan harapan anak-anak Kutai Timur yang lebih baik di masa depan. Anggota DPRD Kutai Timur, Yulianus, mengusulkan hal tersebut karena menilai pendidikan adalah salah satu kunci dalam meraih kesejahteraan masyarakat. Ia menjelaskan, pendidikan […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Tommo Gerak Cepat Redam Sengketa Batas Tanah, Warga Sepakat Berdamai

    Bhabinkamtibmas Polsek Tommo Gerak Cepat Redam Sengketa Batas Tanah, Warga Sepakat Berdamai

    • 0Komentar

    Mamuju – Respons cepat kembali ditunjukkan Bhabinkamtibmas Polsek Tommo Polresta Mamuju dalam menyelesaikan persoalan warga. Setelah menerima informasi adanya sengketa batas tanah antara dua warga, Bhabinkamtibmas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan mediasi, Jumat (24/7/2026). Sengketa tersebut melibatkan dua pemilik lahan, yakni Kasim dan Salama, yang sempat berselisih terkait batas kepemilikan tanah. Melalui pendekatan persuasif dan […]

  • Retret Pemprov Sulbar: BI Dorong UMKM, Digitalisasi, dan Ekonomi Syariah untuk Sulbar Maju

    Retret Pemprov Sulbar: BI Dorong UMKM, Digitalisasi, dan Ekonomi Syariah untuk Sulbar Maju

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Eka Putra Budi Nugroho, menyampaikan pemaparan komprehensif terkait kondisi dan prospek perekonomian global, nasional, serta regional Sulbar dalam Retret Pemprov Sulbar, Sabtu, 19 Juli 2025. Dalam pemaparannya, Eka Putra Budi Nugroho menyoroti lima pokok utama: perkembangan ekonomi global dan nasional, kondisi ekonomi serta […]

  • Gubernur Sulbar Tekankan Pentingnya Perencanaan Matang untuk Pembangunan Daerah

    Gubernur Sulbar Tekankan Pentingnya Perencanaan Matang untuk Pembangunan Daerah

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 di Ballroom Andi Depu, Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Selasa, 29 April 2025. Musrenbang ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dan dihadiri para bupati dan […]

  • Bapperida Sulbar Dukung Percepatan dan Pembenahan Sistem Pengadaan Barang/Jasa Menjelang Tahun Anggaran 2026

    Bapperida Sulbar Dukung Percepatan dan Pembenahan Sistem Pengadaan Barang/Jasa Menjelang Tahun Anggaran 2026

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan percepatan serta pembenahan sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah yang akan diterapkan menjelang Tahun Anggaran 2026. Komitmen tersebut ditegaskan usai Bapperida Sulbar mengikuti kegiatan Sosialisasi Surat Edaran (SE) Gubernur Sulbar, Suhardi Duka Nomor 45 dan 47 Tahun […]

expand_less