INTUISI.ID, Pasangkayu – Dalam kampanye terbatas pasangan Suhardi Duka (SDK) dan Salim Mengga (JSM) di Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu, Ketua DPW Partai Gelora Sulawesi Barat, Hajrul Malik, menyampaikan orasi politik bertajuk “Tiga Ciri Pemimpin Pemikul Beban”.
Hajrul menekankan pentingnya memilih pemimpin yang mampu menghadapi tantangan dan membawa perubahan positif bagi Sulawesi Barat. Ia menguraikan tiga ciri utama yang harus dimiliki seorang pemimpin.
Sense of Crisis: Memahami dan Menangani Krisis dengan Bijak
Hajrul menjelaskan bahwa pemimpin harus memiliki kepekaan terhadap krisis, baik krisis global maupun nasional. Di tengah ketidakstabilan ekonomi global dan ancaman perubahan iklim, pemimpin yang peka akan mampu merespons dengan cepat dan tepat.
“Pemimpin dengan sense of crisis akan bertindak sigap dalam menghadapi ancaman, sehingga masyarakat merasa aman dan sejahtera,” ujar Hajrul.
Solidarity Maker: Menyatukan Berbagai Kalangan
Pemimpin yang ideal harus mampu membangun solidaritas di tengah masyarakat yang beragam. Hajrul menekankan pentingnya pemimpin yang menyatukan berbagai tokoh di Sulawesi Barat untuk bekerja bersama demi kepentingan masyarakat.
“SDK dan JSM memiliki visi untuk membangun Sulawesi Barat dengan semangat persatuan,” tegasnya.
Solutif: Fokus pada Solusi, Bukan Masalah
Pemimpin yang solutif tidak hanya membicarakan masalah, tetapi juga menawarkan solusi konkret. Hajrul mencontohkan komitmen SDK dan JSM untuk memajukan sektor pertanian, pendidikan, dan pemberdayaan desa melalui langkah-langkah nyata seperti penyediaan alat pertanian modern dan pemberian beasiswa.
“Kita butuh tindakan nyata seperti yang ditawarkan SDK dan JSM,” ujar Hajrul.
Hajrul menutup pidatonya dengan ajakan kepada masyarakat Pasangkayu untuk mendukung SDK dan JSM sebagai pemimpin yang mampu memikul beban dan membawa Sulawesi Barat menuju masa depan yang lebih sejahtera.
(*)




