INTUISI.ID, Mamuju – Calon Bupati Mamuju nomor urut 1, Sutinah Suhardi, menggelar kampanye terbatas di lingkungan Karanamu, Kelurahan Kasambang, Kecamatan Tapalang, Minggu (27/10/2024).
Kampanye ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Wakil Ketua DPRD Sulbar, Sitti Suraidah Suhardi, dan beberapa anggota DPRD Mamuju seperti Munawwir Arafat (Mumun), Mahyuddin, Indra Rukmana S, serta Firmadi Abd. Rahim. Kehadiran seluruh tokoh masyarakat Kelurahan Kasambang menambah semarak acara.
Dalam pidato politiknya, Sutinah menekankan berbagai pencapaian yang telah diraih selama masa kepemimpinannya, terutama dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) di bidang pendidikan serta peningkatan pelayanan kesehatan. Sutinah menyatakan bahwa perbaikan infrastruktur sekolah pasca-gempa bumi menjadi prioritas utama, terutama di wilayah yang terdampak parah.
“Bidang pendidikan, kita sudah maksimalkan, perbaikan infrastruktur sekolah setelah bencana gempa bumi. Selain itu, yang disampaikan Asrar tadi soal asrama mahasiswa di Makassar, alhamdulillah, sudah kita bangun 2 lantai dengan kapasitas 50 orang untuk anak-anak kita di sana,” ujar Sutinah dalam orasi politiknya, menggarisbawahi pentingnya mendukung generasi muda melalui fasilitas pendidikan yang memadai.
Selain pendidikan, Sutinah juga mengungkapkan upayanya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga Mamuju.
Ia menyebut bahwa pemerintah Mamuju telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 60 miliar setiap tahunnya untuk pembayaran BPJS Kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.
Hal ini, menurut Sutinah, merupakan komitmen nyata untuk memastikan bahwa warga tidak lagi harus membayar biaya kesehatan saat membutuhkan perawatan.
“Setiap tahun, pemerintah menggelontorkan pembayaran BPJS senilai 60 miliar untuk apa itu bapak ibu? Itu demi masyarakat Mamuju, biar kalau sakit tidak ada lagi wargaku yang membayar,” kata Sutinah, disambut tepuk tangan meriah dari para pendukung yang hadir.
Selain sektor pendidikan dan kesehatan, Sutinah juga menyoroti pencapaian di bidang perikanan, pertanian, dan pengembangan usaha kecil menengah (UMKM) sebagai bagian dari program pembangunan ekonomi.
Ia menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat sektor-sektor ini demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Meski demikian, Sutinah mengakui bahwa masih ada beberapa program yang belum sepenuhnya terealisasi selama masa kepemimpinannya yang hampir empat tahun.
Oleh karena itu, ia berjanji akan melanjutkan program-program yang sudah terbukti berhasil serta memperkenalkan inisiatif baru untuk kemajuan Mamuju.
“Kalau di kubu sebelah baru berjanji, kalau kami sudah membuktikan, tinggal kita melanjutkan yang baik dan membuat hal baru untuk program-program yang lainnya. Taki Mensetto (mari bersatu) untuk Tina-Yuki di tanggal 27 November mendatang,” ungkap Sutinah dengan penuh semangat.
Sutinah menutup kampanye dengan optimisme bahwa pasangan TINA-YUKI akan dapat memenuhi harapan masyarakat Mamuju dalam pemilu serentak yang akan datang.
“Dengan Tina-Yuki, insyaallah harapan masyarakat akan terpenuhi,” pungkasnya, mempertegas keyakinannya terhadap program-program yang diusung untuk periode mendatang.
(*)




