Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Sistem Informasi Layanan Dinilai Kurang, DPRD Minta Puskesmas Berbenah

Sistem Informasi Layanan Dinilai Kurang, DPRD Minta Puskesmas Berbenah

INTUISI.id – DPRD Kota Bontang menyoroti minimnya informasi terkait jam dan mekanisme pendaftaran di sejumlah puskesmas. Komisi A menilai persoalan utama bukan terletak pada pelayanan medis, melainkan pada penyampaian informasi yang belum maksimal kepada masyarakat.

Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto, mengatakan pihaknya menerima sejumlah aduan warga yang tidak dapat mengakses layanan karena datang di luar jam pendaftaran.

“Keluhan yang kami terima umumnya soal jam pendaftaran. Ada warga yang datang, tapi tidak bisa dilayani karena pendaftaran sudah ditutup,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Pria yang akrab disapa Herkes ini menjelaskan, berdasarkan hasil inspeksi mendadak (sidak), pelayanan di puskesmas sebenarnya berjalan baik. Namun, keterbatasan informasi membuat masyarakat belum memahami alur serta waktu layanan yang tersedia.

“Secara pelayanan tidak ada masalah berarti, tapi informasi yang belum tersampaikan dengan baik justru menimbulkan persepsi negatif,” jelasnya.

Menurutnya, transparansi informasi menjadi kunci agar masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan tanpa kendala administratif. DPRD juga membuka ruang bagi warga untuk menyampaikan keluhan sebagai bahan evaluasi.

“Kami siap menerima laporan dari masyarakat dan akan menindaklanjutinya dengan memanggil instansi terkait,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bontang, Bahtiar Mabe, menegaskan bahwa puskesmas tetap berkewajiban memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia menyebut sistem pendaftaran kini telah didukung secara daring untuk mempermudah akses.

“Pendaftaran sebenarnya sudah bisa dilakukan secara online, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan kuota layanan,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa fasilitas kesehatan tidak diperkenankan menolak pasien yang membutuhkan pelayanan medis.

“Pada prinsipnya, puskesmas harus tetap melayani masyarakat yang datang untuk berobat,” pungkasnya. (AJ)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Gubernur Suhardi Duka Gandeng UGM, Buka Peluang Beasiswa bagi Anak Sulbar

    Gubernur Suhardi Duka Gandeng UGM, Buka Peluang Beasiswa bagi Anak Sulbar

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulbar, Sabtu malam, 17 Januari 2025. MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, serta disaksikan jajaran Pemprov Sulbar dan […]

  • PASTI PADU: Langkah Konkret Sulbar Turunkan Stunting dan Kemiskinan, Dorong Kolaborasi Semua Pihak

    PASTI PADU: Langkah Konkret Sulbar Turunkan Stunting dan Kemiskinan, Dorong Kolaborasi Semua Pihak

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Polman – Kondisi stunting dan kemiskinan ekstrem di Sulawesi Barat kini menjadi perhatian serius. Data terbaru mencatat peningkatan prevalensi stunting dari 30,3% menjadi 35,4%, disertai angka kemiskinan ekstrem yang menembus 1,46%, di atas rata-rata nasional sebesar 0,83%. Menyikapi situasi tersebut, Pemprov Sulbar menggelar Workshop Implementasi Program PASTI PADU (Pencegahan dan Penanganan Stunting & Kemiskinan Ekstrem […]

  • Dorong Tata Kelola Air Tanah, ESDM Sulbar Inisiasi Tim SI JARI MANIS

    Dorong Tata Kelola Air Tanah, ESDM Sulbar Inisiasi Tim SI JARI MANIS

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Bidang Geologi dan Air Bawah Tanah Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus mendorong terwujudnya tata kelola pemanfaatan air tanah yang lebih baik. Melalui gagasan “Sinergi Jaringan Informasi Air Tanah, Maju, Andal, dan Berkesinambungan” atau SI JARI MANIS, kini telah memasuki tahapan pembentukan tim terpadu. Hal itu […]

  • Badan Penghubung Sulbar Gelar Rapat Penegakan Disiplin Pegawai, Perkuat Implementasi Panca Daya

    Badan Penghubung Sulbar Gelar Rapat Penegakan Disiplin Pegawai, Perkuat Implementasi Panca Daya

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Jakarta – Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat internal terkait penegakan disiplin pegawai pada Rabu, 4 Maret 2026, bertempat di Kantor Badan Penghubung Provinsi Sulawesi Barat, Jakarta. Rapat yang dihadiri oleh kasubbid dan kasubbag ini dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi dan penguatan komitmen terhadap kedisiplinan, integritas, serta tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Kegiatan […]

  • Yulianus Palangiran Tegaskan Pentingnya Transparansi untuk Kepercayaan Publik di Kutai Timur

    Yulianus Palangiran Tegaskan Pentingnya Transparansi untuk Kepercayaan Publik di Kutai Timur

    • 0Komentar

    Kutai Timur, Intuisi.id – Dalam rangka memperkuat birokrasi pemerintahan yang transparan dan akuntabel, Yulianus Palangiran, anggota DPRD Kutai Timur, menekankan pentingnya penerapan prinsip-prinsip tersebut di lingkungan pemerintahan daerah. Hal ini disampaikan Yulianus usai menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) di Ruang Hearing DPRD Kutai Timur. Rapat ini menjadi ajang bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, termasuk lambatnya […]

  • Sulbar Perkuat Penganekaragaman Pangan, Bentuk Tim Kerja SIGAP untuk Implementasi Perpres 81/2024

    Sulbar Perkuat Penganekaragaman Pangan, Bentuk Tim Kerja SIGAP untuk Implementasi Perpres 81/2024

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Barat menyelenggarakan rapat Tim Kerja Aksi Perubahan Sinergi Aksi Daerah untuk Penganekaragaman Pangan (SIGAP PANGAN) Tahun 2025. Kegiatan ini merupakan langkah strategis sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal. Rapat tersebut dibuka secara resmi oleh […]

expand_less