Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Sekda Sulbar Tegur Keras ASN: Disiplin Bukan Hanya Datang dan Pulang, Tapi Kinerja untuk Rakyat

Sekda Sulbar Tegur Keras ASN: Disiplin Bukan Hanya Datang dan Pulang, Tapi Kinerja untuk Rakyat

Intuisi.id, Mamuju – Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Barat Junda Maulana melontarkan teguran keras kepada jajaran aparatur sipil negara (ASN) dalam apel virtual lingkup Pemprov Sulbar, Senin (7/9/2026). Ia menyoroti kedisiplinan pegawai sekaligus meminta para pimpinan perangkat daerah memberi contoh kepada bawahannya.

Menurut Junda, kebiasaan pimpinan melakukan pengecekan kehadiran pegawai bukan semata karena pimpinan terlalu sibuk mengawasi bawahannya. Menurut dia, pengecekan dilakukan karena kedisiplinan di sejumlah perangkat daerah masih perlu diperbaiki.

“Jadi jangan dibalik, Bapak-Ibu. Saya dengar begitu, maksudnya kita selalu mengecek. Iya, memang seharusnya selalu mengecek. Karena kalau tidak dicek, teman-teman tidak melakukan seperti yang diaturkan,” kata Junda.

Ia meminta persoalan tersebut tidak dilihat sebagai bentuk ketidakpercayaan pimpinan kepada ASN. Sebaliknya, Junda meminta seluruh pejabat menunjukkan kesadaran dan tanggung jawab dalam menjalankan aturan kedinasan, seperti yang dipesankan Gubernur Sulbar bapak Suhardi Duka (SDK).

Junda menekankan, pimpinan memiliki posisi penting dalam membangun budaya disiplin. Mulai dari Sekda, kepala OPD, kepala bidang atau pejabat administrator, pejabat pengawas, hingga pejabat fungsional yang setara.

“Susah memang kita mendisiplinkan anggota kalau pimpinannya tidak memberikan contoh,” ujarnya.

Menurut Junda, kedisiplinan tidak akan tumbuh hanya dengan teguran. Kepatuhan terhadap aturan harus dibangun melalui keteladanan, aturan yang jelas, serta penerapan sanksi.

“Kedisiplinan itu adalah kepatuhan. Kepatuhan lahir karena ada contoh, ada aturan, ada sanksi,” katanya.

Junda juga mengaitkan persoalan disiplin dengan kebijakan Gubernur Suhardi Duka dalam meningkatkan kesejahteraan ASN. Ia mengatakan, dalam kondisi fiskal daerah yang masih menghadapi tekanan, Guberur Sulbar tetap berkomitmen memberikan tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) kepada ASN.

Bahkan, dalam APBD Perubahan, penganggaran TPP disebut ditingkatkan dari sebelumnya hanya tujuh bulan menjadi 12 bulan. Karena itu, Junda meminta kebijakan tersebut dibarengi dengan peningkatan kinerja ASN.

“Kalau kita hanya menuntut hak kita, tapi kewajiban kita tidak kita lakukan, sulit,” tegasnya.

Junda mengatakan, pemerintah daerah bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) berusaha meyakinkan gubernur bahwa pemberian TPP memiliki dampak terhadap peningkatan kinerja aparatur. “Kalau faktanya seperti ini, sulit bagi kami untuk bagaimana meyakinkan pimpinan,” ujarnya.

Ia mengingatkan, anggaran yang dikeluarkan pemerintah daerah untuk kesejahteraan ASN pada akhirnya harus memberikan umpan balik berupa peningkatan kinerja dan pencapaian target pembangunan.

“Tidak ada gunanya daerah mengeluarkan APBD kalau tidak ada feedback-nya, kalau kesejahteraan masyarakat juga masih lemah. Mungkin anggaran itu kita langsung berikan kepada masyarakat, itu mungkin lebih adil,” kata Junda.

Junda juga mengungkapkan masih menemukan sejumlah pejabat, mulai dari kepala OPD, kepala bidang hingga pejabat pengawas, tidak berada di kantor pada saat pengecekan.

“Kalau kepala perangkat daerah ini juga sadar dan kemudian mau disiplin dengan anak buahnya, saya kira tidak perlu terlalu turun ke lapangan. Itu kenyataan faktanya,” ujarnya.

Ia meminta kepala OPD bertanggung jawab terhadap kehadiran seluruh pegawai di lingkungan kerjanya dan melaporkan kondisi tersebut secara berjenjang.

Menurutnya, pimpinan tidak seharusnya menghabiskan banyak energi hanya untuk mengecek persoalan kehadiran. Pengawasan internal harus berjalan sehingga pimpinan dapat lebih fokus pada strategi pencapaian target pembangunan.

Junda kemudian mengingatkan bahwa disiplin ASN tidak berhenti pada persoalan datang dan pulang kantor. Menurut dia, kedisiplinan berkaitan langsung dengan kemampuan pemerintah daerah mencapai target pembangunan.

Ia menyebut Sulbar masih menghadapi berbagai pekerjaan rumah, mulai dari kemiskinan, indeks pembangunan manusia (IPM), pendidikan, kesehatan, stunting, hingga infrastruktur. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • RSUD Sulbar Laksanakan Kredensialing Perpanjangan Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan

    RSUD Sulbar Laksanakan Kredensialing Perpanjangan Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – RSUD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) kembali melaksanakan proses kredensialing dalam rangka perpanjangan kerja sama dengan BPJS Kesehatan, sebagai upaya memastikan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap memenuhi standar mutu, keselamatan pasien, serta kelayakan fasilitas. Kegiatan kredensialing ini diadakan di ruang pertemuan RSUD Sulbar, Rabu 19 November 2025, […]

  • Pj. Bahtiar Cek Harga Pasar dan Dorong Produksi Lokal untuk Atasi Inflasi

    Pj. Bahtiar Cek Harga Pasar dan Dorong Produksi Lokal untuk Atasi Inflasi

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Penjabat Gubernur Sulawesi Barat Bahtiar Baharuddin meninjau harga bahan pokok di pasar jelang natal dan tahun baru, Kamis 12 Desember 2024 Turut mendampingi Wakapolda Sulbar, Danlanal, Perwakilan Korem 142/Tatag, Kabinda, BI, Kadis Ketapang Sulbar, dan jajaran Pemprov Sulbar. Usai meninjau harga di pasar Pj Bahtiar juga mendatangi Gerakan Pangan Murah atau pasar […]

  • Safari Ramadan 1447 H, Gubernur Sulbar Ajak Umara, Ulama, dan Umat Bersatu Bangun Daerah

    Safari Ramadan 1447 H, Gubernur Sulbar Ajak Umara, Ulama, dan Umat Bersatu Bangun Daerah

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Pasangkayu – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Pasangkayu sebagai upaya mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, Minggu, 22 Februari 2026. Kegiatan Safari Ramadan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, bersama staf ahli gubernur, para […]

  • Makkuliwa Sandeq Silumba 2025: Doa-doa Mengudara dari Atas Perahu di Pantai Bahari Polewali Mandar

    Makkuliwa Sandeq Silumba 2025: Doa-doa Mengudara dari Atas Perahu di Pantai Bahari Polewali Mandar

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Polman – Malam penuh makna dan spiritualitas menyelimuti Pantai Bahari, Polewali Mandar, saat Sandeq Silumba 2025 resmi dibuka oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), Rabu malam, 20 Agustus 2025. Di bawah langit yang perlahan gelap, angin pantai bertiup pelan. Langit membentuk formasi awan tak biasa. Di antara gemerlap lampu panggung dan suara debur ombak, […]

  • Dinas ESDM Sulbar Perkuat Pemahaman Keselamatan Ketenagalistrikan melalui Rapat Virtual dengan PT Bank Sulselbar

    Dinas ESDM Sulbar Perkuat Pemahaman Keselamatan Ketenagalistrikan melalui Rapat Virtual dengan PT Bank Sulselbar

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat pemahaman dan kepatuhan terhadap aspek keselamatan ketenagalistrikan. Hal ini diwujudkan melalui rapat koordinasi secara virtual antara Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM Sulbar, Qamaruddin Kamil, dengan PT Bank Sulselbar Cabang Mamuju, Selasa (3/2/2026). Dalam rapat tersebut, Qamaruddin Kamil menegaskan bahwa seluruh […]

  • Hasil Pengawasan Pilkada Serentak Tahun 2024 oleh Bawaslu Mamuju

    Hasil Pengawasan Pilkada Serentak Tahun 2024 oleh Bawaslu Mamuju

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Bawaslu Kabupaten Mamuju telah melaksanakan proses pengawasan pelaksanaan Pilkada serentak 2024. Adapun, hasil pengawasan tahapan Pilkada serentak 2024 diantaranya: A. Surat Imbauan Pencegahan Surat imbauan pencegahan dalam pengawasan Pemilihan adalah sebuah surat yang dikeluarkan oleh lembaga atau otoritas yang berwenang untuk memberikan himbauan atau peringatan kepada masyarakat tentang pentingnya pencegahan dalam pengawasan Pemilihan. […]

expand_less