PKT BERSERI Dorong Potensi Pertanian dan Agrowisata Bulutana
- Ekonomi
- calendar_month 22 menit yang lalu

INTUISI.ID – Pengembangan sektor pertanian tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Hal itu yang didorong PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) melalui program PKT BERSERI di Kelurahan Bulutana, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Program PKT BERSERI atau Pertanian Bulutana Berkelanjutan, Sejahtera dan Mandiri mengintegrasikan pendampingan pertanian, pengelolaan kompos, pelestarian lingkungan, dan pengembangan agrowisata Kampung Sawah Abadi (KSA).
Program yang berjalan sejak 2023 tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan potensi lokal sekaligus memperkuat kemampuan masyarakat dalam mengelola sektor pertanian secara mandiri dan berkelanjutan.
Direktur Utama PKT, Rafli Yandra, mengatakan program ini dirancang untuk membangun kemandirian masyarakat melalui penguatan pengetahuan, kelembagaan, dan kemampuan petani dalam mengembangkan potensi wilayahnya.
“PKT BERSERI bukan sekadar program community development (Comdev), tetapi upaya membangun kemandirian masyarakat secara terstruktur. Kami ingin petani memiliki pengetahuan, kelembagaan, serta kemampuan untuk mengembangkan potensi yang dimiliki secara berkelanjutan,” ujar Rafli Yandra, Senin (26/10/2026).
Saat ini, PKT BERSERI melibatkan enam kelompok tani dengan total 132 anggota. Pendampingan mencakup lahan seluas 82,50 hektare, dengan kegiatan mulai dari penerapan budi daya, pemupukan berimbang, pengolahan kompos, hingga penguatan kelembagaan petani.
Menurut Rafli, integrasi pertanian dengan edukasi lingkungan dan wisata membuka peluang bagi lahan persawahan untuk memiliki nilai tambah, selain sebagai tempat produksi pangan.
“Dengan mengintegrasikan aktivitas pertanian, edukasi lingkungan, dan pengalaman wisata, sawah tidak hanya menjadi sumber produksi pangan, tetapi juga memiliki potensi ekonomi tambahan bagi masyarakat,” tuturnya.
Ia menambahkan, keberlanjutan program pemberdayaan bergantung pada keterlibatan masyarakat dalam meneruskan hasil pendampingan. Kelompok tani dan warga diharapkan menjadi penggerak utama agar program dapat terus berkembang.
“Masyarakat Bulutana adalah aktor utama yang akan menentukan masa depan program ini. Melalui pendampingan yang dilakukan, kami ingin PKT BERSERI terus hidup dan berkembang agar dapat memberikan manfaat yang semakin nyata di masa mendatang,” tegas Rafli.
Libatkan 100 Relawan Pupuk Indonesia Grup
Pengembangan potensi Bulutana juga mendapat dukungan melalui Ajang Kolaborasi Seluruh Insan (AKSI) Pupuk Indonesia yang berlangsung pada 12–16 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut melibatkan 100 relawan dari berbagai anak perusahaan Pupuk Indonesia Grup. Pelaksanaannya mencakup empat pilar, yakni Aksi Pertanian, Aksi Lingkungan, Aksi Pendidikan, dan Aksi Sosial.
Pada pilar pertanian, terdapat dua inisiatif yang berkaitan langsung dengan PKT BERSERI, yaitu BERTANI MENTARI (Bersama Petani Menjaga Ketahanan Pangan Negeri) dan BULIR TANI (Bulutana Rehabilitasi Irigasi Tani).
Kegiatan yang dilakukan meliputi pembersihan dan perbaikan saluran irigasi persawahan, penanaman padi, pemanfaatan lahan tidur untuk tanaman hortikultura, serta edukasi pengolahan kompos dan pengenalan teknologi pertanian modern.
Camat Tinggimoncong, Hikmatullah, menilai program tersebut membuka peluang bagi Bulutana untuk berkembang sebagai kawasan pertanian yang memiliki daya tarik wisata berbasis edukasi.
Ia menyebut Kampung Sawah Abadi menjadi salah satu destinasi yang diminati masyarakat dan turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian di sekitar Bulutana.
“Kami berharap program ini dapat terus memberikan manfaat, terutama dalam mendorong potensi lokal agar semakin berkembang dan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” harap Hikmatullah.
Sementara itu, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bulutana, Syarifuddin, menilai pendampingan PKT membantu mendorong pengembangan potensi pertanian di wilayahnya.
Menurutnya, keberadaan Kampung Sawah Abadi memberikan peluang bagi persawahan di Bulutana untuk dikembangkan sebagai kawasan edukasi sekaligus agrowisata.
“Kami sangat bersyukur dengan adanya PKT BERSERI. Kami melihat peluang sawah di Bulutana bisa memiliki nilai tambah melalui pengembangan KSA sebagai kawasan edukasi dan agrowisata, sehingga masyarakat Bulutana bisa merasakan manfaat secara luas,” tutur Syarifuddin.(*)
- person

