Pinjaman Tanpa Bunga hingga Rp50 Juta, Pemkot Bontang Dorong UMKM Naik Kelas
- BERITA PARIWARA Pemerintahan Pemkot Bontang
- calendar_month Senin, 30 Mar 2026

Intuisi.id – Pemerintah Kota Bontang terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) naik kelas melalui program bantuan modal usaha tanpa bunga yang bekerja sama dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD).
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyebutkan program tersebut menunjukkan progres positif dan mendapat respons baik dari pelaku usaha, selama dijalankan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
“Progresnya bagus sepanjang sesuai dengan mekanisme dan aturan. Yang penting pelaku usaha punya NIB dan tidak punya masalah kredit,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
Melalui program ini, pelaku UMKM berkesempatan memperoleh pinjaman hingga Rp50 juta tanpa agunan, dengan syarat memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) serta lolos proses BI checking.
Kemudahan akses permodalan ini diharapkan mampu mendorong pelaku usaha mengembangkan bisnisnya, meningkatkan kapasitas produksi, hingga memperluas pasar.
Namun demikian, Neni mengakui masih ada pelaku UMKM yang belum memanfaatkan peluang tersebut. Salah satu kendala utama adalah kekhawatiran terkait riwayat kredit dalam proses BI checking yang menjadi pertimbangan pihak perbankan.
“Bank juga harus berhati-hati karena tidak ingin mengalami kerugian. Tapi kalau BI checking-nya lancar, tentu ini peluang besar untuk mengembangkan usaha,” jelasnya.
Berdasarkan data sementara, sekitar 200 kelompok UMKM telah memanfaatkan program ini.
Ke depan, Pemerintah Kota Bontang menargetkan sebanyak 500 pelaku UMKM dapat mengakses bantuan modal setiap tahunnya guna memperkuat perekonomian daerah.
Neni juga mengingatkan pentingnya tanggung jawab penerima bantuan agar dana yang diperoleh benar-benar digunakan untuk kebutuhan usaha, bukan untuk konsumsi pribadi.
“Yang penting bayar lancar, jangan macet. Jangan dipakai untuk hal lain seperti kebutuhan pribadi yang tidak produktif,” tegasnya. (*)
- person

Saat ini belum ada komentar