Parkir Semrawut depan Warung Kopi, Warga Tanjung Laut Minta Penertiban
- BERITA
- calendar_month Selasa, 14 Apr 2026

Intuisi.id – Warga di kawasan Tanjung Laut mengeluhkan aktivitas parkir di salah satu warung kopi yang dinilai semakin mengganggu akses jalan.
Keluhan datang dari masyarakat sekitar, terutama yang tinggal di gang dan ruas jalan utama yang kerap dipadati kendaraan pengunjung.
Salah satu warga, Supri, mengatakan kondisi tersebut sudah cukup meresahkan. Kendaraan roda dua milik pengunjung kerap memakan badan jalan, bahkan sampai masuk ke area gang permukiman.
“Sudah sangat mengganggu. Akses jalan jadi sempit, warga yang mau keluar masuk rumah juga kesulitan,” ujarnya.
Menurut Supri, persoalan ini tidak hanya dirasakan oleh segelintir orang, tetapi hampir seluruh warga di sekitar lokasi. Aktivitas sehari-hari pun ikut terdampak karena sulitnya melintas di jalan yang dipenuhi kendaraan.
Ia menilai, pengelolaan parkir oleh pihak warung kopi belum maksimal. Padahal, warga mengaku sudah beberapa kali menyampaikan keluhan tersebut.
“Kami sudah mulai merasakan dampaknya, tapi sampai sekarang belum ada solusi,” katanya.
Kondisi ini juga berimbas pada pengguna jalan lain yang melintas. Tak sedikit pengendara harus memperlambat laju kendaraan, bahkan bergantian melintas karena jalan menyempit akibat parkir liar.
Supri berharap ada komunikasi terbuka antara warga, pengelola usaha, dan pihak terkait untuk mencari jalan keluar bersama.
“Kami ingin duduk bersama, cari solusi. Ini bukan soal melarang usaha, tapi bagaimana supaya tetap tertib tanpa merugikan warga,” jelasnya.
Ia juga menyinggung potensi pelanggaran aturan parkir yang seharusnya menjadi perhatian Dinas Perhubungan.
Menurutnya, pemerintah setempat, khususnya pihak kelurahan dan Dishub Bontang, perlu turun tangan agar ada penataan yang jelas.
“Kami berharap ini jadi perhatian pemerintah, supaya ada solusi yang adil untuk semua,” tutupnya. (*)
- person

Saat ini belum ada komentar