Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Musrenbang Hingga Kerja Sama dengan Tsinghua University China, Pemprov Sulbar Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2027

Musrenbang Hingga Kerja Sama dengan Tsinghua University China, Pemprov Sulbar Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2027

Intuisi,id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang mencapai puncaknya pada Jumat, 10 April 2026. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda) Sulbar, Amujib, dalam sambutannya menyampaikan bahwa seluruh rangkaian Musrenbang RKPD 2027 telah berjalan dengan baik hingga memasuki tahap akhir.

“Pada hari ini kita telah sampai pada acara puncak Musrenbang RKPD Tahun 2027 Provinsi Sulawesi Barat,” kata Amujib.

Amujib menjelaskan, pelaksanaan Musrenbang RKPD 2027 mengacu pada sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017.

Musrenbang ini bertujuan untuk menyepakati berbagai aspek strategis pembangunan daerah, mulai dari permasalahan, prioritas, arah kebijakan, hingga program kegiatan beserta indikator kinerja dan target tahun 2027. Selain itu, forum ini juga menjadi wadah penyelarasan program pembangunan daerah dengan prioritas nasional.

“Tujuan akhirnya adalah menyempurnakan rancangan RKPD menjadi rancangan akhir yang selanjutnya difasilitasi oleh Menteri Dalam Negeri sebelum ditetapkan melalui Peraturan Gubernur,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, hadir sejumlah narasumber dari pemerintah pusat, di antaranya Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Restuardy Daud, serta Deputi Bidang Pengendalian, Evaluasi, dan Manajemen Risiko Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas, Erwin Dimas.

Peserta Musrenbang terdiri dari berbagai unsur, baik yang hadir secara luring maupun daring, termasuk anggota DPR RI dan DPD RI dari daerah pemilihan Sulbar, Forkopimda, pemerintah daerah kabupaten, DPRD, instansi vertikal, akademisi, organisasi masyarakat, hingga tokoh agama dan media.

Sebelumnya, sejumlah tahapan telah dilaksanakan dalam rangkaian Musrenbang ini. Pada 6 April 2026, digelar desk urusan yang membahas dukungan daerah terhadap 110 indikator outcome prioritas nasional pada 33 bidang urusan pemerintahan.

Selanjutnya, pada 7 April 2026 dilaksanakan desk usulan yang membahas 60 usulan dari enam kabupaten, masing-masing mengajukan 10 program kegiatan yang akan dibiayai melalui APBD 2027.

Pada 8 April 2026, forum indikator makro menyepakati target tujuh indikator pembangunan daerah, yaitu pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan, indeks gini, tingkat pengangguran terbuka, indeks pembangunan manusia, penurunan emisi gas rumah kaca, dan indeks kualitas lingkungan hidup.

Kemudian, pada 9 April 2026 digelar Forum Bupati Sulbar untuk membahas usulan kabupaten serta isu-isu strategis yang berdampak terhadap pembangunan daerah.

Dari seluruh rangkaian tersebut, disepakati tema pembangunan Sulawesi Barat tahun 2027, yakni “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif melalui Peningkatan Infrastruktur, Investasi, SDM, dan Pengelolaan Sumber Daya Alam yang Terintegrasi Antar Pusat dan Daerah.”

Untuk mendukung tema tersebut, ditetapkan dua tujuan utama pembangunan daerah. Pertama, mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dengan target laju pertumbuhan sebesar 6,20 persen pada tahun 2027.

Sasaran yang ingin dicapai meliputi peningkatan produktivitas sektor pertanian, peningkatan investasi daerah, tata kelola pemerintahan digital yang akuntabel, serta penguatan ketahanan terhadap risiko bencana. Tujuan kedua adalah menurunkan kemiskinan dan ketimpangan secara inklusif, dengan target tingkat kemiskinan berada di kisaran 8,82 persen hingga 8,13 persen.

Adapun sasaran pendukungnya mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, perluasan lapangan kerja, penguatan kemandirian desa, serta peningkatan kualitas kehidupan demokratis masyarakat.

Pada momentum tersebut, juga dirangkaikan dengan peluncuran program “Menyapa Posyandu” yang digagas Ketua Tim Penggerak PKK Sulbar, pemberian penghargaan kepada pemerintah kabupaten atas capaian kinerja pembangunan tahun 2025, serta penyerahan simbolis kerja sama dengan Tsinghua University China kepada alumni pelatihan Digital Leadership Academy 2025.

Musrenbang RKPD 2027 ini diharapkan menjadi landasan kuat dalam mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat secara berkelanjutan. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • KPK Ajak Perempuan Sulbar Berperan Aktif dalam Pemberantasan Korupsi

    KPK Ajak Perempuan Sulbar Berperan Aktif dalam Pemberantasan Korupsi

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaksanakan bimtek dalam rangka meningkatkan peran serta masyarakat pada upaya pemberantasan tindak pidana korupsi di Provinsi Sulawesi Barat, Selasa 8 Oktober 2024. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Peran Perempuan dalam Membangun nilai-nilai integritas melawan korupsi”. Turut, hadir seluruh perwakilan forkopimda Sulbar, Dharma Wanita, PKK, Fatayat NU, Yayasan Karampuang, dan […]

  • Kapolresta Mamuju Tunjukkan Polri Humanis, Bagikan Konsumsi ke Massa Aksi Mahasiswa dan PPPK Paruh Waktu

    Kapolresta Mamuju Tunjukkan Polri Humanis, Bagikan Konsumsi ke Massa Aksi Mahasiswa dan PPPK Paruh Waktu

    • 0Komentar

    MAMUJU — Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Mahasiswa dan Tenaga Kontrak PPPK Paruh Waktu di depan Kantor Bupati Mamuju, Minggu (4/1/2026), berlangsung tertib dan kondusif. Di tengah jalannya aksi, Kapolresta Mamuju Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi menunjukkan pendekatan humanis dengan turun langsung membagikan air mineral dan makanan kepada para peserta demo. Didampingi para Pejabat […]

  • Sulbar Perkuat Sistem Kesehatan 2026 Lewat Pendampingan Kemenkes

    Sulbar Perkuat Sistem Kesehatan 2026 Lewat Pendampingan Kemenkes

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memperkuat tata kelola pembangunan kesehatan melalui partisipasi dalam kegiatan Penjajakan dan Focus Group Discussion (FGD) Pendampingan Tata Kelola Program Kesehatan Tahun 2026 yang digelar Kementerian Kesehatan RI di Hotel Mercure Serpong Alam Sutera, Tangerang, pada 3–7 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat perencanaan, penganggaran, pengelolaan data, dan kinerja […]

  • Komitmen SDK-JSM Percepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Sulbar Dapat Jatah Inpres Jalan Daerah dari Pusat

    Komitmen SDK-JSM Percepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Sulbar Dapat Jatah Inpres Jalan Daerah dari Pusat

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju  – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemprov Sulbar melakukan rapat bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dan dinas PU kabupaten se Sulbar, di Kantor Dinas PUPR Sulbar, Senin 23 Juni 2025. Rapat yang difasilitasi Dinas PUPR Sulbar ini membahas tindak-lanjut Inpres jalan daerah (IJD). Ini merupakan salah satu wujud visi pembangunan […]

  • Status Kelembagaan Tertahan, Pengembangan Autis Center Bontang Terhambat

    Status Kelembagaan Tertahan, Pengembangan Autis Center Bontang Terhambat

    • 0Komentar

    INTUISI.id – Pengembangan layanan di Autis Center Kota Bontang masih terhambat akibat belum tuntasnya status kelembagaan. Kondisi ini berdampak langsung pada terbatasnya penambahan tenaga terapis di tengah meningkatnya kebutuhan layanan anak berkebutuhan khusus. Ketua Komisi A DPRD Kota Bontang, Heri Keswanto, menyebut hambatan utama berada pada proses administrasi kelembagaan yang masih berjalan di pemerintah daerah. […]

  • Bendungan Budong-budong Diharapkan Jadi Solusi Banjir dan Krisis Air di Mamuju Tengah

    Bendungan Budong-budong Diharapkan Jadi Solusi Banjir dan Krisis Air di Mamuju Tengah

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mateng – Proyek strategis nasional pembangunan Bendungan Budong-budong di Mamuju Tengah diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi masalah banjir, kekeringan, dan ketersediaan air di Sulawesi Barat. Hal itu disampaikan Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) saat meninjau progres pembangunan bendungan di Desa Salule’bo, Kecamatan Topoyo, Sabtu (11/10/2025). Dalam kunjungan tersebut, SDK didampingi Kapolda Sulbar Irjen Pol […]

expand_less