Ikuti Kami

Beranda » BERITA » KominfoSS Sulbar: Perkuat Integrasi Data Sektoral dan Jadikan Data Statistik BPS Sebagai Pijakan Program

KominfoSS Sulbar: Perkuat Integrasi Data Sektoral dan Jadikan Data Statistik BPS Sebagai Pijakan Program

Intuisi.id, Mamuju – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfoss) Sulawesi Barat bergerak cepat mengawal visi besar Gubernur Suhardi Duka (SDK) dalam meeningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Untuk itu, Kepala Diskominfoss Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar menyatakan, sebagai leading sector data daerah, Diskominfoss Sulbar mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Sulbar untuk terus meningkatkan kualitas data sektoral serta menjadikan data statistik resmi yang dihasilkan BPS sebagai rujukan dalam penyusunan indikator pembangunan daerah, yang kemudian dipadukan dengan data sektoral OPD sesuai kebutuhan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program.

Lebih lanjut Ridwan menjelaskan, BPS memiliki mandat sebagai pembina data statistik nasional yang menggunakan standar, metodologi, metadata, dan mekanisme pengumpulan data yang terukur sehingga hasilnya dapat digunakan sebagai rujukan dalam perencanaan pembangunan. Dalam kerangka Kebijakan Satu Data Indonesia, BPS juga berperan sebagai pembina data statistik untuk memastikan kualitas dan keterpaduan data yang digunakan pemerintah.

“Perlu dipahami bahwa setiap instansi memiliki kebutuhan dan tujuan pengumpulan data yang berbeda. Karena itu, tidak jarang ditemukan perbedaan angka antara data yang dimiliki OPD dengan data yang dirilis BPS. Perbedaan tersebut umumnya dipengaruhi oleh metodologi, cakupan wilayah, periode pengumpulan, maupun definisi indikator yang digunakan,” ujar Ridwan.

Secara teknis, perbedaan ini bersumber dari karakteristik jenis data itu sendiri, data BPS umumnya bersifat data statistik dasar yang mengukur indikator makro (seperti angka kemiskinan atau pengangguran) menggunakan metode sampel (sampling).
BPS mengumpulkan data melalui Sensus (penyelidikan menyeluruh seperti Sensus Penduduk, Sensus Pertanian) dan Survei Sampel (seperti Sakernas untuk data pengangguran, atau Susenas untuk data kemiskinan dan sosial ekonomi).

Sementara itu, Pemda mengelola data statistik sektoral yang bersifat mikroskopis dan berbasis nama serta alamat (by name by address) hasil dari pelayanan atau administrasi instansi sehari-hari, misalnya data penerima bantuan sosial di Dinas Sosial. Oleh karena itu, wajar jika terjadi perbedaan angka karena BPS memotret potret makro daerah, sedangkan OPD memegang data teknis operasional.

Meskipun berbeda fungsi, Ridwan menegaskan data milik OPD tidak boleh dikesampingkan. Data tersebut tetap menjadi instrumen penting sebagai data internal untuk mendukung pelaksanaan tugas, pelayanan, dan evaluasi program pada sektor masing-masing. Hanya saja, data sektoral tersebut kini harus melewati proses harmonisasi dan validasi agar dapat terintegrasi dengan baik.

Ia menjelaskan, data yang dimiliki masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tetap memiliki fungsi penting sebagai data internal untuk mendukung pelaksanaan tugas, pelayanan, dan evaluasi program pada sektor masing-masing. Namun demikian, data tersebut menjadi dasar untuk melakukan harmonisasi dan validasi agar dapat menjadi bagian dari data pembangunan daerah yang terintegrasi.

“Saat ini Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong integrasi data antarsektor melalui penguatan statistik sektoral dan implementasi Satu Data Indonesia. Tujuannya agar seluruh data yang digunakan dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan memiliki standar yang sama, akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Ridwan juga menyampaikan, Kominfo Sulbar selaku walidata daerah terus berkoordinasi dengan BPS, Bappeda, serta seluruh OPD untuk memperkuat tata kelola data sektoral. Upaya tersebut mencakup penyusunan metadata, standarisasi indikator, peningkatan interoperabilitas data, serta sinkronisasi berbagai basis data yang selama ini dikelola oleh masing-masing instansi.

“Kami mengajak semua pihak untuk melihat perbedaan data secara proporsional. Yang terpenting adalah memastikan sumber data, metodologi, dan tujuan penggunaannya jelas. Pemprov Sulbar berkomitmen membangun ekosistem data yang semakin terintegrasi sehingga menghasilkan data sektoral yang berkualitas sebagai dasar pengambilan kebijakan yang tepat bagi masyarakat,” tutupnya. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Polresta Mamuju Apel Kesiapan Pengamanan Unras di Kantor DPRD Sulbar

    Polresta Mamuju Apel Kesiapan Pengamanan Unras di Kantor DPRD Sulbar

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Polresta Mamuju menggelar apel kesiapan dalam rangka pengawalan dan pengamanan aksi unjuk rasa yang akan dilakukan oleh Gerakan Rakyat Sulbar Menggugat Negara di Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Barat. Aksi ini terkait dengan pengawalan putusan MK dan penolakan revisi Rancangan Undang-Undang (RUU) Pilkada. Dalam apel ini, Polresta Mamuju menurunkan kekuatan sebanyak 156 personel, yang […]

  • Wagub Sulbar Targetkan Seribu UMKM, Diskusi Bisnis Libatkan Perbankan

    Wagub Sulbar Targetkan Seribu UMKM, Diskusi Bisnis Libatkan Perbankan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Polman – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus menunjukkan keseriusannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sebagai bagian dari program penciptaan seribu UMKM baru yang ditargetkan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur, Salim S Mengga, Tim Ahli Gubernur Sulbar menggelar diskusi bisnis bertema “Peran Perbankan dalam Penciptaan Seribu […]

  • Wagub Sulbar Hadiri Peringatan Maulid di Boyang Kayyang Kandeapi, Gaungkan Semangat Ilmu dan Akhlak

    Wagub Sulbar Hadiri Peringatan Maulid di Boyang Kayyang Kandeapi, Gaungkan Semangat Ilmu dan Akhlak

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Polman – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H / 2025 M yang digelar Majelis Ilmu Miftahul Jannah, di Boyang Kayyang Kandeapi kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu (27/09/2025). Acara yang mengangkat tema “Membangun Peradaban Cinta, Melalui Ilmu dan Akhlak” dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Mayjen TNI (Purn) […]

  • Dinkes Sulbar Gelar Pelatihan Kontrasepsi, Tingkatkan Kapasitas Tenaga Kesehatan

    Dinkes Sulbar Gelar Pelatihan Kontrasepsi, Tingkatkan Kapasitas Tenaga Kesehatan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Dalam rangka meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan di lini pelayanan dasar, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Pelatihan Kontrasepsi bagi Bidan dan Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang dilaksanakan secara blended learning mulai tanggal 24 Juli hingga 8 Agustus 2025. Pelaksanaan pelatihan ini juga merupakan bagian dari komitmen Pemprov Sulbar, sesuai arahan […]

  • Plt. Kepala Bapperida Tegaskan Komitmen Percepatan Penurunan Kemiskinan dan Stunting

    Plt. Kepala Bapperida Tegaskan Komitmen Percepatan Penurunan Kemiskinan dan Stunting

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat, Darwis Damir, menegaskan kembali komitmennya dalam penurunan angka kemiskinan dan percepatan penurunan stunting. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengentasan Kemiskinan dan Percepatan Penurunan Stunting yang digelar di ruang kerja Tim PASTIPADU, Senin (8/12/2025). Rakor ini bertujuan memperkuat […]

  • Pemprov Sulbar dan DPR RI Perkuat Sinergi Program Pusat untuk Ketahanan Pangan

    Pemprov Sulbar dan DPR RI Perkuat Sinergi Program Pusat untuk Ketahanan Pangan

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) terus memperkuat sinergi dengan DPR RI dalam pelaksanaan berbagai program strategis dari pemerintah pusat yang akan direalisasikan di wilayah Sulbar. Kolaborasi ini dijalin melalui Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sulbar, Muhammad Zulfikar Suhardi. Pertemuan berlangsung pada Kamis, 26 Maret 2026 di Ruang Oval Lantai 3 […]

expand_less