Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Kejar Stunting Satu Digit, Pemkot Bontang Sasar Sanitasi hingga Anemia Remaja

Kejar Stunting Satu Digit, Pemkot Bontang Sasar Sanitasi hingga Anemia Remaja

INTUISI.id – Pemerintah Kota Bontang tidak ingin penanganan stunting berhenti pada penimbangan balita. Target menekan angka stunting hingga satu digit atau di bawah 10 persen mendorong Pemkot membidik sejumlah akar persoalan, mulai dari anemia remaja putri, kondisi ibu hamil hingga sanitasi dan akses air bersih.

Strategi tersebut dijalankan melalui Operasi Timbang 2026 yang berlangsung selama lima hari, 9-13 Juni, di 125 Posyandu se-Kota Bontang.

Kegiatan yang digelar Dinas Kesehatan Bontang itu resmi dibuka Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni bersama Wakil Wali Kota Agus Haris di Ruang Rapat Lantai II DPMPTSP Bontang, Selasa (9/6/2026).

Operasi Timbang tidak hanya mengukur berat dan tinggi badan balita. Pemantauan juga mencakup imunisasi serta perkembangan anak untuk menghasilkan data yang menjadi dasar menentukan intervensi penanganan stunting.

Neni menegaskan penanganan stunting harus dilakukan sejak dari hulu. Karena itu, perhatian tidak boleh hanya diberikan kepada anak yang sudah mengalami masalah pertumbuhan.

“Penanganan stunting harus dilakukan dari hulu hingga hilir. Kita tidak bisa hanya fokus pada balita, tetapi juga harus memperhatikan remaja putri, ibu hamil, kondisi sanitasi, serta lingkungan tempat anak tumbuh dan berkembang,” tegas Neni.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah anemia pada remaja putri. Neni meminta puskesmas memastikan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) terus dikawal.

Langkah tersebut dinilai penting karena kondisi kesehatan remaja putri berkaitan dengan kesiapan mereka ketika memasuki masa kehamilan. Pencegahan sejak remaja diharapkan dapat mengurangi risiko masalah kesehatan yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak.

Di sisi lain, persoalan sanitasi juga menjadi perhatian serius, khususnya di kawasan pesisir yang masih menghadapi praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

“Saya menginginkan konsep Sanitation for All People benar-benar terwujud di Kota Bontang. Seluruh warga harus mendapatkan akses sanitasi dan air bersih yang layak karena sanitasi merupakan salah satu faktor utama pencegahan stunting,” ujarnya.

Pemkot juga mendorong seluruh data terkait kesehatan, anemia, kemiskinan dan stunting diintegrasikan. Data tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah membaca akar persoalan sebelum menentukan intervensi.

“Seluruh data kesehatan, anemia, kemiskinan dan stunting harus dihubungkan dalam satu analisis. Dengan begitu kita dapat mengetahui akar masalah dan menentukan intervensi yang lebih cepat, tepat dan terukur,” katanya.

Untuk memastikan pelaksanaan di lapangan, Neni meninjau Posyandu Asoka di Bontang Baru dan Posyandu Mekar Sari di Belimbing. Sementara Agus Haris meninjau Posyandu Kasih Etam di Guntung dan Posyandu Mekar Indah di Tanjung Laut Indah.

Dalam dialog bersama 15 Posyandu dari 15 kelurahan, Pemkot juga mendapat laporan sejumlah inovasi penanganan stunting. Mulai dari pemberian makanan tambahan, pembagian telur, kunjungan rumah oleh kader, dukungan CSR perusahaan hingga keterlibatan RT.

Upaya tersebut diperkuat melalui kolaborasi bersama BPS, TNI, Polri, perusahaan, TP PKK, kader Posyandu dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

“Penanganan stunting membutuhkan kerja bersama. Kita ingin target angka stunting turun hingga satu digit dapat segera terwujud demi generasi Bontang yang berkualitas,” pungkasnya. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Biografi Ibnu Sina, Bapak Kedokteran Modern

    Biografi Ibnu Sina: Bapak Kedokteran Modern dan Filsuf Terkenal dari Bukhara

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Ibnu Sina, atau dikenal sebagai Avicenna di dunia Barat, lahir pada tahun 980 M di Afsyahnah, sebuah desa kecil dekat Bukhara, kini bagian dari Uzbekistan. Awal Kehidupan dan Pendidikan Ibnu Sina Nama lengkapnya adalah Abu Ali al-Husayn ibn Abdallah ibn Sina. Ia lahir dari keluarga terdidik; ayahnya, Abdullah, adalah seorang sarjana yang bekerja […]

  • Pilkada Mamuju: Tina-Yuki Raih Nomor 1, Ado-Damris Mendapatkan Nomor 2

    Pilkada Mamuju: Tina-Yuki Raih Nomor 1, Ado-Damris Mendapatkan Nomor 2

    • 0Komentar

    INTUISI.ID,Mamuju – Pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mamuju periode 2024-2029 telah resmi dilakukan dalam rapat pleno terbuka yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mamuju. Acara ini berlangsung pada Senin 23 September 2024 malam di  Waterpark Hotel Maleo, Mamuju. Dua pasangan calon yang akan bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah […]

  • PASTI PADU: Langkah Konkret Sulbar Turunkan Stunting dan Kemiskinan, Dorong Kolaborasi Semua Pihak

    PASTI PADU: Langkah Konkret Sulbar Turunkan Stunting dan Kemiskinan, Dorong Kolaborasi Semua Pihak

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Polman – Kondisi stunting dan kemiskinan ekstrem di Sulawesi Barat kini menjadi perhatian serius. Data terbaru mencatat peningkatan prevalensi stunting dari 30,3% menjadi 35,4%, disertai angka kemiskinan ekstrem yang menembus 1,46%, di atas rata-rata nasional sebesar 0,83%. Menyikapi situasi tersebut, Pemprov Sulbar menggelar Workshop Implementasi Program PASTI PADU (Pencegahan dan Penanganan Stunting & Kemiskinan Ekstrem […]

  • Bapperida Sulbar Tegaskan Dukungan Penuh Jaga Kondusivitas Daerah di Tengah Dinamika Nasional

    Bapperida Sulbar Tegaskan Dukungan Penuh Jaga Kondusivitas Daerah di Tengah Dinamika Nasional

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Menyusul arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam Rapat terkait Perkembangan Situasi Terkini yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi 2025, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulawesi Barat (Sulbar) menyatakan dukungan penuh terhadap upaya menjaga kondusivitas daerah di tengah dinamika nasional yang berkembang. Rapat koordinasi yang digelar secara virtual pada […]

  • Wagub Salim S Mengga Tinjau RS Regional, Pastikan Stok Infus Aman Jelang Libur Nataru

    Wagub Salim S Mengga Tinjau RS Regional, Pastikan Stok Infus Aman Jelang Libur Nataru

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S. Mengga, melakukan peninjauan langsung ke Rumah Sakit Regional untuk memastikan ketersediaan infus dan obat-obatan bagi pasien, Senin malam (22/12). Langkah itu diambil setelah sempat beredar kabar bahwa rumah sakit tersebut mengalami kekosongan stok infus, sehingga menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. […]

  • Bapperida Sulbar Kejar Tenggat Usulan Program Infrastruktur 2027

    Bapperida Sulbar Kejar Tenggat Usulan Program Infrastruktur 2027

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat mengikuti pembukaan Konsultasi Regional (Konreg) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan sosialisasi aplikasi Sistem Informasi Pemrograman (SIPro), Kamis (2/4/2026). Kegiatan ini diikuti secara virtual. Bapperida Sulbar diwakili oleh dua perencana fungsional, I Ketut Wibawa dan Ikhwanul Muin, dari […]

expand_less