Empat Anak Didampingi, UPTD PPA Bontang Fokus pada Pemulihan Korban
- BERITA Pemerintahan
- calendar_month Rabu, 29 Apr 2026

Intuisi.id – Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3KB) Bontang saat ini memfokuskan penanganan pada pemulihan korban dalam kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anak di wilayah Bontang Utara.
Kepala UPTD PPA DP3KB Bontang, Sukmawati, mengatakan pihaknya telah melakukan pendampingan terhadap korban, termasuk saat proses pemeriksaan di kepolisian pada Selasa (28/4/2026).
“Kami sudah mendampingi pemeriksaan korban di kepolisian. Selanjutnya akan dilakukan asesmen lanjutan untuk menentukan langkah penanganan berikutnya,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (29/04/2026).
Ia menegaskan bahwa penanganan kasus tidak hanya berfokus pada proses hukum, tetapi juga pada pemulihan kondisi korban secara menyeluruh. Pendampingan yang diberikan meliputi layanan psikologis, kesehatan, hingga pemenuhan hak pendidikan anak.
Menurutnya, kondisi psikologis korban menjadi perhatian utama pascakejadian tersebut. UPTD PPA akan melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal.
“Kami juga akan mendalami kondisi anak pascakejadian ini, terutama dari sisi psikologisnya,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya turut mengantisipasi dampak sosial yang mungkin dialami korban, seperti potensi perundungan di lingkungan tempat tinggal maupun sekolah. Untuk itu, UPTD PPA berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Pendidikan, guna menyiapkan langkah pencegahan.
“Siang ini kami akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Pendidikan, untuk menyiapkan langkah mitigasi,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano melalui Plt Kasat Reskrim AKP Mohammad Yazid menyampaikan bahwa saat ini terdapat empat anak yang telah didampingi UPTD PPA. Namun, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses penyidikan yang berjalan.
“Untuk sementara ada empat korban, kami masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari kepolisian,” ucapnya. (*)
- person

Saat ini belum ada komentar