DPRD Samarinda Soroti Minimnya Dukungan Pemkot terhadap Angkot Tradisional
- BERITA DPRD Samarinda PARIWARA
- calendar_month Rabu, 6 Agt 2025

INTUISI.ID, SAMARINDA – Keberadaan angkutan kota (angkot) di Samarinda dinilai semakin terpinggirkan akibat tidak adanya upaya pembinaan yang maksimal dari pemerintah kota.
Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan, yang menyoroti lemahnya perhatian Pemkot dalam menjaga eksistensi transportasi umum konvensional di tengah persaingan dengan layanan transportasi berbasis aplikasi.
“Angkot sekarang mulai ditinggalkan. Mereka jelas kalah bersaing dengan transportasi online yang menawarkan kemudahan dan kecepatan layanan,” kata Viktor, Rabu, (06/08/25).
Menurutnya, angkot pernah menjadi ikon transportasi publik di Samarinda. Namun kini, eksistensinya semakin memudar karena tidak adanya strategi adaptif dan pembinaan dari pemerintah daerah.
Ia menilai bahwa tanpa campur tangan serius dari pihak terkait, khususnya Dinas Perhubungan (Dishub), angkot akan semakin ditinggalkan dan terancam punah.
“Kalau kita ingin angkot tetap hidup, pemerintah harus terlibat aktif. Tidak bisa dibiarkan jalan sendiri. Perlu ada pembinaan, inovasi, bahkan subsidi bila perlu,” jelasnya.
Viktor juga menekankan pentingnya alokasi anggaran khusus yang dapat digunakan untuk membantu para pelaku usaha angkutan umum. Bantuan tersebut dapat berupa pelatihan, peningkatan kualitas pelayanan, hingga peremajaan armada yang lebih ramah lingkungan dan nyaman.
“Pengemudi angkot tidak bisa bersaing tanpa dukungan. Mereka butuh sentuhan kebijakan yang memihak agar bisa bertahan dalam persaingan yang ketat ini,” imbuh Viktor.
Ia pun berharap agar Pemkot Samarinda melalui Dishub dapat segera menyusun langkah konkret dan kebijakan pembinaan jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan angkot sebagai bagian dari sistem transportasi kota. (Him/Adv/DPRDSamarinda)
- person

Saat ini belum ada komentar