Ikuti Kami

Beranda » BERITA » DPRD Bontang Dorong Penguatan Regulasi Kepemudaan dan Penanggulangan Bencana

DPRD Bontang Dorong Penguatan Regulasi Kepemudaan dan Penanggulangan Bencana

INTUISI.id – DPRD Kota Bontang mendorong lahirnya regulasi yang lebih kuat terkait pembinaan kepemudaan dan penanggulangan bencana. Kedua isu tersebut dinilai penting karena berkaitan langsung dengan pembangunan sumber daya manusia serta keselamatan masyarakat di tengah pesatnya perkembangan industri di Kota Bontang.

Melalui dua rancangan peraturan daerah (raperda) inisiatif DPRD, legislatif berharap pemerintah memiliki landasan hukum yang lebih komprehensif dalam menjalankan program pembinaan pemuda dan mitigasi bencana.

Raperda Kepemudaan dinilai menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan partisipasi generasi muda dalam pembangunan daerah. Regulasi tersebut diharapkan mampu memperkuat pembinaan, pemberdayaan, hingga pengembangan potensi pemuda agar mampu bersaing di berbagai sektor.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menilai penguatan regulasi kepemudaan sejalan dengan upaya menciptakan generasi yang berkarakter dan memiliki wawasan kebangsaan.

“Pembinaan kepemudaan harus berlandaskan nilai Pancasila dan UUD 1945,” ujarnya.

Selain isu kepemudaan, DPRD juga menaruh perhatian terhadap upaya penanggulangan bencana. Kehadiran regulasi khusus dinilai penting mengingat Bontang merupakan daerah industri yang memiliki potensi risiko bencana baik yang disebabkan faktor alam maupun nonalam.

Keberadaan kawasan industri yang berdekatan dengan permukiman warga menjadi salah satu pertimbangan perlunya sistem mitigasi dan penanganan bencana yang terencana serta terkoordinasi dengan baik.

Menurut Neni, penanggulangan bencana tidak hanya berfokus pada penanganan saat kejadian berlangsung, tetapi juga mencakup langkah pencegahan, kesiapsiagaan, hingga pemulihan pascabencana.

“Penanggulangan bencana merupakan urusan wajib pemerintah yang berkaitan dengan pelayanan dasar,” katanya.

DPRD Bontang berharap kedua raperda tersebut dapat menjadi payung hukum yang mampu menjawab kebutuhan daerah. Melalui regulasi yang jelas, pembinaan generasi muda diharapkan berjalan lebih terarah, sementara sistem penanggulangan bencana dapat semakin siap menghadapi berbagai potensi risiko yang mungkin terjadi di masa mendatang. (AJ)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Dinsos Sulbar Bersama Dinas Perhubungan Sulbar Tinjau Lokasi Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat

    Dinsos Sulbar Bersama Dinas Perhubungan Sulbar Tinjau Lokasi Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat bersama Dinas Perhubungan Sulbar melakukan peninjauan lapangan terkait rencana pembangunan Sekolah Rakyat yang akan segera direalisasikan di wilayah provinsi. Peninjauan ini dilakukan sebagai langkah awal dalam proses persiapan penerbitan Analisis Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN), yang menjadi salah satu syarat teknis sebelum pembangunan dimulai. Rabu, 19/11/2025. Turun langsung […]

  • Inspektorat Sulbar Limpahkan Temuan Hasil Pemeriksaan BPK RI Tahun 2025 ke Majelis Pertimbangan Penyelesaian Kerugian Daerah

    Inspektorat Sulbar Limpahkan Temuan Hasil Pemeriksaan BPK RI Tahun 2025 ke Majelis Pertimbangan Penyelesaian Kerugian Daerah

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Dalam upaya memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah dan menindaklanjuti hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Barat melakukan pelimpahan temuan Hasil Pemeriksaan BPK RI Tahun 2025 kepada Majelis Pertimbangan Penyelesaian Kerugian Daerah (MP-PKD), Rabu 5 November 2025. Pelimpahan tersebut dilakukan oleh Tim Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan […]

  • BPBD Sulbar Rapat Kerja Bersama Komisi IV DPRD Bahas LKPJ Gubernur Sulawesi Barat

    BPBD Sulbar Rapat Kerja Bersama Komisi IV DPRD Bahas LKPJ Gubernur Sulawesi Barat

    • 0Komentar

    Intuisi.id, Mamuju – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat mengikuti rapat kerja bersama Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Barat dalam rangka pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulawesi Barat. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Barat pada Senin (13/4/2026). Rapat kerja ini dihadiri langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD […]

  • Lapas Bontang Siapkan Pelatihan WBP, Perbankan Ikut Dilibatkan

    Lapas Bontang Siapkan Pelatihan WBP, Perbankan Ikut Dilibatkan

    • 0Komentar

    INTUISI.ID – Warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bontang bakal mendapat pelatihan keterampilan sebagai bekal sebelum kembali ke tengah masyarakat. Program tersebut disiapkan Lapas Bontang bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang melalui program Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kalimantan Timur. Pelatihan rencananya digelar pada Oktober atau November 2026. Saat ini, pihak […]

  • Polresta Mamuju Berhasil Kendalikan Massa Aksi Tolak Tambang LTJ di Botteng Aksi Tutup Jalan Poros Sulbar-Sulsel Batal

    Polresta Mamuju Berhasil Kendalikan Massa Aksi Tolak Tambang LTJ di Botteng Aksi Tutup Jalan Poros Sulbar-Sulsel Batal

    • 0Komentar

    Mamuju – Polresta Mamuju berhasil mengamankan aksi unjuk rasa yang melibatkan dua kelompok massa dengan sikap berbeda terkait aktivitas tambang Logam Tanah Jarang (LTJ) di Desa Botteng, Kabupaten Mamuju, Jumat (4/9/2026).   Pengamanan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gesekan, menyusul adanya informasi rencana penutupan Jalan Poros Majene-Mamuju dan pembubaran kegiatan sosialisasi pertambangan oleh kelompok […]

  • Pupuk Indonesia Perkuat Pembinaan Atlet, Dukung Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 di Bandung

    Pupuk Indonesia Perkuat Pembinaan Atlet, Dukung Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 di Bandung

    • 0Komentar

    Ituisi.id – PT Pupuk Indonesia (Persero) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan atlet angkat besi nasional melalui Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Senior 2026 yang digelar di GOR Saparua Bandung, Jawa Barat, 17–19 April 2026. Ajang bergengsi ini diikuti sebanyak 257 lifter dan official dari 25 provinsi di seluruh Indonesia, menjadi wadah penting dalam menjaring atlet-atlet potensial […]

expand_less