Ikuti Kami

Beranda » BERITA » Dinkes Sulbar Lakukan Verifikasi Sinyal dan Surveilans Penyakit di Puskesmas Bambaira

Dinkes Sulbar Lakukan Verifikasi Sinyal dan Surveilans Penyakit di Puskesmas Bambaira

INTUISI.ID, Mamuju – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan verifikasi sinyal, penelusuran rumor, pelacakan kontak penyakit berpotensi Kejadian Luar Biasa (KLB)/wabah, serta penyehatan lingkungan di Puskesmas Bambaira, Kabupaten Pasangkayu. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 30 September hingga 2 Oktober 2025.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kewaspadaan dini terhadap penyakit menular dan KLB.
“Kesiapsiagaan surveilans adalah salah satu cara kita membangun sumber daya manusia yang berkarakter dan unggul, sejalan dengan visi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem surveilans di Puskesmas Bambaira, termasuk mekanisme verifikasi alert, pelaporan penyakit, serta kesiapan petugas dalam menindaklanjuti dugaan KLB.
Beberapa rekomendasi penting yang dihasilkan antara lain:
•⁠ ⁠Pergantian tenaga surveilans di Puskesmas Bambaira sehubungan dengan masuknya tenaga P3K per 1 Oktober 2025.
•⁠ ⁠Puskesmas wajib merespons alert penyakit dalam waktu kurang dari 24 jam.
•⁠ ⁠Pelaksanaan penyelidikan epidemiologi (PE) terhadap setiap alert yang muncul di wilayah kerja.
•⁠ ⁠Surveilans aktif di masyarakat tetap berjalan, disertai analisis kasus secara rutin.
•⁠ ⁠Peningkatan ketelitian dalam penggunaan kode penyakit saat mengirim laporan.
•⁠ ⁠Kasus PD3I seperti AFP dan campak harus segera dilaporkan ke Dinas Kesehatan, lengkap dengan PE dan pengambilan sampel.
•⁠ Surveilans ketat dengan memperkuat monitoring dan evaluasi terkait pencatatan dan pelaporan kasus kasus yg mengalami peningkatan, sampai kondisi kembali ke keadaan normal .
•⁠ ⁠Koordinasi dengan RSUD dan lintas sektor terkait jika ada peningkatan kasus.

Secara umum, kinerja petugas surveilans di Puskesmas Bambaira dinilai sudah baik, terbukti dengan ketepatan data mingguan. Namun, kualitas verifikasi alert dan pelacakan kasus masih perlu ditingkatkan. Ditekankan pula agar petugas lama mendampingi petugas surveilans baru sebelum menjalankan tugas secara penuh.

Untuk pelaporan SKDR, Puskesmas dapat menggunakan berbagai saluran, mulai dari SMS, WhatsApp, hingga website resmi.
Dengan langkah ini, Dinas Kesehatan Sulbar berharap deteksi dini penyakit menular semakin optimal, sehingga masyarakat lebih terlindungi dari potensi KLB maupun wabah. (*)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Sulbar Genjot Pembangunan Jalan dan Jembatan Lewat Inpres 11/2025

    Sulbar Genjot Pembangunan Jalan dan Jembatan Lewat Inpres 11/2025

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan. Langkah ini merupakan implementasi dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk Mendukung Swasembada Pangan dan Energi. Sebagai tindak lanjut, Bapperida Sulbar bersama Dinas […]

  • Pemprov Sulbar Serahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2024 dengan Capaian WTP dari BPK

    Pemprov Sulbar Serahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2024 dengan Capaian WTP dari BPK

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Gubernur Sulbar Suhardi Duka, secara resmi menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi Sulbar tahun 2024 kepada DPRD Sulbar pada Selasa, 24 Juni 2025. Ranperda tersebut menjadi salah satu wujud transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Dalam penjelasannya, Suhardi Duka menjelaskan bahwa Ranperda […]

  • Junda Maulana Apresiasi ASN-Non ASN Pemprov Sulbar Raih Skor 2,76 “Baik” dalam Pengukuran Kompetensi Digital

    Junda Maulana Apresiasi ASN-Non ASN Pemprov Sulbar Raih Skor 2,76 “Baik” dalam Pengukuran Kompetensi Digital

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, menyampaikan apresiasi atas capaian skor 2,76 dari skala 4 dengan predikat “Baik” dalam pengukuran kompetensi digital ASN dan Non-ASN lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Capaian ini disampaikan dalam kegiatan Ekspose Hasil Pengukuran Kompetensi Digital yang dirangkaikan dengan Penutupan […]

  • Dukung Pertumbuhan Ekonomi, Gubernur Sulbar Tinjau Lokasi KIPAS di Pasangkayu

    Dukung Pertumbuhan Ekonomi, Gubernur Sulbar Tinjau Lokasi KIPAS di Pasangkayu

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Pasangkayu – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pasangkayu dalam rangka meninjau langsung lokasi yang direncanakan sebagai Kawasan Industri Pasangkayu (KIPAS), pada Kamis 10 Juli 2025. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Kepala Bapperida Sulbar, Junda Maulana, Asisten I Kabupaten Pasangkayu Muhammad Abdu, Kepala Dinas […]

  • Bapperida Sulbar Perkuat Tata Kelola Wilayah Melalui Rapat Koordinasi Identifikasi Batas Daerah

    Bapperida Sulbar Perkuat Tata Kelola Wilayah Melalui Rapat Koordinasi Identifikasi Batas Daerah

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat fondasi tata kelola wilayah dengan menggelar Rapat Koordinasi Identifikasi Batas Daerah di Ruang Rapat Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Sulbar, Selasa, 14 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mengidentifikasi permasalahan pertanahan administrasi antar kabupaten serta […]

  • DPMD Sulbar Sosialisasikan Juknis BKK Tambahan Penghasilan Perangkat Desa

    DPMD Sulbar Sosialisasikan Juknis BKK Tambahan Penghasilan Perangkat Desa

    • 0Komentar

    INTUISI.ID, Mamuju – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Sulawesi Barat menggelar sosialisasi petunjuk teknis (juknis) Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk tambahan penghasilan Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kepala Urusan (Kaur), dan Kepala Seksi (Kasi) Desa. Kegiatan ini berlangsung di Gedung B’ Nusabila, Kabupaten Majene, Kamis 2 Oktober 2025, dan dihadiri oleh Kepala DPMD Sulbar […]

expand_less