Bontang Kuala Jadi Andalan Baru Dongkrak PAD Bontang
- BERITA PARIWARA Pemerintahan Pemkot Bontang
- calendar_month Jumat, 13 Mar 2026

Intuisi.id, BONTANG – Pemerintah Kota Bontang mulai menjadikan kawasan Bontang Kuala sebagai salah satu andalan baru dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), seiring besarnya potensi ekonomi yang dimiliki wilayah pesisir tersebut.
Upaya ini diwujudkan melalui sosialisasi pajak dan retribusi daerah yang digelar di Kelurahan Bontang Kuala, Jumat (13/3/2026), dengan melibatkan pelaku usaha dan masyarakat setempat.
Kegiatan tersebut dibuka Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bontang, Akhmad Suharto, mewakili Wali Kota Bontang, serta dihadiri Kepala Bapenda Natalia Trisnawati, Plt Lurah Bontang Kuala Vike Setiawati, dan sejumlah OPD terkait.
Akhmad Suharto menegaskan, Bontang Kuala bukan hanya kawasan permukiman bersejarah, tetapi juga memiliki potensi ekonomi besar yang dapat menjadi sumber peningkatan PAD.
“Kawasan Bontang Kuala bukan sekadar permukiman pesisir, melainkan ikon wisata Kota Bontang sekaligus wilayah dengan aktivitas ekonomi yang terus berkembang,” ujarnya.
Menurutnya, sektor perikanan, kuliner, hingga pariwisata di kawasan tersebut memiliki peluang besar untuk dioptimalkan, termasuk dalam kontribusinya terhadap pendapatan daerah melalui pajak dan retribusi.
Ia juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mendukung upaya tersebut. Partisipasi warga dinilai menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung pada pembangunan daerah.
“Dinamika ekonomi yang tumbuh di sini memiliki potensi besar dalam mendukung pergerakan perekonomian daerah,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pajak dan retribusi daerah merupakan sumber utama PAD yang digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan publik, mulai dari pembangunan infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, hingga fasilitas umum lainnya.
Melalui sosialisasi ini, Pemkot Bontang berharap kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pajak semakin meningkat, sehingga potensi PAD dari kawasan Bontang Kuala dapat dimaksimalkan.
“Setiap kontribusi pajak yang dibayarkan masyarakat pada hakikatnya adalah investasi bersama untuk masa depan Kota Bontang,” tegasnya. (*)
- person

Saat ini belum ada komentar