INTUISI.ID, Samarinda – Ashan Putra Pradana secara resmi dilantik sebagai Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badan Koordinasi (Badko) Kalimantan Timur-Kalimantan Utara periode 2024-2026 dalam sebuah acara yang digelar di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda, pada Rabu (23/10/2024). Pelantikan ini dihadiri oleh berbagai tokoh HMI, perwakilan pemerintah daerah, dan anggota HMI dari berbagai cabang di wilayah Kaltim dan Kaltara.
Putra menyampaikan visi besarnya untuk membawa HMI Badko Kaltim-Kaltara ke arah yang lebih progresif dan berdaya saing tinggi.
Ia menekankan bahwa HMI harus tetap relevan dalam mengawal pembangunan daerah dan menjadi agen perubahan bagi kemajuan bangsa.
“Saya berkomitmen untuk menjadikan HMI Badko Kaltim-Kaltara lebih progresif, berorientasi pada kemajuan dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Ini adalah tugas besar yang membutuhkan kerja sama seluruh kader,” ujar Putra.
Dirinya juga menegaskan pentingnya memperkuat peran HMI sebagai organisasi intelektual yang kritis terhadap isu-isu strategis di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Ia berjanji untuk mendorong kader HMI agar lebih aktif dalam berbagai sektor, termasuk politik, ekonomi, pendidikan, dan sosial budaya.
“Kita perlu meningkatkan kapasitas kader untuk lebih siap dalam menghadapi tantangan global. Ini termasuk peningkatan literasi digital, penguasaan teknologi, serta pengetahuan di bidang ekonomi kreatif dan lingkungan,” tambahnya.
Selain fokus pada peningkatan kualitas kader, Putra juga berencana memperkuat sinergi HMI dengan pemerintah daerah serta berbagai organisasi lain, baik di tingkat lokal maupun nasional, untuk berkolaborasi dalam berbagai program pembangunan.
Pelantikan Ashan Putra Pradana sebagai Ketua Umum HMI Badko Kaltim-Kaltara disambut baik oleh seluruh anggota dan tamu yang hadir. Dengan semangat baru ini, diharapkan HMI Badko Kaltim-Kaltara dapat memainkan peran strategis dalam mencetak generasi muda yang siap berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa.




